Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Korupsi di Bea Cukai: Pengungkapan Jatah Miliaran Rupiah Per Bulan

Korupsi di Bea Cukai: Pengungkapan Jatah Miliaran Rupiah Per Bulan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kasus dugaan korupsi yang melibatkan oknum Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) kembali mencuri perhatian setelah KPK mengungkap adanya pemberian uang jatah bulanan sebesar Rp 7 miliar. Uang tersebut disebut diberikan oleh pihak PT Blueray (BR) sebagai imbalan atas pengkondisian jalur impor barang.

Mekanisme Penyuapan yang Terbongkar

Dalam konferensi pers, Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa PT Blueray memberikan uang kepada oknum DJBC agar barang yang mereka bawa tidak dicek secara menyeluruh. Penyerahan uang dilakukan dalam beberapa kali pertemuan antara Desember 2025 hingga Februari 2026.

“Setelah terjadi pengondisian jalur merah tersebut, terjadi beberapa kali pertemuan dan penyerahan uang dari pihak PT BR kepada oknum di DJBC dalam periode Desember 2025 sampai dengan Februari 2026 di sejumlah lokasi,” jelas Asep.

Selain itu, Asep menambahkan bahwa penerimaan uang ini dilakukan secara rutin setiap bulan sebagai “jatah” bagi para oknum di DJBC. Hal ini menunjukkan bahwa sistem suap ini telah berlangsung secara terstruktur dan berkelanjutan.

Peran PT Blueray dalam Kasus Ini

Jubir KPK Budi Prasetyo mengungkap bahwa PT Blueray bertindak sebagai penghubung antara importir dan Bea Cukai. Menurutnya, perusahaan ini berperan sebagai forwarder yang membantu importir dalam mengurus proses ke bea cukai.

“PT BR ini istilahnya apa, forwarder ya, jadi kayak jembatan gitu ya, antara importir, jadi importir dia mengimpor barang apa saja begitu, mereka butuh jasa sebagai itu, forwarder itu untuk mengurus ke bea cukai gitu ya, nah itu menggunakan jasa dari PT BR, sehingga barangnya beragam,” tambah Budi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, barang-barang yang dimasukkan oleh PT Blueray tidak melalui pemeriksaan fisik. Dugaan kuat mengarah pada kemungkinan adanya barang palsu, KW, atau ilegal yang masuk ke Indonesia tanpa pengecekan oleh petugas Bea Cukai.

Pelaku yang Ditetapkan sebagai Tersangka

Kasus ini berawal dari kesepakatan jahat antara beberapa pihak, termasuk Orlando (ORL), Sisprian Subiaksono (SIS), Jhon Field (JF), Andri (AND), dan Dedy Kurniawan (DK) pada Oktober 2025. Mereka terlibat dalam pengaturan jalur impor barang yang akan masuk ke Indonesia.

Total ada enam orang yang menjadi tersangka dalam kasus ini. Berikut identitas mereka:

  • Rizal (RZL) selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (P2 DJBC) periode 2024 sampai Januari 2026;
  • Sisprian Subiaksono (SIS) selaku Kepala Subdirektorat Intelijien Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kasubdit Intel P2 DJBC);
  • Orlando (ORL) selaku Kepala Seksi Intelijen Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kasi Intel DJBC);
  • Jhon Field (JF) selaku Pemilik PT Blueray;
  • Andri (AND) selaku Ketua Tim Dokumen Importasi PT Blueray;
  • Dedy Kurniawan (DK) selaku Manager Operasional PT Blueray.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Meski sudah ada enam tersangka, KPK masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peran pihak-pihak lain yang terlibat. Budi Prasetyo menyatakan bahwa jumlah uang jatah bulanan diperkirakan mencapai Rp 7 miliar.

“Ini masih akan terus didalami, oleh karena itu kami tidak berhenti di pihak-pihak yang sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Budi.

Dampak dari Kasus Ini

Kasus ini menunjukkan betapa rentannya sistem pengawasan impor di Indonesia. Dengan adanya praktik suap yang terstruktur, banyak barang ilegal bisa masuk ke pasar nasional tanpa terdeteksi. Hal ini juga memicu pertanyaan tentang efektivitas pengawasan di lingkungan Bea Cukai.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolsek Taman Dorong Optimalisasi Lahan Kosong untuk Swasembada Pangan 

    Kapolsek Taman Dorong Optimalisasi Lahan Kosong untuk Swasembada Pangan 

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 345
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolsek Taman Polresta Sidoarjo, AKP Inggit Prasetyanto, terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam mendukung ketahanan pangan Polresta Sidoarjo Polda Jatim. Salah satunya dilakukan melalui patroli sambang desa serta pendampingan aktif kepada warga dalam pengelolaan lahan kosong. Langkah ini sejalan dengan program swasembada pangan nasional yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Salah […]

  • Formappi: Tunjangan DPR yang Tidak Jelas Manfaatnya

    Formappi: Tunjangan DPR yang Tidak Jelas Manfaatnya

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Peninjauan Terhadap Hak Keuangan Anggota DPR yang Baru Direvisi DIAGRAMKOTA.COM – Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) mengkritik perubahan terbaru dalam hak keuangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang dianggap tidak transparan dan berpotensi memperumit struktur tunjangan. Direktur Eksekutif Formappi, Lucius Karus, menyoroti adanya beberapa komponen yang memiliki makna serupa namun diberikan dalam bentuk tunjangan yang […]

  • Gifts of joy, suasana hangat dan ceria sambut Natal di Surabaya

    Gifts of joy, suasana hangat dan ceria sambut Natal di Surabaya

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 85
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Di penghujung tahun, Sheraton Surabaya membuka lembaran penuh kehangatan melalui tema festive season: “Gifts of Joy.” Seperti hadiah kecil yang dibungkus dengan cinta, setiap rangkaian acara dirancang untuk menghadirkan sukacita yang tak hanya dirayakan sejenak, tetapi juga menetap sebagai kehangatan yang terasa hingga ke hati. Perayaan dimulai dengan Lighting Tree Ceremony, tradisi tahunan yang […]

  • Menteri AHY Berkunjung ke Aceh Tamiang

    Menteri AHY Berkunjung ke Aceh Tamiang, Pantau Pemulihan Bencana

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 148
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan, ia kembali menuju Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Tamiang, guna memastikan pelaksanaan pekerjaan di lapangan berjalan secara efisien. Hal ini dilakukan untuk mengecek kondisi terkini wilayah setelah bencana hidrometeorologi. “Saya akan kembali ke Sumatera Utara dan Aceh, […]

  • Reses Di Kedurus, Cahyo Harjo Disambati Warga Minimnya Fasilitas Olahraga Dan SMA/SMK Negeri

    Reses Di Kedurus, Cahyo Harjo Disambati Warga Minimnya Fasilitas Olahraga Dan SMA/SMK Negeri

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 313
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Mengakhiri masa reses pertama tahun 2025, anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, menyerap aspirasi warga Kedurus II Buyut RW 02, Kelurahan Kedurus, Karang Pilang, Surabaya, pada Kamis malam (27/2).

  • Resep Chicken Tsukune Saus Teriyaki Sederhana ala Devina Hermawan

    Resep Chicken Tsukune Saus Teriyaki Sederhana ala Devina Hermawan

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Resep Chicken Tsukune Saus Teriyaki yang Mudah Dibuat di Rumah DIAGRAMKOTA.COM – Chicken tsukune merupakan hidangan khas Jepang yang terkenal dengan tekstur lembut dan cita rasa gurih manis yang sangat menggugah selera. Hidangan ini biasanya disajikan bersama saus teriyaki yang kaya akan rasa, menjadikannya pilihan ideal untuk menemani makan malam bersama keluarga. Dengan bahan-bahan sederhana, resep […]

expand_less