Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Antara Era Risma dan Eri Cahyadi, Banjir di Surabaya: Masalah yang Tidak Pernah Selesai

Antara Era Risma dan Eri Cahyadi, Banjir di Surabaya: Masalah yang Tidak Pernah Selesai

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banjir menjadi salah satu isu yang terus menghantui kota-kota besar di Indonesia, termasuk Surabaya. Meskipun pemerintah setempat telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi dampak banjir, kondisi ini masih sering terjadi, terutama saat musim hujan tiba. Banyak warga merasa bahwa penanganan banjir tidak sepenuhnya optimal, dan hal ini memicu perbandingan antara era kepemimpinan Wali Kota Risma dengan Eri Cahyadi.

Faktor Penyebab Banjir yang Kompleks

Menurut seorang ahli lingkungan dari Universitas Airlangga, penyebab banjir di Surabaya tidak bisa disebabkan oleh satu faktor tunggal. “Kondisi perkotaan yang semakin padat, minimnya ruang terbuka hijau, serta kebersihan lingkungan yang kurang diperhatikan adalah beberapa faktor utama,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa infrastruktur drainase juga masih belum cukup memadai untuk menangani curah hujan yang tinggi.

Selain itu, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan juga perlu ditingkatkan. Banyak warga yang masih membuang sampah sembarangan, sehingga menyumbat saluran air dan memperparah risiko banjir.

Perbedaan Pendekatan Antara Era Risma dan Eri Cahyadi

Banyak warga Surabaya mengungkapkan bahwa mereka merasa ada perbedaan dalam cara pemerintahan antara masa kepemimpinan Risma dan Eri Cahyadi. “Di era Risma, ada lebih banyak inisiatif dari pemerintah untuk menangani banjir secara proaktif,” kata salah satu warga yang tinggal di kawasan Simokalangan. Menurutnya, pada masa Eri, penanganan banjir terkesan lebih reaktif dan kurang berkelanjutan.

Namun, tidak semua warga setuju dengan pandangan ini. Beberapa orang mengatakan bahwa pemerintah saat ini sedang berusaha memperbaiki sistem drainase dan meningkatkan kapasitas pengelolaan air. Mereka percaya bahwa solusi jangka panjang butuh waktu dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

Upaya Pemerintah dan Masyarakat

Pemerintah Kota Surabaya telah mengambil beberapa langkah untuk mengurangi risiko banjir. Salah satunya adalah pemasangan pintu air dan pembuatan saluran drainase baru. Selain itu, mobil pemadam kebakaran juga digunakan untuk menyedot air yang tergenang di beberapa titik.

Namun, upaya ini dinilai masih kurang efektif. “Masih banyak daerah yang terendam banjir meski sudah ada sistem drainase,” komentar seorang warga lain. Ia menyarankan agar pemerintah lebih fokus pada peningkatan kesadaran masyarakat dan pengelolaan lingkungan secara bersama-sama.

Kritik terhadap Kebijakan Lingkungan

Beberapa aktivis lingkungan juga menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah dalam mengelola lingkungan. Mereka menilai bahwa kebijakan yang ada terlalu fokus pada solusi teknis tanpa melibatkan masyarakat secara aktif. “Kita perlu pendekatan yang lebih inklusif dan partisipatif,” ujar salah satu aktivis.

Mereka juga menyoroti pentingnya perlindungan ruang terbuka hijau sebagai bagian dari strategi pencegahan banjir. “Tanpa ruang terbuka hijau, kita akan terus menghadapi masalah banjir yang tak kunjung selesai,” tambahnya.

Banjir di Surabaya bukan hanya masalah teknis, tetapi juga masalah sosial dan lingkungan. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan para ahli untuk mencari solusi yang berkelanjutan. Meski ada perbedaan pendekatan antara era Risma dan Eri Cahyadi, yang terpenting adalah keberlanjutan dan keberhasilan dalam mengurangi dampak banjir bagi warga.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KATSEYE Tampil di Coachella 2026: Antara Keberhasilan dan Kekurangan

    KATSEYE Tampil di Coachella 2026: Antara Keberhasilan dan Kekurangan

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 57
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – KATSEYE, grup idola global yang terbentuk melalui kolaborasi antara HYBE dan A2M, akhirnya mewujudkan impian mereka dengan tampil di Coachella Festival 2026. Pada hari Sabtu, 11 April (waktu Filipina), mereka menggelar pertunjukan di panggung Sahara, salah satu panggung terbesar di festival tersebut. Meskipun tampil dengan formasi lima anggota setelah Manon Bannerman memutuskan untuk istirahat, […]

  • Banjir Rob, Pesisir Pasuruan

    Banjir Rob Melanda Wilayah Pesisir Pasuruan, 11 Desa Terdampak

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 119
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Banjir rob kembali mengancam wilayah pesisir Kabupaten dan Kota Pasuruan, Jawa Timur. Fenomena alam ini telah melanda sebanyak 11 desa dan kelurahan selama empat hari terakhir. Genangan air mencapai ketinggian antara 10 hingga 20 sentimeter, yang memengaruhi jalur transportasi di sejumlah titik. Dalam laporan terbaru, banjir rob ini mulai terjadi pada malam hari dan […]

  • Khofifah Indar parawansa gubernur jatim

    Peluang Ekonomi Jawa Timur dan Singapura Berpotensi Berkembang Pesat

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 225
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Misi dagang dan investasi antara Jawa Timur dan Singapura mencatatkan transaksi senilai Rp 4,163 triliun. Angka ini dihasilkan dari 21 transaksi yang dilakukan selama gelaran East Java Trade and Investment Forum 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas peluang perdagangan dan investasi antara dua wilayah tersebut. Tujuan Misi Dagang dan Investasi Gubernur Jawa Timur Khofifah […]

  • Anas Karno ,DPRD Surabaya

    Anas Karno Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Surabaya Lewat PAW, Siap Lanjutkan Perjuangan Adi Sutarwijono

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 51
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Anas Karno sebagai anggota DPRD Kota Surabaya berlangsung khidmat pada Senin, 27 April 2026, di Gedung DPRD Surabaya. Ia resmi mengemban amanah sebagai wakil rakyat melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW), menggantikan almarhum Adi Sutarwijono. Prosesi Khidmat di Gedung DPRD Surabaya Prosesi pengambilan sumpah/janji jabatan dipimpin oleh pimpinan […]

  • PERSIPURA BARITO

    Persipura vs Delttrs FC: Kemenangan Berat Persipura Jayapura di Stadion Lukas Enembe, Meski Menang Tipis

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 191
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kemenangan tipis yang diraih oleh Persipura Jayapura dalam pertandingan melawan Deltras FC Sidoarjo menjadi momen penting bagi tim asal Papua. Meski hanya memperoleh kemenangan dengan skor 1-0, perjuangan keras yang dilakukan oleh pemain Mutiara Hitam di hadapan pendukung fanatik memberikan bukti kuat tentang mental bertanding yang tangguh. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Lukas Enembe, […]

  • Piala Afrika, persaingan Osimhen-Lookman: apa yang terjadi dalam pertandingan Nigeria-Mozambik

    Piala Afrika, persaingan Osimhen-Lookman: apa yang terjadi dalam pertandingan Nigeria-Mozambik

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Informasi Lengkap Tentang Berbagai Cabang Olahraga dan Kegiatan Terkait Berikut adalah informasi terperinci mengenai berbagai cabang olahraga serta aktivitas yang terkait dengan dunia olahraga. Artikel ini dirancang untuk memberikan wawasan mendalam, baik bagi penggemar olahraga maupun mereka yang tertarik mempelajari lebih lanjut tentang berbagai jenis kegiatan olahraga. Pemahaman Dasar Mengenai Berbagai Cabang Olahraga Olahraga mencakup […]

expand_less