Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Masih Banyak Pengunjung yang Memilih Pembayaran Tunai di Kawasan Wisata Tunjungan Surabaya

Masih Banyak Pengunjung yang Memilih Pembayaran Tunai di Kawasan Wisata Tunjungan Surabaya

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Penggunaan sistem pembayaran parkir digital di kawasan wisata Tunjungan, Kota Surabaya, masih menjadi pilihan kedua bagi sebagian besar pengunjung. Meskipun pemerintah telah menerapkan kebijakan ini untuk meningkatkan transparansi dan mengurangi parkir liar, banyak pengunjung lebih memilih menggunakan uang tunai.

Alasan Utama Penggunaan Uang Tunai

Salah satu alasan utama pengunjung tetap menggunakan uang tunai adalah kebiasaan. Seorang pengunjung asal Dukuh Pakis, Muhammad Fachrul Misbah, mengatakan bahwa ia selalu membawa uang receh dari rumah untuk keperluan seperti membayar parkir. Menurutnya, uang tunai lebih praktis karena tidak perlu membuka aplikasi atau memperhatikan sinyal internet.

“Saya ke mana-mana selalu membawa uang receh dari rumah. Salah satu keperluannya buat bayar parkir,” ujar Fachrul saat berada di kawasan wisata Tunjungan. Ia hanya menggunakan pembayaran digital jika kehabisan uang receh.

Keterbatasan Akses Teknologi

Selain kebiasaan, ada juga faktor keterbatasan akses teknologi yang membuat pengunjung enggan menggunakan pembayaran digital. Beberapa pengunjung mengeluhkan sulitnya mendapatkan sinyal internet yang stabil, terutama saat berkunjung ke area yang ramai. Hal ini membuat mereka merasa tidak nyaman dalam menggunakan metode pembayaran digital.

Seorang pengunjung lain, Angel (23 tahun), menyampaikan bahwa pembayaran digital membutuhkan sinyal internet. “Kalau pakai uang tunai cepat. Sempat ada kekhawatiran kalau pembayaran digital ada orang tak bertanggung jawab, yang bisa memanipulasi kode Qris,” ujarnya.

Dukungan terhadap Digitalisasi

Meski demikian, beberapa pengunjung tetap mendukung kebijakan digitalisasi. Fachrul mengakui bahwa pembayaran digital dapat mengurangi parkir liar dan memberikan transparansi. Namun, ia menyarankan agar pemerintah lebih memperhatikan masyarakat yang tidak memiliki akses ke layanan mobile banking, terutama para lansia.

“Harapan saya kebijakan pembayaran lebih dimatangkan, lebih dirapikan. Saya mendukung kebijakan tersebut karena sekarang teknologi terus berkembang,” tambah Angel.

Tantangan dalam Penerapan Digitalisasi

Penerapan sistem pembayaran digital di kawasan wisata Tunjungan juga menghadapi tantangan. Salah satunya adalah kurangnya kesadaran masyarakat akan manfaat digitalisasi. Selain itu, ada juga keluhan dari petugas juru parkir yang merasa kesulitan dalam mengadaptasi sistem baru.

Beberapa petugas bahkan masih menerima pembayaran tunai meskipun kawasan tersebut sudah memiliki sistem digital. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan digitalisasi belum sepenuhnya optimal.

Masa Depan Pembayaran Parkir Digital

Meski ada tantangan, pemerintah dan pengelola kawasan wisata Tunjungan tetap berkomitmen untuk terus mengembangkan sistem pembayaran digital. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengunjung.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Budaya Lokal yang Menjadi Pusat Perhatian di Kabupaten Dompu

    Budaya Lokal yang Menjadi Pusat Perhatian di Kabupaten Dompu

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 120
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kabupaten Dompu, yang kini genap berusia 210 tahun, terus memperkuat identitas budayanya melalui berbagai inisiatif yang menonjolkan kekayaan tradisi masyarakat setempat. Salah satu contohnya adalah tenunan Muna Paa, yang kini menjadi ikon utama dalam pawai budaya dan acara perayaan lokal. Tenunan ini tidak hanya menjadi simbol kebanggaan masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu aset budaya […]

  • Kapolrestabes Surabaya Tegaskan Komitmen Polri Dukung Hak Pekerja

    Kapolrestabes Surabaya Tegaskan Komitmen Polri Dukung Hak Pekerja

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 228
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan memimpin Apel Kebangsaan di lapangan A Mapolrestabes Surabaya bersama perwakilan serikat pekerja dari berbagai elemen di Surabaya. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan komitmen Polri untuk tegak lurus menjalankan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, dalam membantu para pekerja atau buruh memperjuangkan dan mendapatkan hak-hak mereka […]

  • SWI Sidoarjo Teguhkan Peran Sosial Lewat Kerja Bakti Lingkungan

    SWI Sidoarjo Teguhkan Peran Sosial Lewat Kerja Bakti Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 102
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Memasuki usia ke-3 tahun, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Kabupaten Sidoarjo meneguhkan peran sosialnya melalui kegiatan kerja bakti lingkungan. Aksi bersih-bersih sampah digelar di kawasan Perum Citra Surya Mas (CSM), Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Jumat (13/2/2026), Bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80. Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari […]

  • Lomba Melamun di Kota Gede Viral: Putri Duyung Dispenser Ternyata Seorang Musisi

    Lomba Melamun di Kota Gede Viral: Putri Duyung Dispenser Ternyata Seorang Musisi

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 246
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah lomba unik bertajuk Lomba Melamun yang digelar oleh Lokanusa Kota Gede, berkolaborasi dengan Tamasya Karsa dan lifeatkotagede di Yogyakarta pada Senin 18/08/2025 kemarin mendadak viral di media sosial. Salah satu peserta mencuri perhatian publik karena hadir dengan kostum nyentrik: putri duyung dari dispenser air.  Video dan foto keikutsertaannya ramai dibagikan netizen, membuat […]

  • Puting Beliung Hantam Balas Krumpik, DPRD Apresiasi Respon Cepat Pemkot Surabaya

    Puting Beliung Hantam Balas Krumpik, DPRD Apresiasi Respon Cepat Pemkot Surabaya

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 350
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sekretaris Komisi C DPRD Surabaya, Alif Iman Waluyo, memberikan apresiasi atas respon cepat Pemkot Surabaya dalam menangani dampak angin puting beliung yang menerjang Balas Krumpik, Minggu (5/1/2025). Lebih dari 20 rumah di tiga RT mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap. “Berita masuk minggu sore, alhamdulillah senin pemkot dan dinas terkait langsung responsif. Tidak […]

  • Soto dan Sego Boranan, Kuliner Tradisional Lamongan yang Legendaris dan Menggugah Rindu

    Soto dan Sego Boranan, Kuliner Tradisional Lamongan yang Legendaris dan Menggugah Rindu

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 223
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Lamongan, sebuah kabupaten di Jawa Timur tidak hanya dikenal sebagai Kota Soto, tetapi juga memiliki berbagai macam masakan tradisional yang terkenal dan telah diturunkan dari generasi ke generasi. Setiap masakan khas Lamongan memiliki keunikan masing-masing. Mulai dari lauk yang lezat hingga camilan manis, semuanya telah diwariskan secara turun-temurun, tetap diminati, dan menjadi bagian tak […]

expand_less