Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » DPRD Surabaya: Solusi Berbasis Alam untuk Mengatasi Masalah Banjir di Surabaya

DPRD Surabaya: Solusi Berbasis Alam untuk Mengatasi Masalah Banjir di Surabaya

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, kota yang terus berkembang dan menjadi pusat ekonomi di Jawa Timur, masih menghadapi tantangan besar dalam menghadapi banjir. Hingga Maret 2026, sebanyak 138 titik genangan masih tercatat belum terselesaikan dengan durasi surut yang dinilai terlalu lama. Hal ini memicu upaya baru dari DPRD Kota Surabaya untuk mencari solusi yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Perubahan Pendekatan Penanganan Banjir

Selama ini, penanganan banjir cenderung fokus pada pembangunan saluran drainase. Namun, menurut Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, pendekatan konvensional tersebut tidak lagi cukup menghadapi intensitas hujan yang semakin tinggi. Ia menjelaskan bahwa debit air saat hujan ekstrem tidak akan tertampung hanya dengan drainase.

“Selama ini penanganan banjir cenderung fokus pada pembangunan saluran. Padahal, debit air saat hujan ekstrem tidak akan tertampung hanya dengan drainase,” ujar Eri.

Untuk itu, DPRD mulai mengadopsi solusi berbasis alam seperti pembangunan sumur resapan, kolam retensi, biopori, serta optimalisasi waduk atau bozem yang sudah ada. Konsep ini mengedepankan prinsip memanen air, bukan langsung mengalirkannya ke saluran.

Manfaat dan Tantangan Penerapan Solusi Berbasis Alam

Penerapan solusi berbasis alam diharapkan mampu mengurangi beban sistem drainase dengan menyerap sebagian air hujan ke tanah atau menampungnya sementara. Selain itu, langkah ini juga dinilai dapat meningkatkan cadangan air tanah di Surabaya yang terus menurun.

Namun, penerapan solusi tersebut tidak bisa dilakukan secara merata. Eri menegaskan bahwa kajian geologis tetap diperlukan karena kondisi tanah di Surabaya tidak sama di setiap wilayah.

“Tidak semua wilayah cocok untuk sumur resapan. Kalau dipaksakan di tanah yang sudah jenuh, hasilnya tidak akan optimal,” jelasnya.

Pentingnya Normalisasi Saluran

Selain mendorong solusi baru, DPRD juga menyoroti persoalan lama yang hingga kini belum tertangani secara optimal, yakni sedimentasi saluran. Di sejumlah kawasan seperti Simo dan Menur Pumpungan, kapasitas saluran bahkan disebut tinggal sekitar 50 persen akibat endapan lumpur yang mengeras.

Menurut Eri, kondisi tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur baru tidak akan efektif tanpa diimbangi normalisasi saluran yang sudah ada.

“Banyak saluran di perkampungan sudah puluhan tahun tidak dibersihkan. Mau bangun baru sebanyak apa pun, kalau yang lama tidak dinormalisasi, banjir tetap terjadi,” tambahnya.

Penggunaan Dana Kelurahan untuk Pemeliharaan Rutin

Untuk itu, DPRD mengusulkan agar dana kelurahan (dakel) tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik, tetapi juga dikunci untuk pemeliharaan rutin. Dana tersebut bisa dimanfaatkan untuk pengadaan alat sedot lumpur, pompa portabel, hingga operasional pembersihan saluran di tingkat RW dan RT.

Dari sisi anggaran, alokasi penanganan banjir pada 2026 diperkirakan tetap berada di kisaran Rp1 triliun, sama seperti tahun sebelumnya. Namun, DPRD mendorong agar sekitar 10–20 persen dari anggaran tersebut dialokasikan khusus untuk solusi berbasis alam dan pemeliharaan saluran.

Indikator Keberhasilan Program

Dalam Raperda Pengendalian Banjir yang saat ini masih dibahas, keberhasilan program akan diukur melalui tiga indikator utama, yakni durasi genangan, luas wilayah terdampak, dan tinggi genangan.

“Targetnya realistis. Bukan menghilangkan genangan sepenuhnya, tetapi meminimalkan dampaknya agar aktivitas masyarakat tetap bisa berjalan,” ungkap Eri.

Selain itu, tinggi sedimen di saluran dan sungai juga akan menjadi indikator evaluasi. Jika melebihi ambang batas, maka pengerukan wajib segera dilakukan oleh dinas terkait maupun Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Kombinasi Solusi untuk Menghadapi Tantangan Masa Depan

Kombinasi antara normalisasi rutin dan penerapan solusi berbasis alam menjadi kunci utama untuk menekan risiko banjir di tengah tantangan perubahan iklim dan kepadatan permukiman di Surabaya. Dengan pendekatan yang lebih holistik dan berkelanjutan, harapan besar diarahkan agar Surabaya dapat lebih siap menghadapi cuaca ekstrem dan menjaga kualitas hidup masyarakat.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hunian Rakyat

    Inisiatif Pemerintah untuk Membangun 3 Juta Hunian Rakyat

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 30
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia, khususnya di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, telah mengumumkan rencana besar dalam bentuk program pembangunan tiga juta rumah Hunian Rakyat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses perumahan bagi masyarakat menengah ke bawah serta mempercepat pengembangan infrastruktur nasional. Dalam konteks ini, banyak pihak mulai melihat peluang ekonomi yang bisa diperoleh dari proyek […]

  • 5 Rekomendasi Film Ekososial yang Bisa Bikin Kamu Tobat

    5 Rekomendasi Film Ekososial yang Bisa Bikin Kamu Tobat

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 117
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bencana banjir bandang yang melanda Sumatra sejak akhir November 2025 adalah sebuah pertanda kalau alam sedang tak baik-baik saja. Ini sekaligus jadi tamparan keras untuk pihak-pihak yang masih menyangkal kalau perubahan iklim itu nyata. Namun, kecenderungan manusia mengabaikan isu lingkungan itu ternyata adalah problem universal. Art Markman dari University of Texas at Austin dalam […]

  • Bhabinkamtibmas Hadiri Rapat Pemutakhiran Data Pemilih di Kelurahan Genteng

    Bhabinkamtibmas Hadiri Rapat Pemutakhiran Data Pemilih di Kelurahan Genteng

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 181
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – PKelurahan Genteng menggelar rapat pleno rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran. Acara ini dilaksanakan di Aula Rapat Kelurahan Genteng, Jalan Genteng Muhammadiyah 9, Surabaya, pukul 15.30 WIB, ada Jumat, 2 Agustus 2024. Rapat tersebut bertujuan mempersiapkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) untuk Gubernur dan Wakil Gubernur serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024. Rapat ini […]

  • Ketua DPRD: : Pendidikan dan Pengentasan Kemiskinan Prioritas RPJPD Surabaya

    Ketua DPRD: : Pendidikan dan Pengentasan Kemiskinan Prioritas RPJPD Surabaya

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 181
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Surabaya, pada Kamis (4/7),  telah resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Surabaya untuk periode 2025-2045. Dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, Dalam kesempatan itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan bahwa RPJPD adalah dokumen penting yang merangkum […]

  • Prabowo , Ekspor untuk Desa

    Prabowo Kebijakan Ekspor untuk Desa, Langkah Strategis Pemerintah

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 80
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia melalui Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana strategis untuk memperluas akses ekspor bagi produk unggulan desa. Rencana ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan dengan memberikan kemudahan dalam pengiriman barang ke pasar internasional. Akses Pelabuhan dan Bandara untuk Desa Salah satu langkah utama yang diumumkan adalah pembukaan pelabuhan dan lapangan terbang untuk desa-desa […]

  • Golkar: Prabowo Buktikan Kinerja Pro Rakyat dalam Setahun Pemerintahan

    Golkar: Prabowo Buktikan Kinerja Pro Rakyat dalam Setahun Pemerintahan

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Penataan Pemerintahan yang Berlandaskan Ideologi Bangsa DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham, menilai bahwa langkah-langkah yang diambil oleh Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan amanah rakyat menunjukkan arah penataan pemerintahan yang sistematis dan berlandaskan falsafah serta ideologi bangsa. Menurutnya, kebijakan pemerintah saat ini bukan sekadar urusan teknis administratif, melainkan merupakan pembaruan mendasar terhadap sistem […]

expand_less