Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Kabel FO di Surabaya Terbongkar, DPRD Temukan Pelanggaran Izin dan Tunggakan Miliaran Rupiah

Kabel FO di Surabaya Terbongkar, DPRD Temukan Pelanggaran Izin dan Tunggakan Miliaran Rupiah

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kabel fiber optik (Kabel FO) yang semrawut di Kota Surabaya akhirnya menjadi sorotan utama. Masalah ini tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga menimbulkan dugaan pelanggaran izin serta tunggakan sewa lahan yang mencapai Rp4,9 miliar. Temuan ini terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi B DPRD Kota Surabaya yang digelar pada Senin (4/5/2026).

Dugaan Pelanggaran Izin dan Penyelundupan Kabel

Komisi B DPRD Surabaya mengungkap bahwa saat ini terdapat sekitar 30 perusahaan yang memiliki izin pemasangan kabel, baik melalui jalur udara maupun bawah tanah. Namun, kondisi di lapangan justru menunjukkan pemasangan kabel yang melebihi kapasitas izin.

“Kalau ditemukan tidak sesuai dengan izin, akan langsung kita putus,” tegas Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Mohammad Faridz Afif.

Dalam pengawasan yang dilakukan, Komisi B menemukan sejumlah pola pelanggaran yang cukup mencolok. Salah satunya adalah praktik “numpang jalur”, di mana perusahaan tanpa izin menyisipkan kabel pada jaringan milik provider lain yang resmi. Akibatnya, kabel menumpuk dan terlihat semrawut di berbagai titik kota. Selain itu, ada juga dugaan manipulasi volume pemasangan. Beberapa perusahaan disebut hanya mengantongi izin terbatas, namun di lapangan memasang kabel jauh lebih panjang dari ketentuan.

Tunggakan Sewa Lahan yang Mengkhawatirkan

Selain masalah teknis, masalah administrasi juga menjadi sorotan. Berdasarkan data yang dipaparkan, terdapat lima perusahaan besar yang memiliki tunggakan pembayaran sewa lahan dengan total mencapai Rp4,9 miliar. Dana tersebut merupakan kewajiban atas penggunaan Barang Milik Daerah (BMD) milik Pemerintah Kota Surabaya. Ironisnya, sejumlah perusahaan berdalih masih menunggu tagihan resmi dari pemerintah daerah.

Padahal, sesuai Perda Nomor 5 Tahun 2017 tentang Penataan Utilitas, pembayaran seharusnya dilakukan secara proaktif sebelum masa izin berakhir. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara aturan yang ada dan implementasinya di lapangan.

Reaksi DPRD dan Tindakan yang Diambil

Menyadari betapa seriusnya masalah ini, DPRD Surabaya memberikan teguran keras kepada para penyedia layanan. Mereka menilai perusahaan-perusahaan tersebut tidak tertib dalam pengelolaan jaringan utilitas. Selain itu, DPRD juga meminta agar penegakan hukum dilakukan terhadap perusahaan yang melanggar aturan.

Faridz Afif menegaskan bahwa komisi akan terus melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap seluruh perusahaan yang terlibat. Ia juga meminta pemerintah daerah untuk segera menyelesaikan masalah tunggakan sewa lahan yang telah lama terjadi.

Potensi Bahaya bagi Warga

Kabel FO yang semrawut tidak hanya mengganggu keindahan kota, tetapi juga membahayakan warga. Jika tidak segera ditangani, kabel-kabel yang tidak teratur bisa menyebabkan kecelakaan, seperti tersengat listrik atau terjatuhnya kabel dari tiang.

Selain itu, kondisi ini juga dapat memicu gangguan pada layanan internet dan komunikasi. Dengan jumlah perusahaan yang banyak dan pengelolaan yang tidak terkoordinasi, risiko kerusakan jaringan semakin tinggi.

Langkah Kedepan untuk Menata Kabel FO

Untuk mengatasi masalah ini, DPRD Surabaya menyarankan pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi terhadap semua perusahaan yang terlibat. Selain itu, perlu adanya koordinasi yang lebih baik antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.

Pemerintah juga diminta untuk meningkatkan pengawasan dan memberikan sanksi tegas kepada perusahaan yang terbukti melanggar aturan. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kabel FO di Surabaya dapat dikelola dengan lebih baik dan aman.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendikdasmen Apresiasi Umsida Buka Prodi Baru Magister dan Perogram pendidikan profesi guru

    Mendikdasmen Apresiasi Umsida Buka Prodi Baru Magister dan Perogram pendidikan profesi guru

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 250
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Abdul mu’ti Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah mengapresiasi langkah Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) yang telah meresmikan dua program studi baru, yaitu Program Magister Pendidikan Dasar dan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan pada Sabtu (10/05). Menurut Abdul mu’ti, peluncuran dua program ini berkaitan langsung dengan arah kebijakan kementerian, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup […]

  • Jonatan Christie

    Jonatan Christie Sukses Melangkah ke Babak Perempat Final Malaysia Open 2026

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 130
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jonatan Christie, salah satu atlet bulu tangkis terbaik Indonesia, berhasil melanjutkan perjalanannya di Malaysia Open 2026. Dalam pertandingan babak 16 besar yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Jojo – sapaan akrab Jonatan – menghadapi lawan dari negara tuan rumah, Leong Jun Hao. Pertandingan ini menjadi momen penting bagi atlet asal Indonesia dalam menunjukkan […]

  • Bupati Mojokerto Dorong Kemandirian Keuangan Daerah, Kurangi Ketergantungan pada Dana Pusat

    Bupati Mojokerto Dorong Kemandirian Keuangan Daerah, Kurangi Ketergantungan pada Dana Pusat

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Kebijakan Fiskal Mojokerto yang Berfokus pada Kemandirian Daerah DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Mojokerto, di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Albarraa, menempatkan kebijakan fiskal sebagai prioritas utama. Tujuannya adalah untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah dengan berbagai inisiatif seperti pengoptimalan Pendapatan Asli Daerah (PAD), efisiensi belanja birokrasi, serta peningkatan transparansi pengelolaan keuangan. Kebijakan ini diambil sebagai antisipasi terhadap perubahan […]

  • Pemdes Bakungtemenggungan Sidoarjo Dorong Kesadaran Pajak Warga Melalui Gebyar Pengundian Hadiah

    Pemdes Bakungtemenggungan Sidoarjo Dorong Kesadaran Pajak Warga Melalui Gebyar Pengundian Hadiah

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – pemerintah Desa Bakungtemenggungan kecamatan Balongbendo kabupaten Sidoarjo, Abu Daud, S.Ars, menggelar acara gebyar pengundian kupon dorprize pada Sabtu malam (5/10/2024) di halaman Balai Desa. Acara ini bertujuan untuk mengajak warga lebih taat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) P2, dengan memberikan apresiasi kepada mereka yang telah memenuhi kewajibannya.   Dalam acara tersebut, […]

  • Polsek Taman Tinjau Ketahanan Pangan Budidaya Lele di Desa Krembangan

    Polsek Taman Tinjau Ketahanan Pangan Budidaya Lele di Desa Krembangan

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 273
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polsek Taman melalui Bhabinkamtibmas Desa Krembangan melaksanakan kegiatan pemantauan perkembangan program Pekarangan Pangan Bergizi di wilayah Dusun Jenek Wetan, RT 10 RW 02, Desa Krembangan, Kecamatan Taman, pada Jumat (30/5/2025). Fokus pemantauan kali ini adalah pada pemanfaatan lahan pekarangan warga untuk budidaya ikan lele, sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan Polresta Sidoarjo […]

  • Investor Asing, IHSG

    Investor Asing Kembali Tertarik pada Sektor Keuangan dan Komoditas

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 121
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Investor asing kembali menunjukkan ketertarikan yang kuat terhadap pasar modal Indonesia, khususnya di sektor keuangan dan komoditas. Pada awal tahun 2026, aliran dana asing mencatatkan peningkatan signifikan, dengan net buy mencapai Rp2,04 triliun selama periode 5-9 Januari 2026. Angka ini menunjukkan bahwa investor global mulai memperhatikan potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia dan stabilitas pasar saham. […]

expand_less