Keracunan Massal di Surabaya: Puluhan Warga Terdampak Usai Makan Makanan Selamatan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Beberapa waktu lalu, kejadian tidak terduga terjadi di kawasan Jalan Sido Kapasan, Surabaya. Puluhan warga mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan selamatan yang disajikan dalam acara tertentu. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran dan memicu investigasi dari pihak berwenang.
Gejala Awal dan Penyebaran Kasus
Kasus pertama dilaporkan pada Rabu, 1 April 2026, ketika sejumlah warga mulai merasakan gejala lemas dan mual. Kondisi tersebut semakin memburuk hingga akhir pekan, dengan jumlah korban meningkat menjadi 26 orang. Beberapa di antaranya bahkan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Menurut informasi yang diperoleh, makanan yang dikonsumsi adalah makanan selamatan yang biasa disajikan dalam acara tertentu. Makanan tersebut disebut berasal dari pihak keluarga atau undangan yang hadir dalam acara tersebut. Namun, penyebab pasti keracunan masih dalam penyelidikan.
Respons dari BPBD Kota Surabaya
Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti, membenarkan adanya kejadian ini. Ia menjelaskan bahwa empat warga saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit sementara 18 lainnya menjalani perawatan jalan. “Nggih (ada insiden keracunan), 4 warga dirujuk di RS 18 warga rawat jalan,” ujar Linda kepada IDN Times, Sabtu (4/4/2026).
Ia juga menekankan bahwa pihaknya sedang bekerja sama dengan instansi terkait untuk menemukan sumber keracunan dan mencegah penyebaran lebih lanjut. “Kami sedang melakukan investigasi intensif untuk memastikan keamanan makanan yang disajikan,” tambahnya.
Kecemasan di Kalangan Warga
Kejadian ini menimbulkan kecemasan di kalangan warga sekitar. Banyak dari mereka khawatir akan keamanan makanan yang disajikan dalam acara serupa. Beberapa warga mengungkapkan bahwa mereka tidak pernah membayangkan bahwa makanan yang biasa disajikan dalam acara tradisional bisa menimbulkan dampak negatif seperti ini.
“Kami tidak menyangka makanan yang biasa kami santap bisa membuat kami sakit. Ini sangat mengejutkan,” kata salah satu warga yang terdampak.
Upaya Pencegahan dan Edukasi
Dalam rangka mencegah kejadian serupa di masa depan, pihak BPBD dan dinas kesehatan setempat akan segera melakukan edukasi tentang keamanan makanan. Termasuk dalam hal pengolahan, penyimpanan, dan distribusi makanan dalam acara-acara umum.
Selain itu, mereka juga akan memperketat pengawasan terhadap penyedia makanan dalam acara besar, termasuk acara selamatan. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat dapat tetap aman dalam mengikuti tradisi tanpa risiko kesehatan.
Rekomendasi untuk Masyarakat
Bagi masyarakat yang ingin menghadiri acara serupa, penting untuk memperhatikan kebersihan dan sumber makanan yang disajikan. Jika terjadi gejala keracunan, segera cari bantuan medis dan laporkan ke pihak berwenang.
Pemerintah setempat juga menyarankan agar masyarakat lebih waspada terhadap makanan yang disajikan dalam acara umum, terutama jika tidak dikenal sumbernya.***

>
>
Saat ini belum ada komentar