Wow HJKS ke-733! Naik Suroboyo Bus dan Parkir Resmi Hanya Rp733
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 23 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Suasana di dalam Bus Suroboyo (dk)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya menghadirkan program spesial bertajuk “Ayo Nggawe QRIS” dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733. Melalui program tersebut, masyarakat cukup membayar Rp733 untuk menikmati layanan transportasi umum dan parkir resmi menggunakan sistem pembayaran digital QRIS pada Minggu (31/5/2026).
Program ini merupakan hasil kolaborasi Pemkot Surabaya bersama Bank Indonesia, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, serta sejumlah operator layanan publik sebagai bagian dari upaya memperluas penggunaan transaksi non tunai di ruang publik.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, mengatakan promo tersebut menjadi momentum untuk mempercepat transformasi digital sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam mengakses layanan publik.
“Momentum Hari Jadi Kota Surabaya ke-733 kami manfaatkan untuk mengajak masyarakat semakin terbiasa menggunakan transaksi non tunai melalui QRIS. Selain lebih praktis dan cepat, sistem ini juga mendukung tata kelola layanan publik yang lebih modern dan transparan,” ujarnya.
Menurut Trio, peringatan HJKS tahun ini tidak hanya menjadi ajang perayaan ulang tahun kota, tetapi juga sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui program Bayar Cuma Rp733 untuk layanan Suroboyo Bus, Wirawiri Suroboyo, hingga puluhan titik parkir resmi, pemerintah ingin menghadirkan stimulus sekaligus edukasi tentang kemudahan transaksi digital menggunakan QRIS,” katanya.
Berlaku untuk Suroboyo Bus dan Wirawiri Suroboyo
Tarif spesial Rp733 berlaku khusus pada 31 Mei 2026 dengan metode pembayaran menggunakan QRIS pada layanan yang telah ditentukan.
Masyarakat dapat memanfaatkan promo tersebut saat menggunakan layanan transportasi publik andalan Kota Surabaya, yakni Suroboyo Bus dan Wirawiri Suroboyo.
Program ini diharapkan mampu mendorong peningkatan minat warga menggunakan transportasi umum sekaligus memperkenalkan sistem pembayaran digital yang lebih praktis dan aman.
Puluhan Titik Parkir Resmi Ikut Promo
Tak hanya transportasi umum, tarif parkir Rp733 juga diberlakukan di berbagai lokasi parkir resmi yang dikelola pemerintah.
Beberapa lokasi yang masuk dalam program promo antara lain Balai Pemuda, Convention Hall, Lapangan Hockey, Lapangan Thor, Mangrove Gunung Anyar, Hitech Mall, RSUD Eka Chandrarini, Siola, Taman Harmoni, Taman Prestasi, THP Kenjeran, dan kawasan Wisata Tugu Pahlawan.
Selain itu, promo juga berlaku di sejumlah fasilitas park and ride seperti Adityawarman, Arif Rahman Hakim, Genteng Kali, Kertajaya, hingga Mayjen Sungkono.
Masyarakat juga dapat menikmati tarif khusus tersebut di area Parkir Bus Wisata Religi Ampel, Pasar Karah, Pasar Nambangan, Wisata Taman Bulak, Gedung Wanita Kalibokor, Surabaya Expo Center (SUBEC), serta kawasan Gelora Bung Tomo.
Sementara untuk parkir tepi jalan umum, promo tersedia di beberapa ruas jalan strategis seperti Jalan Sedap Malam, Jalan Jimerto, Jalan Taman Bungkul, Jalan Serayu, dan Jalan Progo. Adapun layanan valet yang ikut dalam program ini tersedia di kawasan Parkir Valet Tunjungan.
HJKS ke-733 Dorong Ekosistem Kota Cerdas
Trio menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkot Surabaya dalam membangun ekosistem kota cerdas (smart city) yang didukung layanan publik berbasis digital.
“Kami ingin masyarakat merasakan pengalaman layanan publik yang lebih mudah, efisien, dan kekinian. Harapannya penggunaan QRIS semakin meluas dalam aktivitas sehari-hari warga Surabaya,” jelasnya.
Ia berharap program ini tidak hanya menghadirkan kemeriahan perayaan HJKS ke-733, tetapi juga mempercepat adopsi pembayaran digital di sektor transportasi dan perparkiran.
“Program ini bukan hanya bentuk apresiasi kepada masyarakat dalam momentum HJKS, tetapi juga bagian dari edukasi penggunaan pembayaran digital di sektor transportasi dan parkir,” pungkasnya.***

>
