Antusiasme Masyarakat Surabaya dalam Seleksi Anggota Dewan Pendidikan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

(ilustrasi)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Minat masyarakat Kota Surabaya untuk bergabung dalam Dewan Pendidikan semakin meningkat. Sejak seleksi dibuka, panitia telah menerima sebanyak 265 pendaftar dari berbagai latar belakang profesi. Angka ini menunjukkan tingginya kepedulian warga terhadap dunia pendidikan di kota yang dikenal sebagai pusat ekonomi dan budaya Jawa Timur.
Kualitas Peserta yang Mengagumkan
Dari jumlah total pendaftar, sebanyak 65 orang telah memenuhi persyaratan administratif sebagai tahapan awal seleksi. Data sementara menunjukkan bahwa peserta memiliki latar belakang akademik yang sangat kuat. Terdapat enam guru besar, 16 doktor, 23 lulusan magister, serta 20 lulusan sarjana. Selain itu, para peserta berasal dari berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, teknologi, dan bisnis.
Koordinator Seleksi, Suko Widodo, mengatakan bahwa komposisi peserta menunjukkan bahwa Dewan Pendidikan akan diisi oleh individu-individu yang memiliki kompetensi akademik, pengalaman profesional, serta rasa peduli terhadap kemajuan pendidikan. “Mereka adalah orang-orang yang memiliki pengetahuan di bidang pendidikan, bersedia menyisihkan waktu, pikiran, dan tenaga untuk memberikan saran dan masukan bagi kemajuan pendidikan Surabaya,” ujarnya.
Peran Dewan Pendidikan dalam Pembangunan Pendidikan
Dewan Pendidikan Kota Surabaya diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan masukan, pertimbangan, dan rekomendasi bagi pembangunan pendidikan. Dengan adanya partisipasi aktif dari berbagai kalangan, diharapkan kebijakan pendidikan di Surabaya dapat lebih inklusif dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febriana Kusumawati, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat dalam seleksi ini menunjukkan kepedulian besar terhadap dunia pendidikan. “Ini menjadi tanda positif bahwa masyarakat Surabaya sangat peduli terhadap kemajuan pendidikan di kota mereka,” katanya.
Berbagai Profesi Turut Berkontribusi
Selain akademisi, peserta juga berasal dari berbagai profesi seperti pekerja sosial, pengusaha, dan aktivis masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Dengan keterlibatan berbagai lapisan masyarakat, diharapkan pendidikan Surabaya dapat lebih berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Tantangan dan Harapan di Masa Depan
Meski jumlah pendaftar cukup banyak, proses seleksi tetap harus dilakukan secara transparan dan objektif. Panitia akan melakukan evaluasi berdasarkan kriteria yang telah ditentukan, termasuk kompetensi, pengalaman, serta dedikasi terhadap dunia pendidikan.
Harapan besar ditempatkan pada Dewan Pendidikan yang akan terbentuk. Diharapkan lembaga ini dapat menjadi wadah yang mampu merumuskan kebijakan pendidikan yang berkelanjutan, berbasis data, dan berorientasi pada kebutuhan generasi muda.
Dengan partisipasi aktif dari masyarakat, khususnya dari berbagai kalangan profesional, Dewan Pendidikan Surabaya diharapkan dapat menjadi salah satu contoh yang baik dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar