Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » DPRD Surabaya Perencanaan Sistem Pengendalian Banjir Dipercepat

DPRD Surabaya Perencanaan Sistem Pengendalian Banjir Dipercepat

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, kota yang dikenal sebagai pusat ekonomi dan budaya Jawa Timur, terus berupaya meningkatkan sistem pengendalian banjir. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengendalian Banjir. Proses ini dilakukan oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD Surabaya, yang kini tengah mempercepat penyelesaian pasal-pasal dalam Raperda tersebut.

Tujuan Raperda Pengendalian Banjir

Raperda ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan teknis dalam menghadapi masalah banjir yang sering terjadi di kota ini. Ketua Pansus Raperda Pengendalian Banjir, Sukadar, menjelaskan bahwa perda ini akan menjadi dasar bagi pemerintah dan masyarakat dalam mengelola air secara lebih efektif. Ia menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam pengelolaan air, termasuk memperhatikan fungsi resapan alami.

“Kami mencoba untuk konsentrasi ke sana. Makanya, kami selalu hati-hati benar setiap pasal perpasal kita cermati bersama-sama teman-teman komisi beserta teman-teman dari pemerintahan Kota Surabaya,” ujar Sukadar.

Penyebab Banjir dan Solusi yang Diusulkan

Salah satu faktor utama penyebab banjir di Surabaya adalah penggunaan bahan-bahan konstruksi seperti semen dan u-ditch pada saluran air. Hal ini menyebabkan hilangnya fungsi resapan alami yang dulu dikenal dengan istilah “peceren”. Untuk mengatasi hal ini, Raperda akan memuat aturan yang mendorong pengembalian fungsi resapan air.

Selain itu, Raperda juga akan menegaskan pentingnya adanya bak kontrol di setiap rumah sebelum air dari talang dialirkan ke saluran umum. Ini bertujuan untuk meningkatkan daya resap air ke dalam tanah.

“Banjir kaitannya dengan apa? Apa karena dengan sampah. Selain sampah apa? Oh, kesadaran masyarakatnya. Nah, dari materi-materi itulah kami mencoba untuk mensinkronkan terkait materi-materi pembahasan-pembahasan sebelumnya,” tambah Sukadar.

Kewajiban Wilayah dan Fungsi Kolam Tampung

Dalam Raperda ini, setiap wilayah akan diwajibkan memiliki kolam tampung. Aturan ini berlaku untuk luas tanah 100 meter persegi, yang harus memiliki daya tampung air sebesar 1 meter kubik. Sedangkan untuk perumahan, setiap 100 meter persegi wajib memiliki daya tampung 3 meter kubik. Selain itu, fungsi bozem di tiap wilayah juga akan dimaksimalkan.

“Begitu saluran drainase sudah mulai surut, air dari kolam tampung ini baru boleh dialirkan. Ini adalah solusi agar sistem drainase kita tidak meluap seketika saat hujan deras,” jelas Sukadar.

Pembagian Kewenangan dan Target Penyelesaian

Raperda ini juga akan mempertegas batasan kewenangan antara Pemerintah Kota Surabaya dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Pemkot Surabaya akan fokus pada operasional dan pengaturan jaringan saluran (tersier, sekunder, dan primer), sedangkan wilayah sungai tetap berada di bawah wewenang BBWS.

Sukadar optimis bahwa Raperda ini dapat diselesaikan dalam tiga kali pertemuan. Ia mengklaim bahwa jika setiap pertemuan bisa menyelesaikan 10 pasal, maka Raperda ini akan segera diparipurnakan.

Harapan Masyarakat dan Kepemimpinan Berkelanjutan

Melalui Raperda ini, DPRD Surabaya berharap masyarakat dapat mengubah paradigma bahwa “Surabaya banjir itu biasa” menjadi sistem pengendalian banjir yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayah di Surabaya yang Berhasil Menjadi Pelukis Andal Bersama Anaknya Slow Learner

    Ayah di Surabaya yang Berhasil Menjadi Pelukis Andal Bersama Anaknya Slow Learner

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 202
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tanggal 12 November diperingati sebagai Hari Ayah Nasional. Tanggal tersebut menjadi kesempatan penting untuk menghargai jasa, kasih sayang, dan usaha seorang ayah di dalam keluarga maupun masyarakat. Banyak kisah perjuangan seorang ayah dalam keluarga yang menyentuh hati. Salah satu cerita menyedihkan berasal dari Dadang Sudarto (40). Selama hampir dua tahun, Dadang berjuang sendirian dalam […]

  • Sumpah pemuda

    Peringatan Sumpah Pemuda, Pesan Aldi Blaviandy Untuk Generasi Muda di Hari Bersejarah 28 Oktober

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 190
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Surabaya, Aldi Blaviandy, menyampaikan pesan semangat kepada generasi muda untuk terus berkontribusi dalam membangun masa depan kota. Aldi menekankan pentingnya peran pemuda dalam menjaga persatuan dan membangun Surabaya sebagai kota yang lebih maju, adil, dan inklusif. “Sumpah Pemuda adalah momen bersejarah yang […]

  • Viral

    Viral Polwan Tegur Pria Sedang Makan, Klarifikasi Polrestabes Surabaya

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 346
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Simak klarifikasi Polrestabes Surabaya terkait video viral polwan yang menegur pria di warung kaki lima.. Video tersebut memperlihatkan petugas Polwan tersebut meminta pria itu untuk tidak makan saat diajak berbicara dengan nada yang tak menyenangkan. Dari sikap Polwan di video tersebut yang kemudian memicu berbagai reaksi negative dari netizen. Potongan video tersebut awalnya […]

  • Kekalahan Berulang yang Mengguncang Performa Marseille

    Kekalahan Berulang yang Mengguncang Performa Marseille

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kekalahan yang terjadi dalam pertandingan antara Olympique de Marseille (OM) melawan Strasbourg kembali memicu kekecewaan di kalangan para penggemar. Pertandingan yang berakhir dengan skor 2-2 ini menunjukkan ketidakstabilan performa tim asal Prancis tersebut, yang terus menghadapi tantangan serius dalam kompetisi Ligue 1. Pada laga yang digelar di VĂ©lodrome, Marseille sempat unggul 2-0 sebelum akhirnya […]

  • Polri Perkuat Model Pelayanan Unjuk Rasa Berbasis Standar HAM Internasional, Wakapolri: “Kita Sesuaikan dengan Best Practice Negara Maju

    Polri Perkuat Model Pelayanan Unjuk Rasa Berbasis Standar HAM Internasional, Wakapolri: “Kita Sesuaikan dengan Best Practice Negara Maju

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 92
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Polri terus memperbarui model dan langkah-langkah pelayanan terhadap pengunjuk rasa melalui pendekatan berbasis hak asasi manusia (HAM) dan komparatif internasional. Pembaruan ini dilakukan dengan merujuk pada best practice negara maju, khususnya Inggris, yang telah memiliki Code of Conduct pengendalian massa yang dinilai efektif, transparan, dan akuntabel. Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo […]

  • Polda Jawa Timur Gelar Apel dan Doa Bersama Forkopimda dan Puluhan Ormas Untuk Jogo Jatim

    Polda Jawa Timur Gelar Apel dan Doa Bersama Forkopimda dan Puluhan Ormas Untuk Jogo Jatim

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 203
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polda Jawa Timur menggelar apel besar potensi masyarakat dan doa bersama di Lapangan Mapolda Jatim, Selasa (2/9/25). Kegiatan ini dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa,Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, Dankodaeral V, Laksamana Muda TNI Ali Triswanto, Wakapolda Jatim, Brigjen. Pol. Dr. Pasma […]

expand_less