Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Wali Kota Surabaya Menghadirkan Sistem Parkir Non-Tunai untuk Meningkatkan Transparansi dan Keamanan

Wali Kota Surabaya Menghadirkan Sistem Parkir Non-Tunai untuk Meningkatkan Transparansi dan Keamanan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat inisiatif untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Salah satu langkah terbaru yang diambil adalah penerapan sistem pembayaran non-tunai untuk seluruh jenis parkir di wilayah Kota Pahlawan. Kebijakan ini mencakup baik parkir tepi jalan umum maupun fasilitas parkir yang masuk dalam pajak parkir. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan transparansi pengelolaan kendaraan serta menghindari potensi konflik antara petugas parkir dan warga.

Penggunaan Teknologi untuk Mempermudah Proses Pembayaran

Sistem pembayaran non-tunai telah diterapkan di berbagai pusat perbelanjaan modern seperti Tunjungan Plaza dan Galaxy Mall. Dengan adanya sistem ini, pengelola dapat lebih mudah melakukan pendataan kendaraan yang masuk dan keluar, sekaligus meminimalkan risiko kesalahan dalam proses transaksi. Wali Kota Eri Cahyadi menjelaskan bahwa kebijakan ini juga bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memilih metode pembayaran.

“Semuanya. Karena kita sudah minta kepada seluruh parkir yang ada di pajak parkir, itu non-tunai juga. Jadi semua parkir ini kita imbau non-tunai, meskipun bisa bayar tunai,” ujar Wali Kota Eri.

Mengurangi Potensi Konflik dan Pungutan Liar

Salah satu alasan utama penerapan sistem non-tunai adalah untuk menghindari perselisihan terkait jumlah setoran parkir. Dalam beberapa kasus, konflik sering terjadi antara petugas parkir dan pengendara karena ketidakjelasan jumlah biaya atau penyelewengan. Dengan sistem digital, semua transaksi akan terekam secara otomatis, sehingga mengurangi kemungkinan adanya pungutan liar.

“Biar gak gegeran aja perkoro (biar tidak ada pertengkaran terkait) jumlah,” tambahnya.

Perluasan Kebijakan pada Tahun 2026

Kebijakan ini merupakan bagian dari rencana strategis Pemkot Surabaya yang mulai diperkuat pada tahun 2026. Wali Kota Eri menekankan bahwa seluruh fasilitas parkir di kota harus mendukung pilihan pembayaran non-tunai. Ia juga menyampaikan bahwa mayoritas warga Surabaya sudah memilih opsi ini, sehingga penting untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat.

“Nah, ini kita mulai sesuatu yang baru di tahun 2026. Maka saya berharap, karena ini pollingnya warga Surabaya sudah melakukan (mayoritas) non-tunai, maka semuanya harus kita lakukan, kita fasilitasi. Ada (bayar parkir) non-tunai, ada tunai,” ujarnya.

Dukungan dari Masyarakat dan Fasilitas Umum

Dalam beberapa bulan terakhir, kesadaran masyarakat tentang pentingnya transparansi dan keamanan dalam layanan publik meningkat. Hal ini tercermin dari peningkatan penggunaan sistem pembayaran digital di berbagai tempat. Selain itu, Pemkot Surabaya juga aktif dalam memperbaiki infrastruktur parkir agar lebih ramah terhadap pengguna.

Upaya Menjaga Ketertiban dan Keamanan

Selain fokus pada parkir, Pemkot Surabaya juga aktif dalam menjaga ketertiban dan keamanan kota. Beberapa inisiatif seperti pembentukan satgas anti-premanisme dan reformasi agraria dilakukan untuk memastikan kota tetap aman dan nyaman. Langkah-langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup warga.

Dengan penerapan sistem parkir non-tunai, Surabaya tidak hanya menunjukkan komitmen terhadap inovasi teknologi, tetapi juga membuktikan bahwa pemerintah siap beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat yang semakin berkembang.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raja Ampat Jadi Tujuan Wisata Favorit, Selam dan Selancar Jadi Aktivitas Utama

    Raja Ampat Jadi Tujuan Wisata Favorit, Selam dan Selancar Jadi Aktivitas Utama

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM– Pulau Raja Ampat di Papua Barat Daya terkenal sebagai surga wisata laut yang menyimpan berbagai tempat menarik untuk dikunjungi. Area ini menyediakan ratusan tujuan, namun beberapa lokasi utama selalu menjadi pilihan favorit bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Dimulai dari kegiatan menyelam dan snorkeling di perairan Terumbu Karang Segitiga hinggaisland hopping menikmati pemandangan pulau karst […]

  • Zodiak Cancer: Penuh Cinta, Tapi Rentan Terluka

    Zodiak Cancer: Penuh Cinta, Tapi Rentan Terluka

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Zodiak Cancer: Karakteristik dan Sifat yang Unik DIAGRAMKOTA.COM – Orang yang lahir di antara tanggal 21 Juni hingga 22 Juli memiliki zodiak Cancer. Zodiak ini dikenal sebagai salah satu tanda astrologi yang paling emosional, penyayang, dan intuitif. Mereka memiliki hati yang lembut dan selalu mengutamakan perasaan baik milik sendiri maupun orang lain. Sosok Cancer sering menjadi […]

  • Koin Rp1.000 Gambar Kelapa Sawit Diserbu Kolektor: Nilainya Ratusan Juta, Ini Cara Jualnya

    Koin Rp1.000 Gambar Kelapa Sawit Diserbu Kolektor: Nilainya Ratusan Juta, Ini Cara Jualnya

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Sejarah dan Nilai Uang Koin Rp1.000 Bergambar Kelapa Sawit DIAGRAMKOTA.COM – Uang koin dengan nominal Rp1.000 yang bergambar pohon kelapa sawit ternyata memiliki nilai yang sangat tinggi bagi para kolektor. Dulu, uang ini sering digunakan untuk berbelanja di warung-warung kecil, namun kini menjadi incaran para penggemar uang kuno. Bahkan, beberapa koin ini bisa dijual hingga ratusan […]

  • Pac Gerindra karangpilang

    HUT ke-18, PAC Gerindra Karangpilang Teguhkan Soliditas Kader, Bergerak Bersama Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 95
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Momentum ulang tahun partai dimanfaatkan untuk memperkuat soliditas kader dan mendekatkan diri dengan masyarakat Karangpilang. Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Gerindra Karangpilang menggelar tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra secara sederhana bersama kader dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan partai dengan warga di tingkat akar rumput. Tasyakuran digelar […]

  • Peran Rumah Radio Bung Tomo dalam Sejarah Indonesia dan Isu Konservasi Bangunan Bersejarah

    Peran Rumah Radio Bung Tomo dalam Sejarah Indonesia dan Isu Konservasi Bangunan Bersejarah

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 94
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rumah Radio Bung Tomo, yang terletak di Jalan Mawar Nomor 10, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, merupakan salah satu situs sejarah penting yang berkaitan dengan perjuangan kemerdekaan Indonesia. Bangunan ini menjadi tempat penyiaran pidato heroik Soetomo atau dikenal sebagai Bung Tomo selama pertempuran 10 November 1945. Namun, saat ini, bangunan […]

  • Kemensos Usulkan 40 Nama Pahlawan Nasional: Ada Soeharto, Gus Dur, hingga Marsinah

    Kemensos Usulkan 40 Nama Pahlawan Nasional: Ada Soeharto, Gus Dur, hingga Marsinah

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 277
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Kementerian Sosial mengusulkan sebanyak 40 nama tokoh untuk mendapat gelar pahlawan nasional. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyerahkan berkas usulan tersebut kepada Menteri Kebudayaan sekaligus Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) Fadli Zon di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Selasa siang. “Usulan ini berupa nama-nama yang telah dibahas selama beberapa tahun terakhir. Ada yang […]

expand_less