Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Pemkot Surabaya Janjikan Solusi Banjir Simo-Tanjungsari Mulai 2026

Pemkot Surabaya Janjikan Solusi Banjir Simo-Tanjungsari Mulai 2026

  • account_circle Shinta ms
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMPemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan penanganan banjir di kawasan Simo hingga Tanjungsari menjadi salah satu prioritas utama pada tahun 2026.

Langkah ini diambil menyusul masih seringnya wilayah tersebut tergenang saat hujan deras, yang berdampak pada aktivitas warga dan fasilitas umum.

Sejumlah titik rawan banjir langsung menjadi prioritas penanganan, sekaligus masuk dalam rencana penanganan bertahap sepanjang tahun 2026.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa banjir di kawasan Simo merupakan persoalan menahun yang membutuhkan penanganan menyeluruh. Menurutnya, wilayah Simo Kalangan dan Simo Hilir selama bertahun-tahun memang belum tersentuh penanganan komprehensif. 

Saat ini, langkah darurat dilakukan dengan mengerahkan kendaraan berkemampuan khusus untuk penyedotan genangan milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), yang didukung armada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya.

“Banjir di kawasan Simo ini memang sudah lama terjadi. Untuk sementara masih kita tangani dengan mobil pompa PMK dan penanganan Simo Kalangan baru akan kita mulai secara bertahap pada tahun 2026,” jelasnya pada Selasa (6/1/2026).

Sementara itu, genangan yang sempat terjadi di Jalan Mayjen Sungkono,  kata Wali Kota Eri, hanya berada di satu sisi jalan, tepatnya di sisi selatan atau sisi sungai.

Kondisi tersebut terjadi karena pintu air sengaja ditutup menyusul curah hujan yang sangat deras. Aliran air yang terlalu kuat menyebabkan saluran lama di kawasan Pakis, khususnya Pakis 1B, ambrol.

“Kalau pintu air tidak kita tutup, wilayah Pakis bisa tenggelam. Maka kita alihkan sementara genangan ke badan jalan di Mayjen Sungkono, itu pun hanya satu sisi. Sisi lainnya aman, dan ketika hujan reda, air cepat surut,” kata dia.

Saat hujan ekstrem di wilayah barat Surabaya, aliran air yang sangat deras juga menyebabkan plengsengan lama di kawasan Pakis jebol dan tidak mampu menahan debit air.

“Oleh karena itu, Pemkot Surabaya merencanakan pembangunan rumah pompa baru yang mengalirkan air ke arah Gunungsari dan Ronggolawe, dengan penganggaran pada tahun 2026,” tuturnya.

Ia menambahkan, langkah penutupan pintu air tersebut merupakan upaya darurat agar kawasan permukiman tidak terdampak lebih parah.

Berdasarkan informasi dari BMKG, fenomena siklon tropis turut memengaruhi Surabaya sehingga intensitas hujan menjadi jauh lebih tinggi dari biasanya. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.

“Ke depan, Pemkot Surabaya memfokuskan penanganan banjir tahun 2026 di sejumlah kawasan, antara lain Simo Kalangan, Simo Hilir, Simo Rejo A, Simo Rejo 1A dan 1B, serta Tanjungsari,” imbuhnya.

Ia mencontohkan, penanganan banjir di kawasan Simo Kalangan memerlukan waktu panjang karena sifatnya menahun, serupa dengan kondisi yang dulu terjadi di Dukuh Kupang dan kini sudah berhasil ditangani.

Untuk kawasan Simo, penanganan akan difokuskan pada pengaturan ulang aliran air dari wilayah hulu. Selama ini, Simo Kalangan menerima limpasan dari berbagai kawasan di atasnya. 

“Penanganan di Petemon telah diselesaikan lebih dulu dengan pembangunan pintu air, sehingga selanjutnya fokus diarahkan ke Simo Kalangan. Beberapa wilayah seperti Pacuan Kuda kini sudah tidak lagi mengalami banjir karena telah tertangani,” ungkapnya.

Selain itu, penanganan sementara di Simo Hilir dilakukan dengan menata kembali area yang seharusnya menjadi bozem.

Bangunan yang berdiri tanpa izin pemanfaatan tanah akan dibongkar dan difungsikan kembali sebagai bozem, seperti yang telah berhasil dilakukan di sisi selatan kawasan masjid. Di sisi timur, boezem baru juga akan dibangun secara bertahap.

“Sedangkan di kawasan Tanjungsari, sungai akan dilebarkan karena saat ini lebarnya menyempit jauh dari kondisi ideal akibat pemanfaatan ruang yang tidak sesuai. Karena tidak memiliki bukti kepemilikan lahan, fungsi sungai akan dikembalikan sebagaimana mestinya,” paparnya.

Di sisi lain, beberapa titik seperti Ketintang telah berhasil ditangani. Namun demikian, percepatan pembangunan rumah pompa di kawasan Ahmad Yani masih dibutuhkan untuk menyelesaikan persoalan banjir di wilayah Injoko Jemursari. “Rumah pompa di Margorejo juga menjadi perhatian karena bangunannya sudah ada, tetapi belum ditunjang saluran yang memadai,” kata dia.

Sejak 2021, Surabaya tercatat memiliki sekitar 350 titik rawan banjir. Hingga saat ini, sekitar 100 titik telah diselesaikan, sementara 250 titik lainnya masih menjadi pekerjaan rumah. Penanganan dilakukan secara bertahap dan berbasis kawasan, termasuk di Jalan Jemursari yang penanganannya melibatkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur karena salurannya merupakan saluran alam dengan bentang cukup panjang.

“Pemkot Surabaya juga menggandeng Pemprov Jatim dan Kementerian PUPR, khususnya untuk pembangunan dan perbaikan saluran di Jalan Jemursari serta jalur menuju Gresik yang hingga kini belum memiliki saluran di sisi kanan dan kiri jalan,” terangnya.

Menurut Wali Kota Eri, permasalahan banjir di Surabaya bukan semata soal anggaran, tetapi juga disebabkan saluran yang tertutup dan ketidaktertiban pembangunan drainase selama puluhan tahun. Banjir tidak hanya dipicu oleh curah hujan tinggi, tetapi juga oleh minimnya saluran di depan bangunan, di mana ukuran saluran untuk rumah tinggal dan rumah usaha pun berbeda.

Untuk itu, Pemkot Surabaya menegaskan bahwa setiap izin bangunan baru wajib dilengkapi saluran drainase. Jika kewajiban ini tidak dipenuhi, izin tidak akan diterbitkan sebagai langkah pencegahan agar persoalan banjir tidak terus berulang.

“Ke depan, setiap bangunan, terutama yang berada di tepi jalan raya, harus memiliki saluran dengan ukuran yang disesuaikan fungsinya, baik untuk rumah tinggal maupun usaha. Hal ini akan terus disosialisasikan, karena jika seluruh beban penanganan diserahkan kepada pemerintah, anggaran tidak akan mencukupi,” pungkasnya. (sms)

  • Penulis: Shinta ms

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolri Hadiri Kompolnas Award: Polri Tak Antikritik, Komitmen Terus Perbaiki Diri!

    Kapolri Hadiri Kompolnas Award: Polri Tak Antikritik, Komitmen Terus Perbaiki Diri!

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 244
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa, Polri bukanlah institusi yang antikritik. Korps Bhayangkara selalu menerima saran dan masukan untuk dijadikan bahan evaluasi guna menjadi polisi yang diharapkan serta dicintai oleh rakyat. Hal tersebut disampaikan Sigit saat memberikan sambutan dan menyerahkan penghargaan di acara Kompolnas Award tahun 2025 di Hotel Merlyn Park, KH. […]

  • Tragis! AFP Jatim Minta Kasus Siswa Cedera Dibanting Pelatih Diusut

    Tragis! AFP Jatim Minta Kasus Siswa Cedera Dibanting Pelatih Diusut

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 252
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Federasi futsal Jawa Timur mengecam keras aksi kekerasan yang terjadi dalam pertandingan futsal tingkat sekolah dasar yang mengakibatkan seorang siswa terluka. Insiden Futsal SD Berujung Cedera: AFP Jatim Bersuara Keras Sekretaris Asosiasi Futsal Provinsi Jawa Timur (AFP Jatim), Azhar Kahfi, menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus mengutuk keras insiden yang menimpa BAIM (11), siswa kelas […]

  • Armuji Serahkan Penghargaan kepada 68 Pemuda Surabaya: “Kalian Bukan Pelengkap Sejarah, Tapi Penentu Sejarah Berikutnya”

    Armuji Serahkan Penghargaan kepada 68 Pemuda Surabaya: “Kalian Bukan Pelengkap Sejarah, Tapi Penentu Sejarah Berikutnya”

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 234
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam suasana penuh khidmat dan semangat kebangsaan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di halaman Balai Kota Surabaya, Selasa (28/10/2025). Momen bersejarah ini menjadi istimewa karena Pemkot Surabaya turut memberikan penghargaan kepada 68 pemuda dan pemudi berprestasi yang telah mengharumkan nama Kota Pahlawan di berbagai bidang. Penghargaan diserahkan […]

  • Thomas Frank, Tottenham Hotspur

    Thomas Frank Yakin Dukungan Penuh dari Pemilik Tottenham Hotspur, Ungkap Kondisi Masa Depannya

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 143
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pelatih Tottenham Hotspur, Thomas Frank, menegaskan bahwa ia memiliki keyakinan penuh terhadap dukungan yang diberikan oleh pemilik klub meskipun menghadapi performa yang tidak memuaskan. Meski baru saja bergabung dengan tim pada musim panas, Frank telah menghadapi tiga kekalahan beruntun, kebobolan total 11 gol, dan hanya meraih satu kemenangan dari tujuh pertandingan terakhirnya di semua […]

  • Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Surabaya: Solusi untuk Pemenuhan Gizi Anak Sekolah

    Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Surabaya: Solusi untuk Pemenuhan Gizi Anak Sekolah

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 143
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Program Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang beroperasi di Surabaya menjadi salah satu inisiatif penting dalam memastikan kebutuhan gizi anak-anak sekolah terpenuhi. Sejak November 2025, ribuan siswa telah mendapatkan makanan bergizi secara rutin setiap hari. Inisiatif ini tidak hanya membantu meningkatkan kesehatan dan kinerja belajar siswa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam […]

  • Eindhoven , Eredivisie

    Permainan Dramatis di Eindhoven Mengubah Klasemen Eredivisie

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 147
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Feyenoord dan PSV di stadion Philips van Basten, Eindhoven, menjadi salah satu laga paling menarik dalam sejarah Eredivisie. Dalam pertandingan yang digelar pada hari Minggu, 1 Februari 2026, Feyenoord harus menerima kekalahan telak dengan skor 3-0. Hasil ini membuat posisi Feyenoord semakin terpuruk di klasemen sementara, sementara PSV memperkuat posisi mereka sebagai […]

expand_less