Pandangan Wali Kota Eri Cahyadi: Peran dan Kepemimpinan Ketua DPRD Surabaya yang Meninggal Dunia
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Ketua DPRD Kota Surabaya, Dominikus Adi Sutarwijono, meninggal dunia pada bulan Februari 2026. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi warga Surabaya dan berbagai kalangan tokoh masyarakat. Dalam upacara pemakaman, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi hadir bersama istri, menunjukkan kedekatan antara pemerintah kota dan lembaga legislatif.
Eri Cahyadi menyampaikan rasa kehilangan mendalam terhadap almarhum. Ia menilai bahwa Adi Sutarwijono bukan hanya sebagai mitra kerja, tetapi juga sahabat dan saudara yang selama hidupnya memberikan kontribusi besar untuk kepentingan masyarakat Surabaya. “Saya secara pribadi dan mewakili jajaran Pemerintah Kota Surabaya dan warga Kota Surabaya hari ini kehilangan seorang sahabat, seorang pimpinan yang luar biasa, seorang saudara yang selalu berjuang untuk kepentingan masyarakat Kota Surabaya,” ujarnya.
Kehidupan dan Kontribusi Almarhum
Adi Sutarwijono dikenal sebagai sosok yang sangat berkomitmen dalam menjalankan tugasnya sebagai Ketua DPRD Surabaya. Selama masa jabatannya, ia aktif dalam berbagai program dan inisiatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bahkan, meskipun mengalami sakit sejak November 2025, ia tetap berjuang untuk kepentingan kota.
Eri Cahyadi juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Surabaya jika selama hidup almarhum ada kekurangan. Ia menegaskan bahwa Adi Sutarwijono telah memberikan seluruh hidupnya untuk mengabdi, terutama saat menjabat sebagai Ketua DPRD. “Saya mewakili keluarga almarhum juga menyampaikan mohon maaf sebesar-besarnya jikalau ada kekurangan selama masa beliau hidup dan memberikan seluruh hidupnya pada waktu menjadi DPRD pada waktu menjadi Ketua DPRD,” katanya.
Pesan untuk Keluarga Almarhum
Selain itu, Eri Cahyadi memberikan pesan khusus kepada putra-putri almarhum agar tetap kuat dan menjadi sandaran sang ibu di tengah situasi kehilangan yang berat. “Semoga kehidupan terus berjalan dan anaknya tadi saya pesankan untuk menguatkan ibunya, karena ibunya hari ini pasti akan mengalami merasa sendiri maka yang menguatkan adalah putra-putrinya,” tutur Eri.
Hubungan Pemkot dengan DPRD
Kehadiran Eri Cahyadi dalam upacara pemakaman menjadi simbol kuatnya hubungan antara Pemerintah Kota Surabaya dengan DPRD. Almarhum dikenal sebagai sosok pemimpin yang mampu merangkul semua pihak, sehingga membangun harmonisasi yang baik antara eksekutif dan legislatif.
Belasungkawa dari Seluruh Jajaran Pemkot dan DPRD
Eri Cahyadi juga menyampaikan belasungkawa mendalam dari seluruh jajaran Pemkot Surabaya bersama anggota DPRD. Ia berharap agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan. “Kami berdoa semoga Mas Adi diberikan tempat yang paling mulia, diberikan surganya Tuhan,” ucapnya.
Seluruh jajaran Pemerintah Kota Surabaya dan anggota DPRD mengucapkan belasungkawa yang sebesar-besarnya dan menguatkan istri serta putra-putrinya. Mereka berharap keluarga almarhum dapat melewati masa duka dengan tenang dan penuh ketabahan.
Kematian Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono, menjadi peristiwa yang menyentuh hati banyak pihak. Kepemimpinan dan dedikasinya selama masa jabatannya telah meninggalkan jejak yang tak terlupakan. Duka yang dirasakan oleh Wali Kota Surabaya dan para tokoh masyarakat menunjukkan betapa pentingnya peran almarhum dalam pembangunan dan pengembangan Kota Surabaya.***

>
>
>
Saat ini belum ada komentar