Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Kebijakan Kerja Fleksibel di Surabaya: Mendorong Efisiensi dan Transformasi Birokrasi

Kebijakan Kerja Fleksibel di Surabaya: Mendorong Efisiensi dan Transformasi Birokrasi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya terus berupaya memperbaiki sistem kerja yang lebih modern dan efisien. Salah satu langkah utama adalah penerapan kebijakan kerja fleksibel yang menggabungkan work from office (WFO) dan work from home (WFH). Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta kualitas layanan publik, sekaligus menjawab tantangan zaman dengan pendekatan yang lebih adaptif.

Pemkot Surabaya Berikan Kebebasan Kerja dengan Tanggung Jawab

Kebijakan ini resmi diterapkan melalui Surat Edaran Nomor 57 Tahun 2026, sebagai tindak lanjut dari arahan Kementerian Dalam Negeri. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar perubahan teknis, tetapi bagian dari transformasi budaya kerja birokrasi yang lebih modern. ASN di lingkungan Pemkot Surabaya wajib menjalani WFH setiap Jumat, sambil tetap menjaga disiplin dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas.

“Transformasi ini bukan hanya soal lokasi kerja, tetapi bagaimana kinerja ASN benar-benar berbasis output dan outcome,” ujar Eri Cahyadi. Ia menekankan bahwa fleksibilitas kerja harus diimbangi dengan tanggung jawab tinggi. ASN tetap diwajibkan memenuhi target kinerja, menjaga disiplin, serta aktif merespons arahan pimpinan selama jam kerja.

Sistem Presensi Digital dan Pelaporan Aktivitas

Untuk memastikan kinerja tetap terpantau, Pemkot Surabaya mewajibkan pegawai melakukan presensi digital tiga kali sehari selama WFH. Selain itu, aktivitas kerja harus dilaporkan secara rinci melalui sistem e-performance. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa kerja jarak jauh tidak mengurangi kualitas pengawasan dan evaluasi kinerja.

Sistem ini juga menjadi bagian dari upaya percepatan digitalisasi layanan pemerintahan. Dengan demikian, layanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan meski sebagian pegawai bekerja dari rumah.

Efisiensi dan Lingkungan: Tujuan Kebijakan yang Lebih Luas

Selain efisiensi dalam operasional, kebijakan ini juga memiliki dampak positif terhadap lingkungan. Pengurangan mobilitas ASN diharapkan dapat menekan konsumsi bahan bakar minyak, listrik, air, hingga biaya operasional kantor secara signifikan.

“Efisiensi ini harus terukur. Hasil penghematannya nanti akan dialihkan untuk program prioritas pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujar Eri Cahyadi. Ia juga menekankan pentingnya penggunaan transportasi ramah lingkungan. Setiap hari Selasa, ASN diwajibkan menggunakan kendaraan listrik, transportasi umum, atau sepeda. Pada Jumat, baik WFH maupun WFO, penggunaan moda transportasi non fosil juga dianjurkan.

Perubahan Budaya Kerja yang Menjadi Harapan Masa Depan

Kebijakan kerja fleksibel ini mencerminkan pergeseran paradigma dalam pemerintahan. Dari sistem tradisional yang mengutamakan kehadiran fisik, kini berubah menjadi model kerja yang lebih berbasis hasil dan transparansi. Dengan adanya sistem e-performance, kinerja ASN bisa dinilai secara objektif, tanpa terpengaruh oleh lokasi kerja.

Eri Cahyadi menegaskan bahwa perubahan ini tidak hanya tentang cara kerja, tetapi juga tentang komitmen untuk menjadikan birokrasi yang lebih responsif dan profesional. “Ini adalah langkah penting menuju pemerintahan yang lebih modern dan berkelanjutan,” tambahnya.

Kebijakan kerja fleksibel di Surabaya merupakan langkah strategis untuk memperkuat kinerja birokrasi dan meningkatkan kualitas layanan publik. Dengan sistem presensi digital, pelaporan aktivitas, serta fokus pada efisiensi dan lingkungan, Pemkot Surabaya menunjukkan komitmennya untuk menghadapi tantangan masa depan. Dengan perubahan ini, diharapkan kinerja aparatur sipil negara semakin optimal dan berkontribusi nyata dalam pembangunan kota.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madiun Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Akses Warga Kini Lebih Aman

    Polres Madiun Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Akses Warga Kini Lebih Aman

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 35
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Resor (Polres) Madiun Polda Jatim bekerja sama dengan Pemerintah Desa Purworejo Kecamatan Pilangkenceng merampungkan program nasional renovasi Jembatan Merah Putih Presisi. Jembatan yang merupakan satu – satunya akses antar kecamatan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan dan tampak rapuh karena faktor usia. Selain itu, cat jembatan telah usang, sehingga diperlukan renovasi menyeluruh demi keselamatan […]

  • Tim Natal Nasional

    Tim Natal Nasional Ikut Instruksi Prabowo Terus Antar Bantuan ke Korban Bencana di Medan Hingga ke Warga

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 156
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Tim Natal Nasional terus mengirimkan bantuan logistik untuk korban bencana banjir di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Pengiriman bantuan ini mengikuti instruksi Presiden Prabowo Subianto yang ingin agar korban secepatnya mendapat bantuan. “Kali ini kami menyuplai bantuan ke kompleks warga Dieno. Terdapat 300 korban banjir di sana. Kami bantu 50 paket sembako,” kata […]

  • Menteri PANRB CPNS

    Menteri PANRB umumkan CPNS 2026, lulusan baru bersiap daftar!

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 162
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini memberikan isyarat bahwa akan kembali dilakukannya perekrutan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) pada tahun anggaran 2026, yang lebih dikenal sebagai CPNS 2026. Rini menyampaikan bahwa pemerintah berencana mengalihkan perhatian kebijakan perekrutan dari penyelesaian pegawai non-ASN (honorer) menuju peremajaan birokrasi melalui penerimaan umum atau lulusan […]

  • Kementerian UMKM

    Kementerian UMKM Buka Akses Layanan Usaha Lebih Luas dengan MikroDOTS

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 138
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperluas kesempatan akses layanan bisnis melalui kegiatan MikroDOTS atauDesk on The StreetDi kawasan Car Free Day (CFD) Pontianak, hari Minggu (23/11/2025). Kegiatan ini diselenggarakan guna memudahkan pelaku usaha mikro dalam mendapatkan layanan pembiayaan, legalitas, serta pendampingan di satu tempat. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai lembaga […]

  • Persib Hadapi Bangkok United Besok, Bojan Hodak Minta Dukungan Penuh Bobotoh

    Persib Hadapi Bangkok United Besok, Bojan Hodak Minta Dukungan Penuh Bobotoh

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Dukungan Bobotoh Penting untuk Persib dalam Laga Penentu ACL 2 Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menekankan pentingnya dukungan penuh dari suporter Maung Bandung dalam pertandingan melawan Bangkok United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Laga ini menjadi partai pemungkas Grup G AFC Champions League Two 2025/2026 (ACL 2), yang akan digelar pada Rabu (10/12/2025). […]

  • Ketum KJN Agus Setiawan, SH : Wartawan Harus Solid, Sampaikan Suara Kebenaran Aspirasi Rakyat Dengan Lantang

    Ketum KJN Agus Setiawan, SH : Wartawan Harus Solid, Sampaikan Suara Kebenaran Aspirasi Rakyat Dengan Lantang

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 51
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Umum Komunitas Jurnalis Nusantara (KJN), Agus Setiawan, menegaskan bahwa kekuatan utama jurnalis bukan hanya pada pena, tetapi pada solidaritas dan integritas dalam menyampaikan kebenaran. Dalam pernyataannya, Agus mengangkat filosofi Jawa kuno “Enak Gak Enak Dipangan Bareng” sebagai landasan moral dalam membangun kebersamaan di tubuh KJN. Filosofi tersebut mencerminkan nilai gotong royong, saling […]

expand_less