Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Rocky Gerung di Surabaya: Kota Bisa Menyelamatkan Republik, atau Justru Menguburnya

Rocky Gerung di Surabaya: Kota Bisa Menyelamatkan Republik, atau Justru Menguburnya

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Lebih dari 800 warga, mayoritas anak muda, memadati Balai Budaya di kawasan Alun-Alun Surabaya, Sabtu (17/1/2026). Mereka datang untuk menyimak diskusi publik bertema “Kemanusiaan dan Tata Peradaban Kota”, yang menghadirkan sejumlah tokoh nasional lintas latar belakang.

Forum ini menghadirkan Rocky Gerung, Tri Rismaharini, Airlangga Pribadi, serta Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang membuka acara. Diskusi berjalan dinamis, memadukan refleksi filosofis, kritik kebijakan, hingga tantangan masa depan kota dalam pusaran krisis lingkungan dan demokrasi.

Solidaritas Kesemestaan dan Kota yang Mendengar

Di hadapan ratusan peserta, sosiolog Universitas Airlangga, Airlangga Pribadi menekankan bahwa peradaban kota tidak bisa dilepaskan dari prinsip solidaritas kesemestaan—hubungan timbal balik antara manusia dan alam.

“Dalam solidaritas kesemestaan, ada ekosistem manusia dan lingkungan yang hidup berdampingan. Surabaya menunjukkan itu lewat taman kota, hutan kota, hingga kawasan mangrove yang tumbuh bersama kehidupan urban,” jelas Airlangga.

Namun ia mengingatkan, tata kelola kota tidak cukup hanya bertumpu pada desain fisik dan kebijakan formal. Demokrasi partisipatif tetap menjadi syarat utama.

“Eksekutif dan legislatif bisa merumuskan kebijakan, tapi pembangunan tak akan bermakna tanpa suara rakyat. Sebaliknya, suara masyarakat juga tak akan berdaya tanpa kehendak politik pemerintah untuk mendengarkan dan menjalankan,” tegasnya.

Airlangga juga menggarisbawahi peran strategis ekosistem mangrove yang bukan hanya menyerap karbon dan mencegah abrasi, tetapi menjadi penyangga ekologis jangka panjang bagi Surabaya sebagai kota pesisir.

Rocky Gerung: Pohon Adalah Infrastruktur Pertama Kehidupan

Isu lingkungan kemudian diperdalam oleh Rocky Gerung, yang menyebut langkah penanaman mangrove di Surabaya—yang digagas sejak era kepemimpinan Tri Rismaharini—sebagai kontribusi penting bagi masa depan ekologis Indonesia.

“Penanaman mangrove itu seperti menciptakan paru-paru baru bagi Indonesia, ketika paru-paru utama kita di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat sudah rusak,” ujar Rocky.

Filsuf politik ini menekankan bahwa satu pohon bukan sekadar objek hijau, melainkan fondasi ekologi.

“Menanam pohon berarti menghidupkan ekosistem. Burung, serangga, hingga cacing mendapat rumahnya. Pohon adalah infrastruktur pertama kehidupan—ia sungai vertikal, tempat air mengalir, menguap, lalu kembali ke tanah,” tuturnya.

Rocky menegaskan, krisis lingkungan bukan lagi isu lokal atau nasional, melainkan persoalan global. Ia bahkan mengutip pengalamannya saat mengajar di luar negeri.

“Saat saya mengajar di Warsawa, seorang mahasiswa mengkritik program hilirisasi. Tapi masalah sebenarnya ada di hulu—di kekotoran politik,” katanya, menyentil relasi antara kebijakan ekonomi dan etika kekuasaan.

Kota: Penyangga Peradaban atau Mesin Penghancur?

Berbicara tentang kota, Rocky melontarkan kritik tajam: kota bisa menjadi puncak peradaban, tetapi juga berpotensi membatalkannya.

“Kota adalah kelengkapan peradaban hidup, tapi juga bisa menghancurkan peradaban itu sendiri. Lihat saja proyek IKN, ketika dana pendidikan tersedot ke sana dan akhirnya mangkrak,” ucapnya.

Menurut Rocky, ada tiga elemen dasar kota beradab: taman, trotoar, dan perpustakaan—dan Surabaya dinilainya telah memiliki ketiganya. Ia menyoroti taman kota bukan sekadar fasilitas publik, tetapi ruang pemulihan psikologis warga.

“Taman adalah perluasan ruang batin. Ia meredakan ketegangan hidup kota yang makin padat dan kompetitif,” ujarnya.

Lebih jauh, Rocky menyinggung sejarah Surabaya sebagai kota dengan kelengkapan intelektual, ekonomi, bahkan jejak intelijen internasional di masa lalu.

“Ingatan sejarah itu harus dirawat. Dari Surabaya, kita bisa memproyeksikan masa depan, bahkan membentuk kembali republik yang hancur ini,” katanya.

Pertanyaan Terbuka untuk Generasi Muda

Menutup paparannya, Rocky melemparkan pertanyaan reflektif kepada audiens muda yang memenuhi ruangan.

Apakah Surabaya berani mengambil risiko menjadi peneduh republik?
Apakah partai-partai politik hari ini masih mampu berbicara tentang solidaritas kemanusiaan, etika lingkungan, dan keamanan global?
Ataukah demokrasi justru akan dibuat murah dengan menjual kedaulatan rakyat, misalnya lewat wacana pemilihan presiden melalui DPR?

Pertanyaan-pertanyaan itu menggantung di udara—menjadi penanda bahwa diskusi ini bukan sekadar forum wacana, melainkan ajakan berpikir ulang tentang arah kota, negara, dan peradaban. [edg]

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rekrutmen CPNS 2026

    Seleksi Akan Dibuka? Persiapan Rekrutmen CPNS 2026 Dalam Proses Evaluasi

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 78
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia sedang mempersiapkan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2026. Informasi ini menjadi perhatian besar bagi masyarakat, terutama para lulusan baru yang ingin bergabung dalam birokrasi negara. Meski belum ada kepastian resmi, berbagai langkah telah diambil oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) untuk memastikan kesiapan sistem perekrutan. Langkah […]

  • Kalender 2026

    Peran Kalender 2026 dalam Merencanakan Kehidupan Harian dan Ibadah

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah dinamika kehidupan yang semakin kompleks, memahami struktur kalender menjadi kunci penting untuk merencanakan berbagai aspek kehidupan. Tahun 2026 tidak hanya membawa perubahan pada penanggalan Masehi, tetapi juga menghadirkan tantangan unik terkait dengan sistem penanggalan Hijriah. Perbedaan jumlah hari antara kedua sistem ini memengaruhi pengaturan jadwal libur nasional, termasuk hari besar keagamaan seperti […]

  • Berburu Sunset: Spot View Matahari Terbenam Terbaik Di Surabaya

    Berburu Sunset: Spot View Matahari Terbenam Terbaik Di Surabaya

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 321
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bagi para pemburu senja, Surabaya menawarkan beragam spot menarik untuk menikmati keindahan langit yang berubah warna menjadi palet oranye, merah, dan ungu yang menakjubkan. Tak hanya sekadar pemandangan, berburu sunset di Surabaya adalah pengalaman yang menawarkan ketenangan di tengah kesibukan kota. Momen singkat ini memungkinkan kita untuk sejenak melepaskan penat, merenung, dan mengagumi […]

  • Polres Malang Bongkar Arena Sabung Ayam di Sumberpucung, Berawal dari Laporan 110

    Polres Malang Bongkar Arena Sabung Ayam di Sumberpucung, Berawal dari Laporan 110

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Malang Polda Jatim melalui Polsek Sumberpucung membongkar lokasi yang diduga kerap digunakan sebagai arena judi sabung ayam di Dusun Kuncoro, Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Penindakan ini berawal dari laporan masyarakat melalui Call Center 110 Polres Malang Polda Jatim. Tim yang dipimpin Kapolsek Sumberpucung, Iptu Choirul Mustofa bersama Unit Reskrim dan […]

  • Peringati HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-70, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Ajak Jajaran Refleksi Diri dan Tingkatkan Pelayanan Humanis

    Peringati HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-70, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Ajak Jajaran Refleksi Diri dan Tingkatkan Pelayanan Humanis

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 163
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar acara tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Lalu Lintas Bhayangkara. Acara yang berlangsung khidmat ini diadakan di Ruang Aula Mapolres pada Senin (22/9/2025), dan menjadi momentum penting untuk refleksi serta evaluasi kinerja. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat, didampingi […]

  • Lomba PMR SMA Se-Jawa Timur Digelar UBS-PPNI Mojokerto

    Lomba PMR SMA Se-Jawa Timur Digelar UBS-PPNI Mojokerto

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Inisiatif Pendidikan Berbasis Kemanusiaan di Jawa Timur DIAGRAMKOTA.COM – Universitas Bina Sehat (UBS)-PPNI Mojokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda melalui berbagai kegiatan positif. Salah satu inisiatif terbaru adalah penyelenggaraan lomba Palang Merah Remaja (PMR) tingkat SMA se-Jawa Timur yang digelar pada Sabtu, 13 September 2025. Acara ini diberi nama YURECA (Youth Red Cross Creativity) […]

expand_less