Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Menolak Rencana Laga Arema FC vs Persebaya di Stadion yang Jadi Tempat Duka

Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Menolak Rencana Laga Arema FC vs Persebaya di Stadion yang Jadi Tempat Duka

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Keluarga korban tragedi Kanjuruhan kembali menyampaikan penolakan terhadap rencana penyelenggaraan pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan. Penolakan ini muncul setelah adanya pengumuman bahwa laga akan digelar pada 28 April 2026. Mereka menilai bahwa tempat tersebut bukan hanya sekadar arena olahraga, tetapi juga menjadi simbol duka yang masih terasa dalam hati para keluarga.

Kekhawatiran atas Rasa Trauma yang Masih Terus Berlanjut

Stadion Kanjuruhan tidak hanya menjadi lokasi pertandingan sepak bola, tetapi juga tempat dimana ratusan nyawa melayang akibat kerusuhan pada 1 Oktober 2022. Bagi keluarga korban, keberadaan pertandingan di sana justru bisa memicu kembali perasaan trauma yang belum sepenuhnya pulih. Mereka menegaskan bahwa stadion tersebut adalah tempat terakhir bertemu dengan orang-orang tercinta yang kini telah tiada.

“Di sanalah, kami menunggu kepulangan orang-orang yang kami cintai, yang ternyata tidak pernah pulang,” tulis pernyataan resmi dari keluarga korban. Pernyataan ini diunggah melalui akun media sosial @lpmkavling10 dan langsung mendapat respons besar dari warganet.

Perspektif dari Penyintas Tragedi

Beberapa penyintas tragedi Kanjuruhan juga ikut menyampaikan pendapat mereka. Salah satu dari mereka, @sam_daffa_011022, menyarankan agar pertandingan dipindahkan ke tempat netral seperti Stadion Gajayana. Ia menilai bahwa lokasi tersebut lebih aman dan tidak membawa kesan traumatis.

“Saya sebagai penyintas Tragedi Kanjuruhan menyarankan agar pertandingan Arema FC vs Persebaya dimainkan di tempat netral. Kalau tidak bisa, minimal di Stadion Gajayana, Kota Malang,” ujarnya. Pendapat ini mendapat dukungan luas dari warganet yang merasa bahwa keberadaan pertandingan di stadion tersebut tidak layak dilakukan saat ini.

Tantangan untuk Pihak Penyelenggara

Pihak penyelenggara dan otoritas terkait hingga kini belum memberikan respons resmi terkait penolakan ini. Namun, polemik ini menunjukkan bahwa masalah yang terjadi di Stadion Kanjuruhan masih menyisakan luka mendalam. Bagi banyak pihak, ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga tentang nilai kemanusiaan dan penghargaan terhadap korban serta keluarga mereka.

“Apabila pertandingan ini tetap digelar, kami hanya ingin bertanya kepada panitia pelaksana: seberapa murahkah nyawa orang-orang yang kami cintai di mata kalian?” tanya pernyataan keluarga korban. Pertanyaan ini menjadi bentuk protes terhadap kurangnya sensitivitas dari pihak penyelenggara.

Reaksi Publik dan Solusi Alternatif

Respons publik terhadap penolakan ini sangat beragam. Banyak warganet yang memberikan dukungan penuh terhadap sikap keluarga korban. Beberapa bahkan mengusulkan solusi alternatif, seperti memindahkan pertandingan ke tempat lain yang lebih netral. Akun @non.aligned.firm menulis dengan tegas, “Tolak laga Arema FC vs Persebaya! Trauma itu masih belum hilang! #TolakMainDiKanjuruhan.”

Meski begitu, beberapa pihak lain tetap berpendapat bahwa pertandingan harus tetap digelar sesuai rencana. Namun, bagi keluarga korban, hal ini justru menunjukkan ketidakpekaan terhadap rasa sakit yang mereka alami.

Pentingnya Penghargaan terhadap Duka

Tragedi Kanjuruhan menjadi salah satu peristiwa paling menyedihkan dalam sejarah sepak bola Indonesia. Sejak kejadian tersebut, banyak upaya dilakukan untuk mencari keadilan dan memastikan bahwa hal serupa tidak terulang. Namun, penolakan terhadap rencana laga ini menunjukkan bahwa rasa duka masih terasa kuat, terutama bagi keluarga korban.

Sebagai bentuk penghargaan terhadap korban, penting bagi semua pihak untuk mempertimbangkan dampak emosional dari keputusan yang diambil. Ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang bagaimana kita menghormati kenangan dan perasaan orang-orang yang terkena dampak langsung dari peristiwa tersebut.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerjasama untuk Meningkatan Pajak PKB dan BBNKB Kabupaten Magetan

    Kerjasama untuk Meningkatan Pajak PKB dan BBNKB Kabupaten Magetan

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 300
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Melalui penandatanganan komitmen bersama, Pemkab Magetan, PT Jasa Raharja Perwakilan Madiun, dan Polres Magetan bersinergi dalam menerapkan opsi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Langkah ini merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD), yang mulai berlaku […]

  • Gentengisasi ,Penertiban Spanduk

    Gubernur DKI Jakarta Setuju dengan Arahan Presiden tentang Penataan Kota, Gentengisasi dan Penertiban Spanduk

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 116
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan dukungan penuh terhadap arahan Presiden Joko Widodo, yang menekankan pentingnya penataan kota melalui berbagai inisiatif. Salah satu fokus utama adalah gentengisasi, yaitu penggantian genteng seng dengan genteng bermaterial lebih baik. Pramono menyatakan bahwa langkah ini akan segera diimplementasikan oleh Pemprov DKI Jakarta. “1.000% saya setuju dengan arahan Bapak […]

  • Polisi Bubarkan Aksi Balap Liar di Jalan Kedung Cowek Surabaya, 29 Sepeda Motor Diamankan

    Polisi Bubarkan Aksi Balap Liar di Jalan Kedung Cowek Surabaya, 29 Sepeda Motor Diamankan

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 246
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Meski sudah sering ditindak, namun pelaku balap liar ini tidak jera juga. Sebanyak 29 sepeda motor berhasil disita Polsek Kenjeran Polres Pelabuhan Tanjung Perak usai membubarkan aksi balap liar di Jalan Kedung Cowek, Surabaya, Sabtu (26/4/2025) dini hari. Sebanyak 29 sepeda motor tersebut saat ini diamankan di Mapolsek Kenjeran dengan rincian, 26 motor […]

  • Bupati Ponorogo Sekda Agus Pramono

    Selain Bupati Ponorogo, Sekda dan Dirut RSUD Juga Dibawa ke KPK

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 265
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada Sabtu (8/11) sekitar pukul 08.10 WIB. Sugiri Sancoko yang tampak mengenakan pakaian berwarna hitam dan menggunakan masker memilih untuk diam saat memasuki kantor lembaga anti-korupsi tersebut. Selain Bupati Ponorogo, tim penindakan KPK juga mengamankan sejumlah pejabat lain di lingkungan […]

  • Pengmas Dosen FEB UWKS Berikan Pelatihan Perpajakan di SMK Kartini Surabaya

    Pengmas Dosen FEB UWKS Berikan Pelatihan Perpajakan di SMK Kartini Surabaya

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 294
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) menyelesaikan kegiatan pengabdian masyarakat di SMK Kartini Surabaya pada hari Senin, 30 September 2024. Kegiatan yang berlangsung selama tiga bulan, sejak 3 Juni hingga 30 September 2024, ini berfokus pada pelatihan perpajakan bagi siswa kelas 10 jurusan akuntansi. Dalam wawancara dengan media […]

  • BBCA, Investor Asing, Pasar Saham Indonesia

    BBCA Investor Asing Kembali Mengalami Penjualan Bersih Besar di Pasar Saham Indonesia

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 154
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pasar saham Indonesia kembali mengalami tekanan berat pada sesi perdagangan pertama hari ini, Rabu (28/1/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meluncur tajam, mencatat penurunan sebesar 7,34% ke level 8.321,22. Angka ini menunjukkan koreksi sebesar 659 poin dari posisi sebelumnya. Bahkan, IHSG sempat turun lebih dari 7,8%, nyaris mendekati ambang batas perhentian perdagangan sementara […]

expand_less