Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Bupati Pekalongan Nonaktif Mengungkap Detik-Detik Ditangkap KPK Saat Ngecas Mobil

Bupati Pekalongan Nonaktif Mengungkap Detik-Detik Ditangkap KPK Saat Ngecas Mobil

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq mengungkapkan pengalaman pribadinya saat ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi pengadaan proyek. Menurutnya, penangkapan terjadi pada malam hari saat dirinya sedang mengecas mobil listrik bersama keluarga dan staf pribadi.

“Saya sedang duduk di tempat cas mobil bersama anak saya, putri saya, dan yang lebih besar di rumah. Sama kabag ekonomi dan ajudan jam 12.00-an malam lah. Saya, waktu itu saya tiba-tiba KPK datang terus bilang, ‘Mau koordinasi boleh?’, boleh saya bilang, saya ikut aja,” ujar Fadia kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Fadia menegaskan bahwa dirinya tidak sedang melakukan aktivitas transaksional saat penangkapan terjadi. Ia menyatakan bahwa tidak ada operasi tangkap tangan (OTT) dalam proses penanganan kasus ini. “Jadi saya jelaskan saya tidak ada OTT, baik yang sedang memberi atau menerima tidak ada, ini harus saya jelaskan supaya karena anak-anak saya nanti kasihan, karena dipikir saya sedang transaksi menerima uang, itu tidak sama sekali.”

Tanggung Jawab Sebagai Pemimpin

Dalam wawancara tersebut, Fadia juga menyampaikan bahwa ia merasa bertanggung jawab atas kesalahan yang terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Namun, ia memastikan bahwa tidak ada kesalahan dari bawahannya. “Saya sebagai pemimpin mungkin saya ada kesalahan di instansi Kabupaten Pekalongan, tetapi saya yakin Pemerintah Kabupaten Pekalongan selama ini berjalan dengan baik, kalaupun ada yang salah pasti saya yang salah sebagai pemimpin. Tidak ada anak buah yang salah,” tambahnya.

Fadia menyatakan akan bekerja sama sepenuhnya dengan penyidik KPK dalam menjalani pemeriksaan terkait kasus yang menjeratnya. “Saya akan kooperatif dan akan membantu KPK sebaik-baiknya, apa pun yang saya tahu dan informasi yang saya tahu,” ujarnya.

Penyitaan Aset dan Dugaan Korupsi

KPK telah menyita beberapa aset milik Fadia Arafiq dalam kasus dugaan korupsi. Salah satu aset yang disita adalah mobil-mobil mewah seperti Wuling Air EV, Mitsubishi Xpander, Toyota Camry, Toyota Fortuner, dan Toyota Vellfire. Penyidik KPK juga terus menelusuri aset lainnya yang diduga dimiliki oleh Fadia.

Selain itu, KPK juga mengungkap bahwa anak dan suami Fadia mendirikan perusahaan bernama PT Raja Nusantara Berjaya (RNB). Perusahaan tersebut diduga menjadi penerima manfaat atau beneficial ownership (BO) dari Fadia. Perusahaan ini juga memiliki tim sukses yang terlibat dalam kampanye politik Fadia.

Penggunaan Dana Korupsi

Dari hasil korupsi yang dilakukan, KPK mengungkap bahwa PT RNB mendapat proyek outsourcing di 17 perangkat daerah, 3 rumah sakit daerah, dan 1 kecamatan pada 2025. Dana sebesar Rp 46 miliar diklaim telah dialokasikan untuk berbagai pihak, termasuk Fadia dan keluarganya.

Beberapa penerima dana antara lain:
– Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebesar Rp 5,5 miliar;
– Suami Fadia, Ashraff, sebesar Rp 1,1 miliar;
– Direktur PT RNB Rul Bayatun sebesar Rp 2,3 miliar;
– Anak Fadia, Sabiq sebesar Rp 4,6 miliar;
– Anak Fadia, Mehnaz Na sebesar Rp 2,5 miliar;
– Serta dilakukan penarikan tunai sebesar Rp 3 miliar.

Dasar Hukum dan Proses Hukum

Fadia dijerat dengan Pasal 12 huruf i dan Pasal 12 B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. KPK juga akan memanggil suami dan anak Fadia yang diduga turut menikmati uang korupsi.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabai Melonjak Tajam di Surabaya, Pengaruh Ramadan 1447 Hijriah

    Harga Cabai Melonjak Tajam di Surabaya, Pengaruh Ramadan 1447 Hijriah

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 35
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Peningkatan harga cabai rawit merah di wilayah Surabaya mencuri perhatian masyarakat, terutama menjelang bulan puasa. Dalam beberapa hari terakhir, harga komoditas ini melonjak drastis hingga mencapai Rp 120 ribu per kilogram. Fenomena ini terjadi di berbagai pasar tradisional, termasuk Pasar Pucang Anom dan Pasar Keputran. Kenaikan Harga yang Tidak Terduga Menurut Maysaroh, seorang pedagang […]

  • Polres Bondowoso Serukan Pesan Damai Jelang Pilkada Serentak 2024

    Polres Bondowoso Serukan Pesan Damai Jelang Pilkada Serentak 2024

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 203
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2024 yang tinggal menghitung hari, Polres Bondowoso mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas dan keamanan wilayah. Hal ini penting guna menciptakan suasana yang kondusif serta menjaga ketenangan di tengah dinamika politik yang kian memanas. Kapolres Bondowoso, AKBP Lintar Mahardhono, menyampaikan bahwa keamanan yang terjaga tidak hanya akan memberikan […]

  • Polres Lamongan Amankan Dua Remaja Diduga Gangster Bersajam Yang Aksinya Viral di Medsos

    Polres Lamongan Amankan Dua Remaja Diduga Gangster Bersajam Yang Aksinya Viral di Medsos

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 424
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Lamongan Polda Jatim berhasil mengamankan dua pelajar berinisial DUR (17) dan JTTI (17), yang diduga kuat terlibat dalam aksi gangster bersenjata tajam yang sempat menggemparkan jagat maya. Kedua remaja tersebut merupakan warga Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan Jawa Timur. AKP Rizky Akbar Kurniadi, melalui Kanit PPA Satreskrim Polres Lamongan Ipda Wahyudi Eko Afandi […]

  • Hukuman Berat Mengancam Guru yang Kesal Jarak Tempuh Mengajar

    Hukuman Berat Mengancam Guru yang Kesal Jarak Tempuh Mengajar

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 106
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, telah mengungkapkan hasil pemeriksaan terhadap guru Nur Aini yang viral karena keluhannya tentang jarak tempat mengajar yang sangat jauh. Dalam pemeriksaan tersebut, ditemukan adanya pelanggaran disiplin yang cukup serius. Proses Pemeriksaan yang Dilakukan Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan, BKPSDM […]

  • BSU Kemenag 2025 Menarik Perhatian Guru Non-ASN, Ini Syarat dan Alasan Banyak Gagal Dapat

    BSU Kemenag 2025 Menarik Perhatian Guru Non-ASN, Ini Syarat dan Alasan Banyak Gagal Dapat

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 158
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Memasuki tahun 2025, perhatian guru madrasah dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) kembali mengarah pada Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama. Program ini sering menjadi pembicaraan hangat, khususnya di kalangan guru non-ASN yang belum mendapatkan tunjangan profesi, namun tetap aktif dalam mengajar dan menjalankan tugas pendidikan. Banyak guru mengakui kebingungan. Beberapa […]

  • Bank Indonesia, Uang Baru ,Lebaran

    Bank Indonesia Perpanjang Jadwal dan Tambah Kuota Penukaran Uang Baru Jelang Lebaran

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 39
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bank Indonesia (BI) kembali mengambil langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menyambut perayaan Lebaran 2026. Dengan meningkatkan kuota pemesanan dan memperpanjang jadwal penukaran uang baru, BI berupaya memastikan akses yang lebih mudah bagi warga. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari program Semarak Rupiah Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026, yang dirancang untuk menjaga kelancaran arus […]

expand_less