Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Pemkot dan Persebaya Bersinergi Cetak Bintang Sepak Bola Surabaya

Pemkot dan Persebaya Bersinergi Cetak Bintang Sepak Bola Surabaya

  • account_circle Shinta ms
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMPemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi menjadikan Wisma Karanggayam sebagai pusat pembibitan sepak bola guna mencetak talenta lokal berprestasi. Dalam program ini, Pemkot Surabaya menggandeng Persebaya Surabaya sebagai mitra strategis dalam pembinaan atlet usia muda.

Lapangan yang berdampingan dengan Gelora 10 Nopember (G10N) tersebut, diproyeksikan menjadi pusat pembinaan sepak bola usia dini hingga remaja di Kota Surabaya.

Kepastian tersebut disampaikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau langsung kondisi wisma dan Lapangan Karanggayam pada Kamis (15/1/2025) pagi. Dalam kunjungannya, ia tidak hanya melihat progres fisik pembangunan, tetapi juga menjajal langsung lapangan.

“Alhamdulillah (lapangan) Karanggayam yang dulu (seperti) hutan sudah berubah total, hari ini (pembangunan) lapangan selesai. Sehingga nanti insyaAllah kita tinggal melanjutkan (pembangunan) mess, dan nanti ada tambahan bangunan yang terkait ruang ganti pakaian, terus toilet yang ada di sebelahnya dari mess (wisma) tadi,” ujar Eri.

 

Ia menekankan bahwa kompleks Wisma Karanggayam ke depan tidak lagi sekadar menjadi fasilitas olahraga, melainkan akan bertransformasi menjadi pusat pembinaan sepak bola usia dini secara berkelanjutan. Menurutnya, keberadaan Wisma Karanggayam menjadi elemen penting untuk mendukung pembinaan jangka panjang tersebut.

“Jadi nanti insyaAllah kita mengingat bahwa Karanggayam ini bukan lagi tempat yang seperti kemarin, kayak hutan tidak terawat, tapi kita ingat bahwa Mess Karanggayam ini akan menjadi tempat pembinaan arek-arek Surabaya,” katanya.

 

Ia memaparkan, skema pembinaan akan menyasar anak-anak berprestasi dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK. Mereka akan disaring melalui kompetisi yang digelar Pemkot Surabaya, kemudian dikumpulkan untuk mendapatkan pembinaan intensif bersama Persebaya Surabaya.

“Jadi nanti anak yang di tingkat SD, SMP, SMA yang dia terbaik dari pertandingan-pertandingan yang kita lakukan, bisa kita kumpulkan di sini (Lapangan Karanggayam), lalu di-coaching klinik dengan pemain-pemain Persebaya,” tuturnya.

Ia menambahkan, pembinaan tersebut tidak berhenti di tingkat kampung, melainkan akan dibuat berjenjang agar talenta muda Surabaya memiliki jalur pengembangan yang jelas. Dengan pola tersebut, anak-anak diharapkan tidak kehilangan arah setelah mengikuti kompetisi lokal.

“Jadi mereka (anak-anak) tidak hanya terputus di Liga Kampung, tapi dari Liga Kampung, nanti kita akan lakukan itu antar kampung, yang dari Kampung lolos masuk ke mess (Karanggayam), yang masuk mess akan diberikan coaching klinik oleh Persebaya selama seminggu atau dua minggu,” ujarnya.

 

Menurut dia, kolaborasi pemkot dengan Persebaya menjadi kunci untuk membangun mimpi dan motivasi para pemain muda. Ia meyakini kedekatan antara Persebaya dan pemerintah kota akan menumbuhkan semangat serta rasa memiliki anak-anak muda terhadap Surabaya.

“Sehingga talenta-talenta Surabaya ini akan muncul terus-menerus. Dan dengan kerjasama Persebaya, maka anak punya semangat, punya obsesi. (Misal) aku kalau (main sepak bola) enak, terus bisa masuk klub Persebaya, itu yang akan kita lakukan. Karena Persebaya dan Kota Surabaya tidak pernah bisa dilepaskan,” jelasnya.

 

Selain pembinaan teknis, Wali Kota Eri menyampaikan bahwa Wisma Karanggayam juga akan dikembangkan sebagai pusat latihan fisik dan pembentukan tubuh atlet. Fasilitas tersebut dirancang untuk menunjang kesiapan pemain muda secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi keterampilan bermain bola. “Yang berikutnya di Karanggayam ini kita juga akan mengembangkan tempat-tempat untuk pelatihan. Selain coaching clinic, tapi bagaimana membentuk body,” katanya.

Bahkan, untuk mendukung aktivitas latihan, Pemkot Surabaya juga akan menyediakan tribun penonton bersifat portable. “Ada tribun yang tapi nggak full, hanya portable. Jadi pada waktu latihan ada tribun yang memang dia bisa ditarik, bisa dipasang, tapi tidak permanen. Tapi dia portable, sehingga (penonton) bisa melihat,” ujarnya.

Sementara terkait progres pembangunan, Wali Kota Eri menargetkan seluruh fasilitas pendukung, termasuk ruang ganti dan bangunan wisma, dapat rampung pada pertengahan tahun 2026. Ia berharap momentum tersebut bertepatan dengan peringatan hari jadi Persebaya.

 

“Nanti pembangunan-pembangunan yang dilakukan terkait dengan tempat ganti dan lain-lain, insyaAllah bangunan ini akan selesai di bulan Mei atau Juni (2026). Sehingga pada waktu ulang tahunnya Persebaya, sudah selesai. Bangunan sekaligus lapangannya, termasuk museum yang ada di GBT (Gelora Bung Tomo),” jelasnya.

 

Ia juga menegaskan Wisma Karanggayam akan diposisikan sebagai ikon sepak bola Surabaya yang tidak terpisahkan dari Persebaya dan Bonek. Menurutnya, kawasan ini bukan hanya fasilitas olahraga, tetapi simbol kebanggaan bersama warga Kota Pahlawan. “Jadi ini kita akan lakukan. Ini menjadi ikonnya arek-arek Surabaya, ikonnya Persebaya, ikonnya Bonek,” imbuhnya.

 

Bahkan, Wali Kota Eri berencana melibatkan langsung suporter Persebaya atau Bonek dalam proses peresmian Wisma Karanggayam. “Maka nanti yang meresmikan, saya berharap juga teman-teman Bonek yang meresmikan ini. Karena ini juga akan menjadi milik Bonek, menjadi kebanggaan pride-nya Bonek, termasuk museum nanti yang ada di GBT,” terangnya.

Dalam konsep pengembangan kawasan, Wali Kota Eri mengungkap bahwa Wisma Karanggayam juga akan menjadi ruang dokumentasi sejarah Persebaya dan Bonek, termasuk perjalanan suporter dari masa ke masa.

“Jadi nanti di tempat wisma ini tidak hanya ada sejarah terkait Persebaya menjadi juara, tapi sejarah bagaimana Bonek juga mulai awal sampai hari ini itu dengan suka dukanya, dengan jatuh bangunnya Persebaya, Bonek masih setia. Sehingga saya ingin membuat sejarah itu,” katanya.

Karena itu, Wali Kota Eri menegaskan Lapangan Karanggayam akan difokuskan sebagai pusat pembinaan dan pembibitan pemain muda, sekaligus penggerak ekonomi warga sekitar. “Jadi ini fokusnya adalah untuk pembinaan, pembibitan yang bagaimana kami bersinergi dengan Persebaya dan di situ nanti akan menggerakkan bisa mencari talenta-talenta muda Surabaya,” katanya.

Ia berharap, kehadiran pusat pelatihan Wisma Karanggayam tersebut dapat memberikan efek ganda, terutama dalam menggerakkan ekonomi bagi masyarakat sekitar. “Jadi bagaimana Wisma Karanggayam ini tidak hanya mengenang atau membangkitkan jiwa Bonek kita, tapi bisa menggerakkan ekonomi dari sepak bola,” pungkasnya. (sms)

  • Penulis: Shinta ms

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pangdam V/Brawijaya Pimpin Sertijab Danrindam dan Pejabat Golongan IV sebagai Wujud Regenerasi Kepemimpinan

    Pangdam V/Brawijaya Pimpin Sertijab Danrindam dan Pejabat Golongan IV sebagai Wujud Regenerasi Kepemimpinan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 106
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., memimpin jalannya kegiatan serah terima jabatan Danrindam dan Pejabat Golongan IV/Kolonel Kodam V/Brawijaya serta Tradisi Warga Kodam V/Brawijaya yang berlangsung di Gedung Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Rabu (14/01/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 100 orang tersebut berlangsung dengan tertib dan khidmat. Kolonel Inf Tommy Radia Diansyah Lubis, […]

  • Polres Bojonegoro Bersama Pemkab Lakukan Sidak Gabungan, Pastikan HET Beras Tetap Terkendali

    Polres Bojonegoro Bersama Pemkab Lakukan Sidak Gabungan, Pastikan HET Beras Tetap Terkendali

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 200
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Petugas gabungan dari Polres Bojonegoro Polda Jatim bersama sejumlah instansi terkait melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah toko tradisional, toko modern, dan produsen beras di wilayah hukum Polres Bojonegoro, Senin (27/10/2025). Sidak ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan harga eceran tertinggi (HET) beras medium dan premium tetap stabil di pasaran serta mencegah […]

  • Advokat Peradi Samuel Teguh Santoso: Surabaya Harus Jadi Contoh Kota Damai Tanpa Anarki

    Advokat Peradi Samuel Teguh Santoso: Surabaya Harus Jadi Contoh Kota Damai Tanpa Anarki

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 284
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Partai Perindo Kota Surabaya sekaligus Advokat PERADI, Samuel Teguh Santoso, SH, MH, MPsi, MM., menyampaikan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat agar menjaga situasi Surabaya tetap kondusif dan damai. Pernyataan ini disampaikan di Surabaya, Minggu (31/8/2025), menjelang adanya rencana aksi demonstrasi lanjutan di Kota Pahlawan. Samuel menekankan pentingnya kerukunan antarwarga, tanpa membedakan suku, […]

  • Polres Tulungagung

    Polres Tulungagung dan BRI Berbagi di Bulan Ramadan

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 367
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Dalam semangat berbagi di bulan Ramadan, Polres Tulungagung bersama Bank BRI Tulungagung menggelar kegiatan sosial dengan membagikan takjil kepada masyarakat, Selasa (25/3/2025). Kegiatan berlangsung di depan Kantor Bank BRI Tulungagung dan menyasar para pengendara, pejalan kaki, serta masyarakat yang membutuhkan menjelang waktu berbuka puasa. Kasihumas Polres Tulungagung, Ipda Nanang, mengatakan bahwa kegiatan ini […]

  • Jalan Tol di Jawa Timur Tarif Tol Sedyatmo

    Penyesuaian Tarif Tol Sedyatmo Ditetapkan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan, Mulai 5 Januari 2026

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 95
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pengelola jalan tol di Indonesia terus melakukan evaluasi dan penyesuaian tarif agar tetap sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi ekonomi. Salah satu yang mengalami perubahan adalah Jalan Tol Sedyatmo, yang akan mulai berlaku kenaikan tarif pada 5 Januari 2026. Perubahan ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pekerjaan Umum (PU) No. 1325/KPTS/M/2025 tanggal 25 November 2025. […]

  • Kotak kosong, kampanye, pilkada

    Kotak Kosong Bukan Harapan Kosong: Sinyal Perubahan di Pilkada Serentak 2024

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 366
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Fenomena kotak kosong dalam Pilkada Serentak 2024 kembali menjadi perhatian publik. Di beberapa daerah, calon tunggal menjadi satu-satunya pilihan di surat suara, sementara kotak kosong menjadi simbol protes dari masyarakat yang merasa tidak ada alternatif yang layak untuk memimpin daerah mereka. Fenomena ini tidak hanya mencerminkan ketidakpuasan publik terhadap proses politik yang ada, […]

expand_less