Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Rocky Gerung di Surabaya: Kota Bisa Menyelamatkan Republik, atau Justru Menguburnya

Rocky Gerung di Surabaya: Kota Bisa Menyelamatkan Republik, atau Justru Menguburnya

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Lebih dari 800 warga, mayoritas anak muda, memadati Balai Budaya di kawasan Alun-Alun Surabaya, Sabtu (17/1/2026). Mereka datang untuk menyimak diskusi publik bertema “Kemanusiaan dan Tata Peradaban Kota”, yang menghadirkan sejumlah tokoh nasional lintas latar belakang.

Forum ini menghadirkan Rocky Gerung, Tri Rismaharini, Airlangga Pribadi, serta Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang membuka acara. Diskusi berjalan dinamis, memadukan refleksi filosofis, kritik kebijakan, hingga tantangan masa depan kota dalam pusaran krisis lingkungan dan demokrasi.

Solidaritas Kesemestaan dan Kota yang Mendengar

Di hadapan ratusan peserta, sosiolog Universitas Airlangga, Airlangga Pribadi menekankan bahwa peradaban kota tidak bisa dilepaskan dari prinsip solidaritas kesemestaan—hubungan timbal balik antara manusia dan alam.

“Dalam solidaritas kesemestaan, ada ekosistem manusia dan lingkungan yang hidup berdampingan. Surabaya menunjukkan itu lewat taman kota, hutan kota, hingga kawasan mangrove yang tumbuh bersama kehidupan urban,” jelas Airlangga.

Namun ia mengingatkan, tata kelola kota tidak cukup hanya bertumpu pada desain fisik dan kebijakan formal. Demokrasi partisipatif tetap menjadi syarat utama.

“Eksekutif dan legislatif bisa merumuskan kebijakan, tapi pembangunan tak akan bermakna tanpa suara rakyat. Sebaliknya, suara masyarakat juga tak akan berdaya tanpa kehendak politik pemerintah untuk mendengarkan dan menjalankan,” tegasnya.

Airlangga juga menggarisbawahi peran strategis ekosistem mangrove yang bukan hanya menyerap karbon dan mencegah abrasi, tetapi menjadi penyangga ekologis jangka panjang bagi Surabaya sebagai kota pesisir.

Rocky Gerung: Pohon Adalah Infrastruktur Pertama Kehidupan

Isu lingkungan kemudian diperdalam oleh Rocky Gerung, yang menyebut langkah penanaman mangrove di Surabaya—yang digagas sejak era kepemimpinan Tri Rismaharini—sebagai kontribusi penting bagi masa depan ekologis Indonesia.

“Penanaman mangrove itu seperti menciptakan paru-paru baru bagi Indonesia, ketika paru-paru utama kita di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat sudah rusak,” ujar Rocky.

Filsuf politik ini menekankan bahwa satu pohon bukan sekadar objek hijau, melainkan fondasi ekologi.

“Menanam pohon berarti menghidupkan ekosistem. Burung, serangga, hingga cacing mendapat rumahnya. Pohon adalah infrastruktur pertama kehidupan—ia sungai vertikal, tempat air mengalir, menguap, lalu kembali ke tanah,” tuturnya.

Rocky menegaskan, krisis lingkungan bukan lagi isu lokal atau nasional, melainkan persoalan global. Ia bahkan mengutip pengalamannya saat mengajar di luar negeri.

“Saat saya mengajar di Warsawa, seorang mahasiswa mengkritik program hilirisasi. Tapi masalah sebenarnya ada di hulu—di kekotoran politik,” katanya, menyentil relasi antara kebijakan ekonomi dan etika kekuasaan.

Kota: Penyangga Peradaban atau Mesin Penghancur?

Berbicara tentang kota, Rocky melontarkan kritik tajam: kota bisa menjadi puncak peradaban, tetapi juga berpotensi membatalkannya.

“Kota adalah kelengkapan peradaban hidup, tapi juga bisa menghancurkan peradaban itu sendiri. Lihat saja proyek IKN, ketika dana pendidikan tersedot ke sana dan akhirnya mangkrak,” ucapnya.

Menurut Rocky, ada tiga elemen dasar kota beradab: taman, trotoar, dan perpustakaan—dan Surabaya dinilainya telah memiliki ketiganya. Ia menyoroti taman kota bukan sekadar fasilitas publik, tetapi ruang pemulihan psikologis warga.

“Taman adalah perluasan ruang batin. Ia meredakan ketegangan hidup kota yang makin padat dan kompetitif,” ujarnya.

Lebih jauh, Rocky menyinggung sejarah Surabaya sebagai kota dengan kelengkapan intelektual, ekonomi, bahkan jejak intelijen internasional di masa lalu.

“Ingatan sejarah itu harus dirawat. Dari Surabaya, kita bisa memproyeksikan masa depan, bahkan membentuk kembali republik yang hancur ini,” katanya.

Pertanyaan Terbuka untuk Generasi Muda

Menutup paparannya, Rocky melemparkan pertanyaan reflektif kepada audiens muda yang memenuhi ruangan.

Apakah Surabaya berani mengambil risiko menjadi peneduh republik?
Apakah partai-partai politik hari ini masih mampu berbicara tentang solidaritas kemanusiaan, etika lingkungan, dan keamanan global?
Ataukah demokrasi justru akan dibuat murah dengan menjual kedaulatan rakyat, misalnya lewat wacana pemilihan presiden melalui DPR?

Pertanyaan-pertanyaan itu menggantung di udara—menjadi penanda bahwa diskusi ini bukan sekadar forum wacana, melainkan ajakan berpikir ulang tentang arah kota, negara, dan peradaban. [edg]

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawaslu Temukan Pelanggaran Netralitas ASN dan Kepala Desa dalam Pilkada 2024

    Bawaslu Temukan Pelanggaran Netralitas ASN dan Kepala Desa dalam Pilkada 2024

    • calendar_month Sel, 8 Okt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 182
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI melaporkan adanya temuan pelanggaran dalam Pilkada 2024 di beberapa daerah, terutama terkait dengan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kepala desa. Pelanggaran ini tertuang dalam Pasal 71 ayat (1) Undang-Undang Pilkada, yang mengatur tentang larangan bagi ASN dan kepala desa untuk terlibat dalam kegiatan politik praktis. Menurut […]

  • Kebun Karet Trikora, Spot Foto Terbaru di Jati Agung,Lampung Selatan

    Kebun Karet Trikora, Spot Foto Terbaru di Jati Agung,Lampung Selatan

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Wisata Kebun Karet Trikora, Spot Foto yang Menarik Perhatian DIAGRAMKOATA.COM – Liburan ke Lampung tidak akan lengkap tanpa mengunjungi salah satu tempat wisata yang sedang viral, yaitu Kebun Karet Trikora. Lokasi ini menjadi favorit bagi banyak pengunjung, terutama kalangan muda yang suka berfoto dan membagikan hasilnya di media sosial. Dengan pemandangan alam yang indah dan suasana […]

  • RUU Pendidikan Nasional Harus Serap Nilai-Nilai Lokal, Kata Rasiyo

    RUU Pendidikan Nasional Harus Serap Nilai-Nilai Lokal, Kata Rasiyo

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 157
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Rasiyo, menekankan pentingnya mengakomodasi nilai-nilai lokal dalam Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) yang saat ini tengah digodok di tingkat pusat. Menurutnya, pendidikan nasional yang ideal harus berakar kuat pada budaya dan kearifan lokal agar mampu membentuk karakter peserta didik yang unggul dan berkepribadian. “Pendidikan bukan […]

  • Mantan Menteri Agama Diperiksa KPK

    Mantan Menteri Agama Diperiksa KPK Selama 8,5 Jam Terkait Kasus Kuota Haji

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 60
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kembali menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi terkait kuota haji 2024. Proses pemeriksaan berlangsung selama sekitar 8,5 jam, mulai dari pukul 11.41 WIB hingga 20.13 WIB di Gedung Merah Putih, Jakarta. Meski menghabiskan waktu yang cukup lama, mantan pejabat tersebut tidak memberikan banyak […]

  • Sri Mulyani: Utang Negara Tembus Angka Tinggi Namun Masih Berada di Bawah Batas Aman

    Sri Mulyani: Utang Negara Tembus Angka Tinggi Namun Masih Berada di Bawah Batas Aman

    • calendar_month Sab, 15 Jun 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Diagram Kota Jakarta – Pada hingga 30 April 2024, utang negara Indonesia mencapai angka Rp 8.338 triliun, dengan rasio utang mencapai 36,5 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini memang terbilang besar. Namun Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan bahwa rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih berada di bawah batas aman yang […]

  • Dari Prompt Gemini Jadi Konten Viral Jeju ala Dimas Ramadhan

    Dari Prompt Gemini Jadi Konten Viral Jeju ala Dimas Ramadhan

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Pengalaman Menjelajahi Pulau Jeju dengan Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 DIAGRAMKOTA.COM – Pulau Jeju di Korea Selatan kini menjadi salah satu destinasi wisata yang sangat diminati. Dengan berbagai lokasi dan pemandangan yang menarik, penggemar traveling seringkali memanfaatkannya untuk membuat konten yang menarik. Untuk itu, Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 dilengkapi dengan fitur Google Gemini, […]

expand_less