Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Bupati Pekalongan Nonaktif Mengungkap Detik-Detik Ditangkap KPK Saat Ngecas Mobil

Bupati Pekalongan Nonaktif Mengungkap Detik-Detik Ditangkap KPK Saat Ngecas Mobil

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMBupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq mengungkapkan pengalaman pribadinya saat ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi pengadaan proyek. Menurutnya, penangkapan terjadi pada malam hari saat dirinya sedang mengecas mobil listrik bersama keluarga dan staf pribadi.

“Saya sedang duduk di tempat cas mobil bersama anak saya, putri saya, dan yang lebih besar di rumah. Sama kabag ekonomi dan ajudan jam 12.00-an malam lah. Saya, waktu itu saya tiba-tiba KPK datang terus bilang, ‘Mau koordinasi boleh?’, boleh saya bilang, saya ikut aja,” ujar Fadia kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Fadia menegaskan bahwa dirinya tidak sedang melakukan aktivitas transaksional saat penangkapan terjadi. Ia menyatakan bahwa tidak ada operasi tangkap tangan (OTT) dalam proses penanganan kasus ini. “Jadi saya jelaskan saya tidak ada OTT, baik yang sedang memberi atau menerima tidak ada, ini harus saya jelaskan supaya karena anak-anak saya nanti kasihan, karena dipikir saya sedang transaksi menerima uang, itu tidak sama sekali.”

Tanggung Jawab Sebagai Pemimpin

Dalam wawancara tersebut, Fadia juga menyampaikan bahwa ia merasa bertanggung jawab atas kesalahan yang terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Namun, ia memastikan bahwa tidak ada kesalahan dari bawahannya. “Saya sebagai pemimpin mungkin saya ada kesalahan di instansi Kabupaten Pekalongan, tetapi saya yakin Pemerintah Kabupaten Pekalongan selama ini berjalan dengan baik, kalaupun ada yang salah pasti saya yang salah sebagai pemimpin. Tidak ada anak buah yang salah,” tambahnya.

Fadia menyatakan akan bekerja sama sepenuhnya dengan penyidik KPK dalam menjalani pemeriksaan terkait kasus yang menjeratnya. “Saya akan kooperatif dan akan membantu KPK sebaik-baiknya, apa pun yang saya tahu dan informasi yang saya tahu,” ujarnya.

Penyitaan Aset dan Dugaan Korupsi

KPK telah menyita beberapa aset milik Fadia Arafiq dalam kasus dugaan korupsi. Salah satu aset yang disita adalah mobil-mobil mewah seperti Wuling Air EV, Mitsubishi Xpander, Toyota Camry, Toyota Fortuner, dan Toyota Vellfire. Penyidik KPK juga terus menelusuri aset lainnya yang diduga dimiliki oleh Fadia.

Selain itu, KPK juga mengungkap bahwa anak dan suami Fadia mendirikan perusahaan bernama PT Raja Nusantara Berjaya (RNB). Perusahaan tersebut diduga menjadi penerima manfaat atau beneficial ownership (BO) dari Fadia. Perusahaan ini juga memiliki tim sukses yang terlibat dalam kampanye politik Fadia.

Penggunaan Dana Korupsi

Dari hasil korupsi yang dilakukan, KPK mengungkap bahwa PT RNB mendapat proyek outsourcing di 17 perangkat daerah, 3 rumah sakit daerah, dan 1 kecamatan pada 2025. Dana sebesar Rp 46 miliar diklaim telah dialokasikan untuk berbagai pihak, termasuk Fadia dan keluarganya.

Beberapa penerima dana antara lain:
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebesar Rp 5,5 miliar;
– Suami Fadia, Ashraff, sebesar Rp 1,1 miliar;
– Direktur PT RNB Rul Bayatun sebesar Rp 2,3 miliar;
– Anak Fadia, Sabiq sebesar Rp 4,6 miliar;
– Anak Fadia, Mehnaz Na sebesar Rp 2,5 miliar;
– Serta dilakukan penarikan tunai sebesar Rp 3 miliar.

Dasar Hukum dan Proses Hukum

Fadia dijerat dengan Pasal 12 huruf i dan Pasal 12 B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. KPK juga akan memanggil suami dan anak Fadia yang diduga turut menikmati uang korupsi.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertandingan Kunci Samsunspor di Liga Konferensi UEFA

    Pertandingan Kunci Samsunspor di Liga Konferensi UEFA

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 80
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Samsunspor dan Rayo Vallecano menjadi salah satu momen penting dalam sejarah sepak bola Turki. Klub asal Turki ini akan menjamu tim asal Spanyol di Stadion Samsun 19 Mayıs pada malam hari, dalam leg pertama babak 16 besar Liga Konferensi UEFA. Ini merupakan kesempatan berharga bagi Samsunspor untuk mencapai perempat final kompetisi Eropa […]

  • Formasi CPNS 2026 Diumumkan, Ini Persyaratan dan Proses Pendaftaran yang Harus Diketahui

    Formasi CPNS 2026 Diumumkan, Ini Persyaratan dan Proses Pendaftaran yang Harus Diketahui

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 82
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia telah mengumumkan rencana pembukaan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026. Jumlah formasi yang tersedia mencapai sekitar 160 ribu kursi. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, dalam pernyataannya beberapa waktu lalu. Kebutuhan Anggaran untuk Pelaksanaan Seleksi Rini menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan kebutuhan […]

  • Pasar murah Sidoarjo

    Stabilitas Harga dan Inflasi di Jawa Timur, Pasar Murah Jadi Strategi Utama Pemprov

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 180
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Inflasi Provinsi Jawa Timur pada November 2025 tercatat sebesar 2,63% (year-on-year), menunjukkan kinerja yang relatif terkendali. Angka ini masih berada dalam rentang target inflasi nasional Bank Indonesia (BI), yaitu 2,5% ± 1%, dan bahkan sedikit lebih rendah dari inflasi nasional yang mencapai 2,72% (year-on-year) pada periode yang sama. Meski demikian, tekanan inflasi masih terasa, […]

  • Percepat Masa Tanam, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Kerahkan Ekskavator Olah Lahan Pascapanen.

    Percepat Masa Tanam, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Kerahkan Ekskavator Olah Lahan Pascapanen.

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 17
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Guna mendukung dan mensukseskan Program Ketahanan Pangan Polda Jawa Timur, Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengambil langkah cepat dengan mengoptimalisasi lahan pertanian di wilayah hukumnya. Melalui personel penggerak ketahanan pangan Polsek Kenjeran, kepolisian bersinergi dengan lintas instansi untuk mengolah lahan jagung siap tanam di Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran. Aksi nyata ini dilakukan dengan […]

  • Kasdam V/Brawijaya Hadiri Pengajian Selamatan Pembangunan Bandara KASA Situbondo

    Kasdam V/Brawijaya Hadiri Pengajian Selamatan Pembangunan Bandara KASA Situbondo

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 177
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si., dengan didampingi Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya, Brigjrn TNI Singgih Pambudi Arianto, S.I.P., M.M. menghadiri pengajian dan doa bersama selamatan pembangunan Bandara Kiai As’ad Syamsul Arifin (KASA), Selasa 16 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting mendukung percepatan pembangunan infrastruktur strategis wilayah. Kehadiran Kasdam V/Brawijaya beserta rombongan […]

  • KPK , Wakil Ketua DPRD Jawa Barat

    Penyidik KPK Temukan Uang Ratusan Juta di Tempat Pribadi Tokoh Politik

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai ratusan juta rupiah dari penggeledahan di rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono. Penggeledahan dilakukan terkait dugaan keterlibatan tokoh tersebut dalam kasus suap ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK). Uang tersebut ditemukan di ruangan pribadi Ono Surono, yang berlokasi […]

expand_less