Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » BBCA Investor Asing Kembali Mengalami Penjualan Bersih Besar di Pasar Saham Indonesia

BBCA Investor Asing Kembali Mengalami Penjualan Bersih Besar di Pasar Saham Indonesia

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMPasar saham Indonesia kembali mengalami tekanan berat pada sesi perdagangan pertama hari ini, Rabu (28/1/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meluncur tajam, mencatat penurunan sebesar 7,34% ke level 8.321,22. Angka ini menunjukkan koreksi sebesar 659 poin dari posisi sebelumnya. Bahkan, IHSG sempat turun lebih dari 7,8%, nyaris mendekati ambang batas perhentian perdagangan sementara yang ditetapkan oleh otoritas bursa.

Di tengah situasi ini, investor asing tercatat melakukan pembelian senilai Rp 9 triliun. Namun, jumlah penjualan mereka jauh lebih besar, mencapai Rp 12,6 triliun. Hal ini menyebabkan net foreign sell atau penjualan bersih asing mencapai Rp 3,6 triliun. Angka ini menjadi indikator utama dari ketidakpastian dan kekhawatiran pasar terhadap stabilitas investasi di Indonesia.

Saham Bank Central Asia Jadi Target Utama Investor Asing

Dari data yang tersedia, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi salah satu target utama investor asing. Net sell pada saham BBCA mencapai Rp 2,4 triliun. Sebanyak 333,4 juta saham BBCA berpindah tangan dalam sesi perdagangan ini. Akibatnya, harga saham BBCA turun sebesar 5% ke level 7.125.

Selain BBCA, dua bank besar lainnya juga menjadi korban penjualan asing. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) masing-masing mencatat net sell sebesar Rp 917,2 miliar dan Rp 533,4 miliar. Selain itu, saham-saham seperti PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan beberapa emiten lainnya juga tercatat dalam daftar top 10 saham dengan net sell terbesar.

Pengumuman MSCI Memperparah Ketidakpastian Pasar

Penurunan tajam IHSG tidak hanya disebabkan oleh aktivitas investor asing, tetapi juga dipengaruhi oleh pengumuman dari Morgan Stanley Capital International (MSCI). MSCI memberikan penilaian terkait free float saham-saham Indonesia dalam MSCI Global Standard Indexes. Dalam pengumuman tersebut, MSCI menyoroti masih adanya kekhawatiran global tentang transparansi struktur kepemilikan saham di Indonesia.

Meskipun terdapat perbaikan minor pada data free float dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), MSCI tetap mempertanyakan kelayakan investasi di pasar Indonesia. Keberatan utama adalah keterbatasan transparansi struktur kepemilikan saham serta potensi perilaku perdagangan terkoordinasi yang dapat mengganggu proses pembentukan harga wajar.

Kebijakan Sementara dari MSCI untuk Mitigasi Risiko

Untuk mengatasi risiko tersebut, MSCI menerapkan perlakuan sementara atau interim treatment terhadap sekuritas Indonesia. Kebijakan ini berlaku efektif segera dan mencakup pembekuan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan jumlah saham atau Number of Shares (NOS) hasil peninjauan indeks maupun aksi korporasi. Selain itu, MSCI tidak akan menambahkan saham Indonesia ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI) serta menahan migrasi naik antar segmen ukuran, termasuk dari Small Cap ke Standard.

Kebijakan ini bisa berdampak pada penurunan bobot saham Indonesia dalam MSCI Emerging Markets Indexes. Bahkan, MSCI membuka peluang untuk reklasifikasi Indonesia dari kategori Emerging Market menjadi Frontier Market, meski hal ini akan dilakukan melalui proses konsultasi pasar.

Dampak pada Volatilitas Pasar dan Arus Dana Asing

Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori, Ekky Topan, menyatakan bahwa pengumuman MSCI berpotensi meningkatkan volatilitas pasar dan memicu arus dana asing yang keluar, khususnya dari saham-saham yang sensitif terhadap arus dana berbasis indeks. Saat ini, sejumlah saham di Indonesia sedang bergerak naik karena narasi masuknya saham tersebut ke dalam indeks MSCI. Namun, kondisi ini kini menjadi tidak pasti akibat kebijakan sementara yang diterapkan oleh MSCI.

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asmara Gen Z

    Jadwal Acara TV SCTV untuk Hari Ini yang Menarik untuk Disaksikan, Asmara Gen Z

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 166
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – SCTV terus memperkaya tayangan bagi penonton setianya dengan berbagai acara hiburan dan informasi yang menarik. Pada hari ini, Senin, 19 Januari 2026, stasiun televisi tersebut menyajikan beragam program yang cocok untuk berbagai kalangan. Mulai dari tayangan berita hingga sinetron populer, semua disajikan dalam jadwal yang terstruktur. Program Hiburan Terbaru yang Tidak Boleh Dilewatkan Salah […]

  • Hulu DAS Batang Toru

    Menteri LH Hentikan Sementara Operasional Perusahaan di Hulu DAS Batang Toru

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 230
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, menginstruksikan penutupan sementara seluruh kegiatan perusahaan yang beroperasi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru, Sumatera Utara, mulai 6 Desember 2025. Aturan ini diberlakukan dalam rangka melakukan audit lingkungan terhadap perusahaan kelapa sawit, pertambangan, hingga pembangkit listrik. “Mulai 6 Desember 2025, seluruh perusahaan yang berada di hulu […]

  • Awal mula Basral Graito jatuh cinta skateboard hingga raih emas di SEA Games 2025, berawal dari papan Rp 5.000

    Awal mula Basral Graito jatuh cinta skateboard hingga raih emas di SEA Games 2025, berawal dari papan Rp 5.000

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 282
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Medali emas yang kini menggantung di leher Basral Graito Hutomo bukan sekadar lambang kemenangan. Ia adalah saksi bisu dari perjalanan panjang yang dipenuhi keterbatasan, air mata, dan tekad yang nyaris tak tergoyahkan. Di ajang SEA Games 2025 Thailand, remaja asal Colomadu, Karanganyar, itu berdiri di puncak tertinggi—setelah menapaki jalan yang sama sekali tidak mudah. […]

  • Kapolri Ajak Buruh Bersatu Wujudkan Indonesia Emas 2045

    Kapolri Ajak Buruh Bersatu Wujudkan Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 105
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak kalangan buruh untuk memperkuat persatuan dan soliditas bersama pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan global yang dapat memengaruhi kondisi nasional. Ajakan tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri acara buka puasa bersama dengan jajaran Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Jawa Barat, Jumat (6/3/2026). Dalam sambutannya, Sigit menekankan bahwa […]

  • Cara Memantau Status Bantuan Sosial Kemensos go id di Tahun 2026

    Cara Memantau Status Bantuan Sosial Kemensos go id di Tahun 2026

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 136
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bantuan sosial (bansos) merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan. Di tahun 2026, penyaluran bansos dilakukan berdasarkan data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN), yang dikelola oleh Kementerian Sosial dan Badan Pusat Statistik (BPS). Dengan adanya sistem ini, masyarakat kini lebih mudah memastikan apakah NIK KTP mereka masih terdaftar sebagai penerima bantuan. […]

  • DPRP Soroti Jabatan Sekda Papua Barat yang Belum Jelas, Ini Tanggapan Elisa Kambu

    DPRP Soroti Jabatan Sekda Papua Barat yang Belum Jelas, Ini Tanggapan Elisa Kambu

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 138
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –Posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat masih belum tetap. Saat ini, jabatan tersebut diisi oleh Yakob Kareth sebagai Penjabat Sekda. Ketua DPRP Papua Barat Daya Ortis Fernando Sagrim menyatakan, posisi strategis tersebut tidak boleh dipegang terlalu lama oleh pelaksana tugas. Sejak Papua Barat Daya ditetapkan menjadi wilayah otonom baru hingga memasuki usia tiga […]

expand_less