Tiang Rambu Lalu Lintas di Depan Satpas Colombo Surabaya Dicuri, Aksi Mencurigakan Viral di Media Sosial
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRMAKOTA.COM – Pencurian fasilitas lalu lintas kembali terjadi di Surabaya. Kali ini, tiang rambu lalu lintas di depan Satuan Pelayanan Administrasi SIM (Satpas) Colombo, Jalan Ikan Kerapu, Perak Barat, Kecamatan Krembangan, dicuri oleh pelaku. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan infrastruktur publik di kota tersebut.
Aksi Terekam dan Viral di Media Sosial
Kejadian pencurian berlangsung pada Minggu (31/5). Aksi dua orang yang menghancurkan beton penyangga besi rambu lalu lintas direkam warga dan langsung viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat kedua pelaku bertindak santai meskipun lokasinya berada di depan kantor pelayanan kepolisian. Tindakan mereka menunjukkan ketidakpedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Dishub Surabaya Tanggapi dengan Serius
Plt Kepala Dishub Surabaya Trio Wahyu Bowo mengonfirmasi kejadian ini. Menurutnya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk segera menangkap pelaku. “Pasti akan kami laporkan semua terkait tindak pelanggaran hukum yang ada maupun pencurian, mau kabel PJU, mau rambu, mau yang lainnya semuanya lah,” ujar Trio kepada wartawan.
Berdasarkan hasil pemantauan, pelaku mengambil satu unit tiang penyangga rambu larangan parkir. Beton yang menopang besi rambu tersebut dihancurkan, kemudian besinya dibawa kabur.
Kasus Serupa Pernah Terjadi
Ini bukan pertama kalinya aksi pencurian prasarana lalu lintas terjadi di Surabaya. Bulan Mei lalu, perangkat traffic light di Jalan Pegirian hilang akibat pencurian. Akibatnya, lampu lalu lintas di kawasan tersebut padam total dan menyebabkan kemacetan parah.
Imbauan untuk Masyarakat
Trio mengimbau masyarakat agar melapor ke Command Center 112 Surabaya atau Hotline Wali Kota Surabaya, Lapor Cak Eri, jika menemukan aksi serupa. “Kami mendukung penuh semua aduan yang warga kota atau Bapak-bapak, Ibu-ibu atau Cak dan Ning yang melaporkan melalui hotline, melalui 112, pasti kami tindak lanjuti,” pesannya.
Peningkatan Pengawasan dan Teknologi
Kabid Lalu Lintas Dishub Surabaya, Beta Ramadhani, menjelaskan bahwa pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap sarana prasarana lalu lintas. “Kita harapkan ada penambahan-penambahan CCTV yang bisa memantau semua peralatan-peralatan maupun sarana-prasarana kita,” ujarnya.
Selain itu, Dishub juga sedang menyusun software atau aplikasi untuk memantau sarpas di beberapa titik. “Jadi misalkan ada yang hilang atau mungkin ada yang copot semua bisa dilaporkan secara online. Jadi supaya bisa lebih cepat penanganannya,” tambahnya.
Langkah Preventif untuk Keamanan Infrastruktur
Dengan kasus-kasus seperti ini, penting bagi pemerintah dan instansi terkait untuk terus meningkatkan pengawasan dan penggunaan teknologi dalam menjaga keamanan infrastruktur publik. Tindakan preventif tidak hanya membantu mencegah pencurian, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pemerintahan.***

>

Saat ini belum ada komentar