Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Pemkot Surabaya Perketat Penggunaan HP Anak demi Tangkal Konten Berbahaya

Pemkot Surabaya Perketat Penggunaan HP Anak demi Tangkal Konten Berbahaya

  • account_circle Shinta ms
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMPemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan penggunaan gawai dan internet pada anak melalui sosialisasi Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya Nomor 400.2.4/34733/436.7.8/2025 tentang Penggunaan Gawai (HP) dan Internet untuk Anak di Kota Surabaya.

Sosialisasi tersebut digelar sebagai respons atas meningkatnya paparan konten negatif di ruang digital, mulai dari kekerasan, pornografi, hingga paham radikalisme yang menyasar anak dan remaja.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa regulasi ini bukan bertujuan melarang anak menggunakan gawai, melainkan mengatur dan mengawasi agar pemanfaatannya tetap aman dan edukatif.

“Tujuan kegiatan hari ini adalah mensosialisasikan Surat Edaran mengenai pembatasan penggunaan HP di lingkungan sekolah. Ini adalah respons serius atas informasi di lapangan, termasuk dari Densus 88, yang menyebutkan adanya anak usia sekolah di beberapa kota, termasuk Surabaya, yang terpapar konten berbahaya hingga radikalisme melalui internet,” ujar Eri.

Ia menjelaskan, tanpa pengawasan yang memadai, anak-anak dapat dengan mudah mengakses konten berbahaya hanya melalui layar ponsel. Kondisi ini kerap terjadi ketika orang tua terlalu sibuk dan menggantikan kehadiran mereka dengan memberikan gawai tanpa disertai komunikasi dan kontrol yang cukup.

“Tanpa pengawasan anak-anak bisa belajar hal-hal yang berbahaya, bahkan cara menyakiti orang lain, hanya dari HP. Ini sering terjadi karena orang tua sibuk bekerja dan kasih sayangnya tergantikan oleh gawai,” imbuhnya.

Selain ancaman radikalisme, Eri juga memaparkan tingginya akses anak terhadap konten pornografi. Menurutnya, persoalan tersebut tidak memandang latar belakang ekonomi keluarga.

“Saya memohon kepada seluruh orang tua agar memastikan penggunaan HP benar-benar untuk kemaslahatan (kebenaran), bukan justru membawa mudarat (kerugian). Masalah ini bisa terjadi di keluarga mana pun, jika kasih sayang dan pengawasan orang tua tergadaikan oleh kesibukan,” tegasnya.

Dalam dunia pendidikan, Pemkot Surabaya menetapkan aturan tegas terkait penggunaan gawai di sekolah. HP tidak diperkenankan digunakan selama jam pelajaran berlangsung.

“Siswa boleh membawa HP, tetapi harus disimpan di loker dan hanya boleh digunakan jika ada instruksi guru untuk kebutuhan pembelajaran. Aturan ini juga berlaku bagi guru sebagai teladan,” kata dia.

Ia menekankan bahwa pembentukan karakter dan kedisiplinan anak sejak dini menjadi kunci masa depan Surabaya.

Jika ditemukan anak masih mengakses konten negatif, Pemkot Surabaya telah menyiapkan mekanisme pembinaan melalui sinergi Dinas Pendidikan (Dispendik) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Surabaya.

“Kami siapkan pendampingan, peringatan, hingga pembinaan karakter khusus jika diperlukan. Kita harus berani memulai kedisiplinan ini sekarang demi menyelamatkan masa depan bangsa,” ujarnya.

Tak hanya fokus pada pembatasan ruang digital, Wali Kota Eri juga ingin menghidupkan kembali interaksi sosial anak-anak melalui beragam permainan tradisional dalam pembentukan Kampung Pancasila.

“Kami ingin anak-anak kembali bermain permainan tradisional, berinteraksi secara nyata, bukan terisolasi oleh game daring. Dengan pengawasan teknologi dan penguatan nilai sosial, kita jaga Surabaya tetap dipenuhi generasi berakhlak mulia,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menjelaskan bahwa kehadiran Densus 88, BNN, Forum Satu Data, hingga Polrestabes Surabaya dalam sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada orang tua mengenai ancaman serius di ruang digital.

“Masih banyak orang tua yang belum menyadari betapa seriusnya ancaman radikalisme, terorisme, dan narkotika yang bisa masuk melalui teknologi. Gawai memiliki sisi positif, tetapi juga sisi negatif yang sangat tajam jika tidak dikelola dengan bijak,” jelas Febri sapaan akrabnya.

Ia menerangkan, adanya kesenjangan literasi teknologi antara orang tua dan anak. Untuk itu, Dispendik akan menindaklanjuti kegiatan ini dengan membentuk kelas-kelas kecil di setiap sekolah.

“Orang tua akan diajarkan secara praktis cara memantau aktivitas digital anak, mengenali situs berbahaya, hingga memeriksa aplikasi yang dikunci atau disembunyikan,” katanya.

Dispendik Surabaya juga tengah mematangkan kebijakan keterbukaan akses gawai, termasuk pemberian kata sandi dari anak kepada orang tua sebagai bentuk pengawasan.

“Anak memang memiliki hak privasi, tetapi orang tua punya tanggung jawab besar untuk menyelamatkan masa depan mereka. Jangan membiarkan anak tenggelam dalam gawai hanya agar tidak merasa repot,” tegasnya.

Febri menambahkan, mulai pekan depan, langkah konkret ini ditargetkan sudah berjalan di sekolah-sekolah, dilengkapi dengan sistem pelaporan harian dari orang tua terkait pemeriksaan gawai anak.

“Kami akan lakukan verifikasi acak sebagai bahan evaluasi. Harapannya, pengawasan ini menjadi tanggung jawab nyata demi menjaga keamanan dan karakter anak-anak Surabaya,” pungkasnya. (sms)

  • Penulis: Shinta ms

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angkutan Feeder di Surabaya Jatuh ke Sungai di Medokan Sawah

    Angkutan Feeder di Surabaya Jatuh ke Sungai di Medokan Sawah

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 228
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah insiden kecelakaan tunggal menimpa angkutan feeder Wira Wiri Suroboyo di Surabaya pada hari Kamis, 19 September 2024, sekitar pukul 09.16 pagi. Kecelakaan ini terjadi di Jalan Raya Medokan Sawah, Kelurahan Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, di mana kendaraan dengan nomor lambung WW29 tergelincir dan jatuh ke sungai terdekat. (19/09/24) Wira Wiri Suroboyo adalah […]

  • 5 Stand-up Comedian Terbaik Yang Bikin Ngakak Terus

    5 Stand-up Comedian Terbaik Yang Bikin Ngakak Terus

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 563
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – 5 Stand-up comedian terbaik yang bikin ngakak terus 5 Raja Lawak Stand-Up Comedy Indonesia yang Bikin Ngakak Sampai Sakit Perut Stand-up comedy di Indonesia semakin berkembang pesat. Bukan hanya sekadar hiburan, stand-up comedy kini menjadi wadah bagi para komika untuk menyuarakan pendapat, mengkritik sosial, dan tentu saja, membuat penontonnya tertawa terpingkal-pingkal. Di tengah […]

  • DPRD Surabaya Soroti Perlunya Distribusi Tenaga Kerja Lebih Merata

    DPRD Surabaya Soroti Perlunya Distribusi Tenaga Kerja Lebih Merata

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 238
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Tubagus Lukman Amin, menyoroti kurang meratanya distribusi tenaga kerja, baik ASN (Aparatur Sipil Negara) maupun non-ASN, di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Pahlawan. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, mengungkapkan, setelah melakukan kunjungan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Surabaya dan […]

  • Pelatihan Darurat Medis 2025 RSUP Kemenkes Surabaya: Tingkatkan Sistem Penanganan Darurat Nasional

    Pelatihan Darurat Medis 2025 RSUP Kemenkes Surabaya: Tingkatkan Sistem Penanganan Darurat Nasional

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 96
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Workshop dan Simposium ALERT 2025 yang diselenggarakan oleh RSUP Kemenkes Surabaya pada 22–23 November 2025 diikuti oleh 443 peserta dari berbagai institusi kesehatan di Jawa Timur. Kegiatan ilmiah ini berfungsi sebagai media pertukaran pengetahuan, peningkatan keterampilan, serta koordinasi antar profesi kesehatan dalam mengatasi keadaan darurat. Kepala Badan Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, dr. Azhar […]

  • Pemain Surabaya Samator ,Proliga 2026

    Final Four Proliga 2026 Siap Digelar di Surabaya, Delapan Tim Berebut Gelar Juara

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 70
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Final Four Proliga 2026 akan berlangsung di Surabaya pada tanggal 2 hingga 5 April 2026. Kompetisi ini menjadi babak penentuan bagi delapan tim terbaik dari sektor putra dan putri yang siap bertarung memperebutkan gelar juara. Persaingan di ajang ini diprediksi lebih ketat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tim-Tim Kuat yang Berlaga Di sektor putra, juara […]

  • Reses Di Genteng, Ketua Fraksi PDIP Surabaya Disambati Warga Soal Pendirian Sekolah SMPN

    Reses Di Genteng, Ketua Fraksi PDIP Surabaya Disambati Warga Soal Pendirian Sekolah SMPN

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 409
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Kegiatan reses anggota DPRD Kota Surabaya kembali menjadi ajang penting dalam menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Kali ini, Budi Leksono, anggota Komisi B dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, menyerap berbagai keluhan warga saat reses di Kecamatan Genteng, Rabu (14/5/2025). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari reses tahun sidang pertama masa persidangan ketiga […]

expand_less