Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Penataan Kelembagaan Budaya di Surabaya: Dari Dewan Kesenian ke Dewan Kebudayaan

Penataan Kelembagaan Budaya di Surabaya: Dari Dewan Kesenian ke Dewan Kebudayaan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat sistem dan struktur kebudayaan di wilayahnya. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk memajukan budaya lokal sekaligus menjawab ketentuan hukum yang berlaku. Salah satu perubahan signifikan adalah transformasi Dewan Kesenian Surabaya (DKS) menjadi Dewan Kebudayaan Surabaya (DKeb).

Perubahan Struktural Sesuai Regulasi

Perubahan ini bukan sekadar perubahan nama, tetapi merupakan penyesuaian terhadap Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Herry Purwadi, menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk menata kembali lembaga-lembaga kebudayaan agar lebih efektif dalam menjalankan tugasnya.

“Pemerintah kota sedang melakukan penataan terhadap kebutuhan lembaga kebudayaan sebagaimana amanat undang-undang,” ujar Herry. Ia menegaskan bahwa DKS tidak dihapus, melainkan mengalami transformasi untuk meningkatkan perannya dalam mendukung seni dan budaya di Surabaya.

Fasilitas dan Program Kegiatan Berubah

Dengan perubahan struktur ini, dukungan pemerintah kota juga mengalami penyesuaian. Fasilitas yang sebelumnya digunakan oleh DKS di Balai Pemuda kini tidak lagi menjadi tanggungan pemerintah. Namun, Herry menekankan bahwa penataan ruangan bukanlah pengusiran, melainkan upaya untuk meningkatkan kualitas layanan.

“Sudah bertransformasi, maka ruangan DKS tidak lagi menjadi beban pemerintah kota,” katanya. Dengan demikian, fokus pendanaan dan dukungan kini beralih kepada Dewan Kebudayaan Surabaya.

Tujuan Membangun Ekosistem Budaya yang Lebih Baik

Herry menjelaskan bahwa penataan kelembagaan ini bertujuan untuk membangun ekosistem budaya yang lebih kuat dan berkelanjutan. Dengan struktur yang lebih jelas dan terarah, lembaga kebudayaan di Surabaya dapat lebih aktif dalam merancang program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan budaya lokal.

Ia menambahkan bahwa Dewan Kebudayaan Surabaya akan memiliki peran lebih luas dibandingkan DKS sebelumnya. Selain itu, lembaga ini akan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk komunitas seni, akademisi, dan pelaku budaya, untuk menciptakan inisiatif-inisiatif baru yang dapat mengangkat citra budaya Surabaya.

Tanggapan Masyarakat dan Pelaku Budaya

Meski perubahan ini telah dijelaskan secara resmi, masih ada beberapa pertanyaan dari masyarakat dan pelaku budaya mengenai dampak jangka panjang dari transformasi ini. Beberapa khawatir bahwa perubahan struktur bisa menyebabkan kesenjangan dalam akses fasilitas atau dukungan bagi komunitas seni yang sebelumnya aktif di bawah DKS.

Namun, Herry menegaskan bahwa pemerintah kota tetap berkomitmen untuk menjaga hubungan baik dengan seluruh pemangku kepentingan. “Kami ingin memastikan bahwa semua pihak tetap bisa berkontribusi dalam memajukan budaya Surabaya,” tambahnya.

Masa Depan Budaya Surabaya

Dengan transformasi DKS menjadi Dewan Kebudayaan Surabaya, Pemkot Surabaya berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih dinamis dan kolaboratif dalam bidang budaya. Langkah ini juga menjadi awal dari upaya-upaya lebih besar untuk menjadikan Surabaya sebagai pusat budaya yang berdaya saing di tingkat nasional.

Selama proses transformasi berlangsung, pemerintah kota akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa perubahan ini tidak hanya sesuai dengan regulasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pelaku budaya.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiket Ludes di JAFF 2025 Film Esok Tanpa Ibu Siap Jadi Gebrakan Baru Cinema Indonesia

    Tiket Ludes di JAFF 2025 Film Esok Tanpa Ibu Siap Jadi Gebrakan Baru Cinema Indonesia

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 140
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTACOM – Film Esok Tanpa Ibu (Mothernet) kembali menjadi sorotan setelah semua tiket tayangan di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2025 habis terjual dalam waktu singkat. Prestasi ini memperkuat posisi film tersebut sebagai salah satu karya Indonesia yang paling ditunggu-tunggu pada akhir 2025 dan awal 2026. Film garapan sutradara Malaysia Ho Wi-ding ini akan tayang […]

  • Reza Arap Tidak Kenal Dokter Kamelia, Isu Kedekatan Terus Berhembus

    Reza Arap Tidak Kenal Dokter Kamelia, Isu Kedekatan Terus Berhembus

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 53
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Isu kedekatan antara musisi sekaligus YouTuber Reza Arap dengan sosok yang dikenal sebagai Dokter Kamelia terus beredar di media sosial. Namun, Reza Arap secara tegas membantah informasi tersebut dan mengaku tidak pernah mengenal sosok yang dimaksud. Ia bahkan menyebut dirinya tidak ingat pernah memiliki hubungan dekat dengan Kamelia. Reza Arap mengungkapkan keheranannya terhadap isu […]

  • Kodam V/Brawijaya Gelar Brawijaya Run 2025 untuk Perkuat Sinergi dan Solidaritas

    Kodam V/Brawijaya Gelar Brawijaya Run 2025 untuk Perkuat Sinergi dan Solidaritas

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 155
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebanyak 3.500 peserta turut meramaikan *Brawijaya Run 2025* di Lapangan Makodam V/Brawijaya, Minggu (14/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperingati HUT ke-77 Kodam V/Brawijaya serta memperkuat sinergi antara prajurit dan masyarakat Jawa Timur. Acara yang dimulai pukul 04.30 hingga 10.40 WIB ini dipimpin oleh Kolonel Inf Agus Sulistyo selaku Kajasdam V/Brawijaya dan […]

  • Bhabinkamtibmas Wonokasian Dorong Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Pisang di Lahan Kosong

    Bhabinkamtibmas Wonokasian Dorong Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Pisang di Lahan Kosong

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 359
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Upaya mendukung program ketahanan pangan Polresta Sidoarjo Polda Jatim terus digencarkan di berbagai daerah. Salah satunya dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Wonokasian, Polsek Wonoayu, Polresta Sidoarjo, Aipda Dedij Roiyanto, yang pada Selasa (6/5/2025) meninjau langsung pemanfaatan lahan kosong milik warga untuk ditanami pohon pisang. Langkah swasembada pangan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program prioritas […]

  • HUT ke-77 Kodam V/Brawijaya, Korem 081/DSJ Raih 1 Emas dan 1 Perak

    HUT ke-77 Kodam V/Brawijaya, Korem 081/DSJ Raih 1 Emas dan 1 Perak

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 156
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam pertandingan yang berlangsung hingga ganda ke-3, tim tenis lapangan beregu campuran Korem 081/DSJ harus mengakui keunggulan tim Korem 084 dengan skor 2-1 pada parta final pertandingan olahraga antarsatuan dalam rangka HUT ke-77 Kodam V/Brawijaya yang digelar di Lapangan Tenis Jasdam V/Brawijaya, Surabaya, Rabu (17/12/2025). Sempat unggul lewat pasangan ganda pertamanya dengan skor […]

  • PDI-P, KAA, Megawati, Konferensi Asia Afrika

    PDI-P 71 Tahun KAA, Megawati: Peran Konferensi Asia Afrika dalam Membentuk Identitas Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 43
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Konferensi Asia Afrika (KAA) yang berlangsung di Bandung pada tahun 1955 menjadi momen penting dalam sejarah diplomasi internasional. Semangat anti-kolonialisme dan keinginan untuk membangun dunia yang lebih adil menjadi inti dari pertemuan ini. Kini, peringatan 71 tahun KAA menjadi momentum bagi PDI-P untuk mengingatkan masyarakat tentang nilai-nilai yang dibawa oleh para pendiri bangsa. […]

expand_less