Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Parkir Digital Resmi Diterapkan, Posisi Tukang Parkir Terancam Hilang Mulai 2026

Parkir Digital Resmi Diterapkan, Posisi Tukang Parkir Terancam Hilang Mulai 2026

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM Sistem parkir di Kota Surabaya bakal mengalami perubahan besar. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi mewajibkan pembayaran parkir digital nontunai menggunakan e-toll atau e-money, yang secara tidak langsung berpotensi menghapus peran tukang parkir konvensional di berbagai titik.

Kebijakan ini akan diterapkan secara bertahap, dimulai dari lokasi usaha yang membayar pajak parkir, hingga parkir tepi jalan umum (TJU) mulai Januari 2026.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa digitalisasi parkir merupakan kunci utama menciptakan transparansi pendapatan, sekaligus menutup celah kebocoran retribusi.

“Kami sudah menyampaikan instruksi kepada seluruh pengusaha yang memungut pajak parkir bahwa sistem parkir mereka harus beralih ke digital,” tegas Eri, Selasa (9/12/2025).

Parkir Digital Jadi Syarat Wajib Perizinan Usaha

Aturan ini berlaku untuk seluruh tempat usaha di Surabaya. Bagi usaha baru, sistem parkir digital menjadi syarat mutlak perizinan. Sementara bagi usaha lama yang selama ini membayar pajak parkir, diwajibkan segera meninggalkan sistem manual.

“Sistem parkir digital ini ada dua pilihan, menggunakan palang otomatis atau pembayaran nontunai dengan e-money atau e-toll,” jelas Eri.

Dengan sistem ini, proses parkir tidak lagi bergantung pada interaksi langsung antara pengguna dan tukang parkir, melainkan sepenuhnya berbasis alat dan sistem elektronik.

Digitalisasi parkir ini secara perlahan menggeser peran tukang parkir manual yang selama ini menjadi wajah perparkiran Surabaya. Dengan pembayaran otomatis dan palang digital, fungsi penarikan uang secara langsung praktis tidak lagi dibutuhkan.

Meski demikian, Pemkot Surabaya menyatakan tujuan utama kebijakan ini bukan untuk mematikan mata pencaharian, melainkan untuk menciptakan kejelasan pendapatan dan pembagian hasil yang adil bagi para petugas.

“Nontunai ini esensinya untuk memberikan kejelasan kepada petugas parkir agar uang yang mereka dapatkan itu jelas. Dengan adanya kejelasan pemasukan, pembagiannya pun jadi transparan dan adil,” kata Eri.

Sebelumnya, Pemkot Surabaya sempat menerapkan pembayaran parkir menggunakan QRIS. Namun, implementasinya dinilai belum maksimal karena masih rendahnya kebiasaan masyarakat membayar digital untuk nominal kecil.

“Waktu itu masyarakat berpikir, masa bayar parkir Rp5.000 pakai QRIS. Akhirnya banyak yang tetap memilih bayar tunai. Karena itu, sekarang kita fokus ke e-toll dulu,” ungkapnya.

Dari pengalaman tersebut, Pemkot memilih strategi yang lebih matang dengan menggandeng Bank Mandiri sebagai mitra penyedia perangkat pembayaran.

Pemkot Surabaya juga tidak main-main dalam penerapan kebijakan ini. Sanksi akan diberlakukan, tidak hanya untuk operator parkir, tetapi juga bagi masyarakat yang menolak membayar parkir secara nontunai.

“Kalau sistem nontunai sudah diterapkan lalu warga menolak karena tidak bawa kartu dan ingin bayar cash, itu akan dikenakan denda,” tegas Eri.

Ia menekankan bahwa keberhasilan sistem ini bergantung pada kepatuhan semua pihak, baik petugas maupun pengguna parkir.

Target Tuntas Awal 2026

Setelah seluruh tempat usaha menerapkan sistem parkir digital, Pemkot Surabaya akan memperluasnya ke parkir tepi jalan umum.

Sosialisasi akan digencarkan di awal tahun 2026, dengan target implementasi penuh sejak Januari.

Eri optimistis kebijakan ini akan mendapat dukungan dari seluruh pihak, termasuk paguyuban parkir.

“Di Surabaya ini semua mencari rezeki. Jangan sampai kita bertengkar hanya karena parkir. Insyaallah kebijakan ini mulai efektif Januari 2026,” pungkasnya. (sms)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Razia Balon Liar, 16 Orang Diamankan

    Razia Balon Liar, 16 Orang Diamankan

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 282
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Resor (Polres) Tulungagung bersama jajaran Polsek dan dukungan personel TNI serta petugas PLN menggelar razia balon udara liar pasca Lebaran 2025. Hasilnya, sebanyak 39 balon udara berhasil diamankan dari berbagai wilayah di Kabupaten Tulungagung, dan 16 orang terduga pelaku turut diamankan.(10/04/25) Razia tersebut digelar menyusul laporan masyarakat dan viralnya insiden balon udara […]

  • Aksi Keluarga Toretto Kembali Menggebrak Layar Lebar, Ini Sinopsis Film F9 The Fast Saga

    Aksi Keluarga Toretto Kembali Menggebrak Layar Lebar, Ini Sinopsis Film F9 The Fast Saga

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 207
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Film F9: The Fast Saga kembali hadir di layar lebar melalui Bioskop Trans TV. Pemirsa akan disajikan adegan aksi yang menggemparkan, memperkuat tema keluarga yang selalu menjadi inti dari waralaba Fast & Furious. Film ini tayang pada Selasa, 30 Desember 2025, pukul 20.00 WIB. Waralaba yang Tak Pernah Redup Waralaba Fast & Furious telah […]

  • Ketua KPU Sidoarjo Tegas Bantah Tuduhan Konsumsi Minuman Keras

    Ketua KPU Sidoarjo Tegas Bantah Tuduhan Konsumsi Minuman Keras

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Ketua KPU Sidoarjo, Fauzan Adhim, membantah tuduhan bahwa dirinya telah mengonsumsi minuman keras sebagaimana yang dituduhkan dalam foto yang beredar di media sosial. Ia menegaskan bahwa dalam foto tersebut, dirinya hanya menikmati kopi. “Saya hanya minum kopi, di depan saya ada meja, dan gelas kopi itu jelas terlihat. Tidak ada minuman keras di […]

  • Deretan 20 artis Indonesia yang kehilangan orang tuanya di tahun 2025

    Deretan 20 artis Indonesia yang kehilangan orang tuanya di tahun 2025

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 267
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tahun 2025 penuh pasang surut bagi beberapa orang, termasuk para artis Indonesia. Ada yang menyambut anggota keluarga baru, ada juga yang harus kehilangan anggota keluarganya untuk selamanya. Seperti beberapa artis berikut ini yang ditinggal oleh orang tuanya. Meski merasa kehilangan dan terpukul, mereka tampak berusaha mengikhlaskan. Beberapa juga tak sempat menemani orang tua di […]

  • Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, Peran Restorative Justice dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

    Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, Peran Restorative Justice dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 165
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Restorative justice, atau keadilan restoratif, kini menjadi fokus utama dalam penanganan kasus tudingan ijazah palsu terhadap Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Dua tersangka, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, telah mengajukan permohonan untuk mempercepat proses hukum melalui pendekatan ini. Proses ini bertujuan untuk menciptakan solusi yang lebih manusiawi dan berfokus pada pemulihan hubungan […]

  • Krisis Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Memuncak, Mimik Akan Laporkan Subandi ke Kemendagri

    Krisis Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Memuncak, Mimik Akan Laporkan Subandi ke Kemendagri

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Konflik Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Memicu Kekhawatiran DIAGRAMKOTA.COM – Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi dan Mimik Idayana, yang baru berjalan selama setahun, kini dihadapkan pada situasi yang memicu kekhawatiran. Isu ketidakharmonisan antara keduanya semakin menguat setelah Wakil Bupati berencana melaporkan Bupati ke Kementerian Dalam Negeri. Pasangan yang dilantik pada 20 Februari 2025 ini […]

expand_less