Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Atas Nama PAD, Taman Kota Dijejali Reklame: JJ Promotion Jadi Pemain Utama

Atas Nama PAD, Taman Kota Dijejali Reklame: JJ Promotion Jadi Pemain Utama

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMTaman median jalan di Surabaya yang selama ini menjadi bagian dari jalur hijau kota, kini berubah fungsi. Sejak akhir 2025, ruang publik tersebut mulai dipenuhi materi reklame. Fenomena ini tak terjadi sporadis. Satu nama mencuat sebagai pemain dominan: PT Adhi Kartika Jaya (JJ Promotion).

Informasi yang dihimpun KAWALSURABAYA.COM menyebutkan, JJ Promotion menguasai banyak titik taman median jalan di berbagai ruas strategis Surabaya. Biro reklame ini disebut berani “pasang harga tinggi” demi memenangkan persyaratan yang ditetapkan Pemerintah Kota Surabaya.

Tak hanya membayar sewa dan pajak reklame, JJ Promotion juga sanggup menanggung biaya perawatan taman yang dijadikan lokasi. Nilainya bahkan dikabarkan lebih mahal dibandingkan kewajiban sewa dan pajak reklame itu sendiri. Selain itu, perusahaan juga diwajibkan memenuhi skema CSR dengan nilai yang telah ditentukan Pemkot.

Secara regulasi, pemasangan reklame di taman median jalan memang kini dilegalkan. Hal tersebut tertuang dalam Perwali Nomor 73 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Reklame, yang disahkan pada 8 Desember 2025. Aturan baru ini membuka ruang bagi taman median jalan dan sejumlah fasilitas milik Pemkot untuk dijadikan titik reklame.

Namun di lapangan, realitasnya mulai menuai sorotan. Sejumlah taman median jalan kini dijejali papan reklame. Keberadaan jalur hijau yang seharusnya berfungsi ekologis dan visual justru terdesak kepentingan komersial. Dampaknya bukan hanya pada fungsi taman, tetapi juga wajah dan estetika kota.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan kebijakan di era wali kota sebelumnya. Saat itu, taman kota dikenal steril dari reklame dan difokuskan sepenuhnya untuk ruang hijau. Kini, di tahun 2026, wajah kota berubah seiring hadirnya Perwali baru yang membolehkan taman menjadi ladang iklan.

Padahal, dalam Perwali tersebut ditegaskan bahwa pemasangan reklame tetap harus mengutamakan estetika kota. Jarak, posisi, hingga jumlah titik reklame di satu taman seharusnya diatur ketat. Bukan sekadar “asal tancap” papan iklan.

Faktanya, titik-titik yang kini dipasangi reklame JJ Promotion tersebar luas. Mulai dari Jalan Ahmad Yani Frontage Barat, Jalan Mayjen Yono Soewoyo, Jalan Soekarno MERR, Jalan Kertajaya, Jalan Menganti, hingga sejumlah ruas jalan utama lainnya.

Dalih Perwali Baru dan Target PAD

Perwali 73/2025 telah disosialisasikan kepada 57 biro dan agensi reklame di Surabaya. Kepala Bidang Pajak Hotel, Restoran, Hiburan, dan Parkir Bapenda Surabaya, Ekkie Noorisma, menegaskan bahwa kebijakan tersebut sah secara hukum.

“Kami sosialisasikan bahwa taman median jalan dan fasilitas Pemkot bisa untuk titik reklame. Ini tidak menyalahi aturan karena sudah ada Perwali 73/2025,” ujarnya.

Ia menyebut, meningkatnya kebutuhan belanja daerah, biaya pembangunan yang terus naik, serta pembiayaan program beasiswa menjadi latar belakang kebijakan ini. Pemkot dituntut kreatif dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Meski demikian, Ekkie mengklaim pemasangan reklame tetap harus mematuhi aturan. “Tidak menghilangkan aspek estetika keindahan kota. Tidak asal tancap di taman,” tegasnya.

Senada, ahli hukum Rusdianto Sesung, yang dihadirkan Pemkot dalam forum sosialisasi, menegaskan adanya syarat ketat bagi reklame di taman. Salah satunya, menjamin keamanan aset taman dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kota.

“Kalau di taman, ya harus menanggung dan merawat taman tersebut,” katanya.

Ruang Publik untuk Siapa?

Pertanyaan mendasarnya kini mengemuka: ke mana arah kebijakan tata ruang kota Surabaya?
Bagaimana nasib titik-titik persil di ruang kota yang bersinggungan langsung dengan kepentingan publik dan fungsi sosial ruang kota?

Apakah kebijakan baru ini benar-benar mengutamakan kepentingan warga, atau justru membuka karpet merah bagi dominasi kepentingan tertentu atas nama PAD?

Ruang publik yang semestinya menjadi milik bersama kini berada di persimpangan: antara kepentingan keindahan kota dan dorongan ekonomi yang kian agresif. (dk/nw)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • eFootball Maintenance, Konami

    eFootball Maintenance Hari ini: Waktu Pemeliharaan dan Update yang Menanti Pemain, Kapan Akan Berakhir?

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 290
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Pemeliharaan mingguan eFootball akan segera berakhir hari ini pukul 17.00 IST (5:00 PM). Proses pemeliharaan ini berlangsung selama enam jam, mulai dari pukul 11:00 AM hingga 5:00 PM. Selama periode ini, pemain tidak dapat mengakses mode online, tetapi mode offline seperti Exhibition dan Training masih tersedia untuk dimainkan. Jadwal Pemeliharaan eFootball dan Pengaruhnya […]

  • Pemerintah Kota Kediri Mendorong Edukasi Masyarakat untuk Mencegah Entitas Keuangan Ilegal

    Pemerintah Kota Kediri Mendorong Edukasi Masyarakat untuk Mencegah Entitas Keuangan Ilegal

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Diagram Kota Kediri – Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, telah aktif memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mencegah adanya entitas keuangan ilegal, termasuk investasi ilegal. Kepala Dinas Kominfo Kota Kediri, Apip Permana, mengatakan bahwa pemerintah kota telah bergabung dalam Satuan Tugas Penanganan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas Pasti) dan mendukung berbagai program untuk melawan entitas keuangan ilegal […]

  • Strategi Baru Michael Carrick Buka Peluang Kembalinya Scott McTominay ke Manchester United

    Strategi Baru Michael Carrick Buka Peluang Kembalinya Scott McTominay ke Manchester United

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Manajer sementara Manchester United, Michael Carrick, terus memperkuat posisinya sebagai pelatih yang mampu memberikan dampak positif pada performa tim. Dengan pendekatan yang tegas dan strategi yang jelas, Carrick berhasil membawa Setan Merah meraih kemenangan beruntun di bawah kepemimpinannya. Kini, dengan aturan baru yang diterapkan, kemungkinan besar akan ada perubahan besar dalam komposisi tim, termasuk […]

  • D'Academy 7

    D’Academy 7: Kejutan di Babak Top 4, Siapa yang Tersenggol?

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 192
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam ajang pencarian bakat D’Academy 7, babak Top 4 menjadi momen penting bagi para peserta yang ingin terus melangkah dalam kompetisi. Pada malam ini, empat peserta yang berhasil melaju ke babak tersebut adalah Arbil dari Asahan, Tasya dari Tangerang Selatan, Valen dari Pamekasan, dan April dari Cirebon. Mereka tampil dengan penuh semangat dan ketekunan […]

  • Di Awali Atraksi Barongsai, Josiah Michael Tampung Aspirasi Warga Darmo Hill

    Di Awali Atraksi Barongsai, Josiah Michael Tampung Aspirasi Warga Darmo Hill

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 250
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota DPRD Kota Surabaya, Josiah Michael, menggelar reses di kawasan perumahan Darmo Hill untuk mendengarkan secara langsung aspirasi dan keluhan dari warga setempat. Reses ini merupakan bagian dari tugas Josiah sebagai wakil rakyat untuk menjalin komunikasi dan mendengar langsung masukan dari masyarakat. Dalam reses yang digelar di pendopo fasum warga Darmo Hill, pada […]

  • Pelayanan Polri Terhadap Unjuk Rasa Lebih Adaptif, Wakapolri: “Semua Berbasis Kajian, Riset, dan Masukan Publik

    Pelayanan Polri Terhadap Unjuk Rasa Lebih Adaptif, Wakapolri: “Semua Berbasis Kajian, Riset, dan Masukan Publik

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 104
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Polri tengah merumuskan ulang model serta standar pelayanan terhadap pengunjuk rasa agar lebih humanis, profesional, dan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Pembaruan ini dilakukan secara bertahap dan berbasis kajian multidisipliner, masukan publik, serta studi komparatif ke luar negeri. Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi […]

expand_less