Pelantikan Ketua DPRD Surabaya 6 Mei: Kesiapan Syaifuddin Zuhri untuk Mengisi Kekosongan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 7 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Syaifudin Zuhri.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Syaifuddin Zuhri, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya untuk periode 2024–2029, akan segera dilantik sebagai Ketua DPRD Surabaya. Pelantikan ini digelar dalam Rapat Paripurna yang akan berlangsung pada Rabu (6/5/2026) di kantor DPRD Surabaya Jl Yos Sudarso. Pengangkatan ini dilakukan setelah almarhum Adi Sutarwijono, mantan ketua DPRD, meninggal dunia pada 10 Februari 2026.
Proses Pelantikan dan Penyusunan Jadwal
Pengambilan sumpah dan janji sebagai ketua DPRD Surabaya akan dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Proses ini merupakan bagian dari agenda paripurna yang juga mencakup penyampaian keputusan terkait penempatan Anas Karno dalam alat kelengkapan dewan (AKD).
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai, menjelaskan bahwa SK gubernur Jawa Timur sudah diterima dan memastikan posisi Syaifuddin Zuhri sebagai ketua DPRD Surabaya. “Banmus sudah memutuskan jadwal pengambilan sumpah dan janji sebagai ketua DPRD,” ujarnya kepada SURYA.co.id.
Latar Belakang dan Perjalanan Karier
Sebelum menjabat sebagai Sekretaris Komisi A, Syaifuddin pernah menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP dan Ketua Komisi C. Ia juga dikenal sebagai loyalis Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang memiliki latar belakang kuat dalam dunia politik Surabaya.
Pelantikan ini menjadi momen penting bagi Syaifuddin Zuhri, yang diharapkan mampu melanjutkan tugas-tugas kerakyatan yang sempat diemban oleh Adi Sutarwijono. Dalam wawancara sebelumnya, ia menyatakan komitmennya untuk menjaga harmonisasi antara DPRD dan Pemkot Surabaya serta mengutamakan kepentingan rakyat.
Rencana Strategis dan Tantangan
Syaifuddin Zuhri mengungkapkan rencana strategisnya untuk mengakomodasi semua kepentingan 50 anggota DPRD Surabaya. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas fraksi dan partai guna menciptakan suasana yang kondusif dalam proses pengambilan keputusan.
“Kami siap bekerja sama dengan pihak eksekutif dan legislatif untuk memastikan kebijakan yang pro-rakyat,” katanya.
Tanggapan dari Partai Pendukung
PDIP, partai yang memberikan dukungan penuh kepada Syaifuddin Zuhri, meminta seluruh kader untuk tetap tegak lurus dalam menjalankan tugas. Mereka percaya bahwa pengangkatan ini akan membawa perubahan positif dalam kepemimpinan DPRD Surabaya.
Tantangan yang Menghadang
Meski ada harapan besar, Syaifuddin Zuhri juga menghadapi tantangan dalam memimpin DPRD Surabaya. Ia harus menghadapi dinamika politik internal dan menjaga keseimbangan antara kepentingan partai dan kebutuhan masyarakat.
Selain itu, ia juga harus menghadapi tekanan untuk menyelesaikan isu-isu yang masih tertunda, seperti pembangunan infrastruktur dan pengelolaan sumber daya daerah.
Pelantikan Syaifuddin Zuhri sebagai Ketua DPRD Surabaya menandai awal baru dalam kepemimpinan lembaga legislatif kota. Dengan pengalaman dan komitmen yang kuat, ia diharapkan mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan menjaga kepercayaan masyarakat.***

>

Saat ini belum ada komentar