Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Warga Diminta Waspada, Dishub Surabaya Larang Penggunaan QRIS Parkir Pribadi

Warga Diminta Waspada, Dishub Surabaya Larang Penggunaan QRIS Parkir Pribadi

  • account_circle Shinta ms
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mengapresiasi sikap kritis dan kepedulian masyarakat terhadap penerapan sistem parkir non tunai di Kota Pahlawan.

Partisipasi aktif warga dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga transparansi dan ketertiban layanan publik, khususnya di sektor perparkiran.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, mengapresiasi sikap warga yang kritis dan peduli terhadap mekanisme pembayaran parkir digital.

“Kami mengapresiasi warga Kota Surabaya yang kritis dan peduli, khususnya dalam menanyakan penerapan pembayaran parkir non tunai. Dinas Perhubungan Kota Surabaya sangat menghargai sikap tersebut. Namun, kami juga mengimbau agar masyarakat lebih cermat dan memahami mekanisme yang berlaku,” ujar Trio, Selasa (20/1/2026).

QRIS tersebut terhubung langsung dengan sistem retribusi daerah, sehingga setiap transaksi tercatat secara transparan dan akuntabel.

Trio juga mengingatkan bahwa pembayaran parkir non tunai hanya dapat dilakukan melalui QRIS resmi milik Pemkot Surabaya yang dikelola oleh Dishub. Masyarakat diminta memastikan tujuan pembayaran sebelum menyetujui transaksi, karena alamat QRIS resmi telah tercantum dengan jelas.

“Apabila QRIS tersebut bukan milik Pemkot Surabaya, kami mohon agar pembayaran tidak dilanjutkan,” tegasnya.

Dishub Surabaya turut mengapresiasi warga yang aktif melaporkan temuan di lapangan, baik melalui media massa maupun kanal pengaduan resmi. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

Terkait kasus juru parkir di kawasan Jalan Tanjung Anom yang sempat viral, Trio menyampaikan bahwa Dishub telah bergerak cepat dan menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada Polrestabes Surabaya.

Saat ini, pihaknya masih menunggu perkembangan hasil penanganan dari kepolisian.

“Mengenai sanksi, pembinaan sebenarnya sudah terus kami lakukan. Namun, apabila pelanggaran terjadi secara berulang, kami tidak akan ragu untuk memberikan sanksi tegas hingga pemberhentian sebagai juru parkir,” ujarnya.

Dishub Surabaya juga menekankan pentingnya dukungan juru parkir terhadap program digitalisasi parkir. Para petugas diminta menjalankan ketentuan yang berlaku dan tidak menggunakan QRIS yang bukan milik Pemkot Surabaya.

Sejalan dengan itu, penerapan parkir non tunai di Surabaya dilakukan secara bertahap. Hingga akhir Januari, Dishub menargetkan sebanyak 1.500 titik lokasi parkir resmi telah dilengkapi dengan perangkat pendukung pembayaran non tunai.

“Petugas parkir wajib menawarkan pembayaran non tunai kepada pengguna jasa parkir. Namun, apabila masyarakat belum membawa kartu e-money atau ponsel, pembayaran tunai tetap kami layani,” terangnya.

Meski pembayaran tunai masih diperbolehkan, Dishub terus mendorong masyarakat untuk beralih ke sistem digital. Berdasarkan hasil polling media, sekitar 80 hingga 90 persen warga Surabaya menyatakan keinginan agar pembayaran parkir dilakukan secara non tunai.

Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kepercayaan publik, Dishub secara cepat dan tanggap menindaklanjuti setiap aduan yang disampaikan masyarakat, baik melalui kanal pengaduan resmi, media massa, maupun media sosial.

“Kami berkomitmen untuk selalu cepat tanggap terhadap setiap aduan, baik yang ditemukan langsung oleh petugas patroli, melalui media massa, maupun media sosial. Apabila ditemukan juru parkir yang bekerja tidak sesuai ketentuan, akan kami tindak tegas hingga sanksi pemberhentian,” pungkasnya. (sms)

  • Penulis: Shinta ms

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Jatim Dalami Dugaan Kasus Pencabulan di Ponpes Bangkalan

    Polda Jatim Dalami Dugaan Kasus Pencabulan di Ponpes Bangkalan

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 193
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dugaan kasus pencabulan yang melibatkan seorang pengajar salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) di Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, memasuki tahap penyelidikan serius oleh pihak kepolisian. Terduga pelaku berinisial U, diduga melakukan tindakan asusila terhadap sejumlah santri. Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan adanya proses penanganan kasus tersebut. […]

  • Kapolri Pimpin Apel Ojol Kamtibmas di Jabar: Bersatu Padu Jaga Keamanan

    Kapolri Pimpin Apel Ojol Kamtibmas di Jabar: Bersatu Padu Jaga Keamanan

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 228
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin apel ojek online (ojol) kamtibmas ‘Sauyunan Jaga Lembur’ Polda Jawa Barat di Lapangan Upakarti, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar), Sabtu, 8 November 2025. Kegiatan ini merupakan sinergisitas untuk saling menjaga keamanan di lingkungan masyarakat. “Alhamdulillah hari ini kita baru saja melaksanakan kegiatan apel ojol kamtibmas yang […]

  • Penerima Beasiswa LPDP, Purbaya, Dwi Sasetningtyas

    Peristiwa Kontroversial Terkait Penerima Beasiswa LPDP, Purbaya: Suami Dwi Segera Mengembalikan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 109
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Seorang penerima beasiswa dari Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) mengundang perhatian publik setelah mengunggah status yang menimbulkan pro dan kontra. Dwi Sasetningtyas, yang menjadi sorotan, membagikan informasi terkait kewarganegaraan anaknya serta menyampaikan pernyataan yang dinilai kontroversial. Peristiwa ini memicu reaksi dari berbagai kalangan, termasuk Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Tanggapan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi […]

  • Sinergi di Garis Desa: TNI-Polri Dampingi Warga Terima Bantuan Pangan di Sukorejo Trenggalek

    Sinergi di Garis Desa: TNI-Polri Dampingi Warga Terima Bantuan Pangan di Sukorejo Trenggalek

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergi di Garis Desa: TNI-Polri Dampingi Warga Terima Bantuan Pangan di Sukorejo Trenggalek Trenggalek – Sinergi TNI-Polri kembali terlihat nyata dalam mendukung program pemerintah di tingkat desa. Melalui kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas, aparat teritorial terjun langsung mengawal penyaluran bantuan pangan kepada warga Desa Sukorejo, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Rabu (3/11/2025). Babinsa Desa Sukorejo, Sertu Zainul […]

  • Bhabinkamtibmas Desa Suko, Cek Lahan Ketahanan Pangan P2B Tanaman Singkong

    Bhabinkamtibmas Desa Suko, Cek Lahan Ketahanan Pangan P2B Tanaman Singkong

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 273
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bhabinkamtibmas Desa Suko Polsek Sukodono, Briptu Agung Setia Budi polisi cinta petani, pada Jumat (2/5/2025) melaksanakan pengecekan lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang ditanami sayuran jenis singkong di Dusun Suko RT 015 RW 04, Desa Suko, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo. Lahan yang memiliki luas sekitar 20 x 100 meter tersebut merupakan milik Bapak […]

  • Persib Bandung

    Persib Bandung Hadapi Tantangan Berat di Jalur Juara

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 116
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persib Bandung terus mempertahankan posisi puncak klasemen sementara BRI Super League 2025/2026. Hingga pekan ke-21, Maung Bandung mengoleksi 50 poin yang menjadi angka tertinggi dibandingkan tim-tim lain. Konsistensi dan performa luar biasa membuat mereka menjadi salah satu favorit untuk meraih gelar juara. Namun, perjalanan menuju gelar tidak akan mudah. Laga Sisa Menentukan Nasib Tim […]

expand_less