Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Membanggakan: Bedah Rumah dan Intervensi Gizi di Nagrak Bogor Lawan Stunting

Membanggakan: Bedah Rumah dan Intervensi Gizi di Nagrak Bogor Lawan Stunting

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji bersama Wakil Menteri Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, jajaran pemerintah daerah, ibu-ibu PKK, serta masyarakat mengadakan kegiatan sosial di Desa Nagrak, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Selasa 2 Desember 2025. Aksi ini dilaksanakan dalam rangka kegiatan Rapat Koordinasi Akhir Tahun Pimpinan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ BKKBN Tahun 2025 dengan tema “Konsolidasi Kepemimpinan Transformasional dan Konvergensi Program untuk Akselerasi Capaian Kinerja” yang berlangsung di Novotel Bogor.

Kegiatan sosial kali ini menitikberatkan pada bantuan perbaikan rumah dan intervensi nutrisi bagi keluarga yang berisiko mengalami stunting (KRS). Menteri Wihaji menyampaikan bahwa rombongan langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi keluarga yang termasuk dalam kategori berisiko stunting.

“Hari ini kita ditemani oleh Bu Wamen dan Pak Wabup beserta jajaran untuk melihat langsung KRS, keluarga berisiko stunting. Ternyata beliau memiliki tiga anak yang berusia 6 tahun, dua di antaranya masih balita dan bayi. Kondisi rumahnya termasuk dalam kategori keluarga berisiko stunting karena asupan gizinya kurang, air bersihnya, serta sanitasinya. Oleh karena itu hari ini kita pastikan dari Kemendukbangga, didampingi Bu Wamen dan Pak Wabup, untuk membangun rumah agar layak huni, juga membuat jamban, serta mengoptimalkan sistem sanitasi agar nantinya asupan gizinya bisa lebih baik,” ujar Wihaji.

Menteri Wihaji mengajak seluruh pejabat dan peserta kegiatan untuk ikut serta secara langsung dalam kegiatan kerja bakti. “Nanti saya minta hari ini kita lakukan kerja bakti bersama-sama agar bisa merasakan suasana. Ini tidak hanya perlu kita ketahui, tetapi juga perlu kita alami. Jika hanya tahu, orang mungkin paham, tapi jika dirasakan, akan berbeda,” katanya.

Ia juga meminta seluruh jajaran agar tetap bekerja sama secara profesional hingga selesai. “Kita saling bantu sesuai kemampuan kita, ada yang saya minta untuk memasak, ikut membantu mengaduk, Pak Wakil Bupati dan Bu Wakil Menteri tadi menjadi tukang bersama-sama, terima kasih atas dukungan kita,” ujar Wihaji.

Menteri Wihaji menyampaikan bahwa jumlah keluarga yang berisiko mengalami stunting di Indonesia masih sangat tinggi. “Jumlah KRS di Indonesia cukup besar, yaitu sebanyak 8,6 juta. Salah satunya adalah wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang menjadi prioritas karena jumlah penduduknya terbanyak,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa penanganan stunting menjadi fokus utama nasional. “Stunting merupakan program prioritas dari bapak presiden, kemarin saya sudah melaporkannya kepada bapak presiden, ada program prioritas yang dijalankan oleh bapak presiden terkait penanganan stunting khusus untuk MBG, yaitu makanan bergizi gratis khusus bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” ujarnya.

Untuk memastikan intervensi berjalan lancar, Menteri Wihaji menegaskan bahwa daerah yang belum menerima bantuan akan segera mendapat perhatian. “Jika belum ada, saya akan menutupinya terlebih dahulu, kita akan menutupi selama 6 bulan hingga 1 tahun ke depan. Jika sudah ada, nanti langsung ditutupi,” jelasnya.

Program MBG akan diberikan prioritas kepada ibu hamil, ibu yang sedang menyusui, dan anak balita yang tidak mengikuti PAUD. Program ini juga bertujuan untuk menurunkan angka stunting di tingkat nasional.

“Di Indonesia tingkat stunting adalah 19,8, di sini sudah mencapai 18, yang berarti lebih rendah dari rata-rata nasional. Target tahun ini adalah 18 hingga 2029 nanti menjadi 14, semoga saja tercapai,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi mengapresiasi kolaborasi antara program pemerintah pusat dan daerah. “Pertama, kami tentu Pak Rudy sebagai Bupati dan saya sebagai Wakil Bupati atas nama Pemda dan masyarakat Kabupaten Bogor menyampaikan terima kasih serta apresiasi yang tinggi kepada Pak Menteri dan Bu Wamen. Program ini selaras dengan program yang ada di Kabupaten Bogor, karena ada beberapa kegiatan bedah rumah yang kami laksanakan pada 2025 perubahan dan 2026,” katanya.

Ade Ruhandi menegaskan bahwa upaya mengurangi stunting di Jawa Barat telah menunjukkan perkembangan yang baik. “Hasil pemantauan dan komunikasi dengan menteri sudah menunjukkan penurunan angka stunting di Jawa Barat, tentu ini juga perlu diberikan contoh dari gaya hidup sehat, gaya hidup sehat dimulai dari rumah,” katanya.

Ia juga menilai bantuan terkait air bersih dan sanitasi sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat dalam program prioritas presiden Prabowo. Sementara itu, mengenai penanganan stunting di Kabupaten Bogor, Ade menegaskan komitmen pemerintah daerah.

“Kita terus menangani dan berkolaborasi, terintegrasi dengan seluruh SKPD, dinas kesehatan serta DPKPP dan lainnya, insya Allah perkembangan yang lebih baik pada akhir tahun akan kita sampaikan kepada publik,” katanya. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musim Kemarau

    Prediksi BMKG Awal Musim Kemarau 2026: Lebih Cepat dan Berpotensi Kering

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 122
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prediksi awal mengenai musim kemarau tahun 2026. Dalam laporan resmi yang dirilis pada 4 Maret 2026, BMKG menyatakan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki musim kemarau lebih awal dibandingkan rata-rata klimatologisnya. Perubahan ini dipicu oleh akhir dari fenomena La Niña Lemah pada Februari 2026, yang […]

  • Wakapolrestabes Surabaya Pimpin Langsung Pemeriksaan Senjata Api Anggota

    Wakapolrestabes Surabaya Pimpin Langsung Pemeriksaan Senjata Api Anggota

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 320
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Wimboko, memimpin langsung pemeriksaan senjata api dinas milik anggota Polrestabes Surabaya, Selasa. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari pengawasan rutin untuk memastikan kesiapan dan tanggung jawab anggota dalam penggunaan senjata api. Dalam pemeriksaan yang berlangsung di halaman Polrestabes Surabaya tersebut, AKBP Wimboko memeriksa satu per satu senjata api yang dipegang […]

  • “Anak Rantau” yang Legendaris di Surabaya | Menjelajahi Kuliner Khas Surabaya

    “Anak Rantau” yang Legendaris di Surabaya | Menjelajahi Kuliner Khas Surabaya

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 275
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jika di seri pertama kita telah menjelajahi kuliner “asli arek Suroboyo”, kali ini mari mengenal kisah lain: kuliner “anak rantau”. Ya, ternyata banyak makanan yang berasal dari kota lain, namun justru menemukan “rumah” dan kepopulerannya di Surabaya. Mereka bukan sekadar pengunjung, tetapi telah berubah menjadi bagian dari ciri khas kuliner Kota Pahlawan. Pendatang […]

  • Bali Pulau Dewata Surga Yang Mulai Terusik?

    Bali Pulau Dewata Surga Yang Mulai Terusik?

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 338
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bali, Pulau Dewata, Fajar Dunia. Segala julukan indah tercurah untuk pulau yang satu ini. Bagi banyak orang, Bali adalah kepingan surga, tempat pelarian dari hiruk pikuk kehidupan. Namun, di balik keindahannya, Bali kini menghadapi tantangan baru dengan  membeludaknya wisatawan. Kehadiran wisatawan memang membawa berkah bagi perekonomian Bali. Namun, di sisi lain, membeludaknya turis […]

  • Evaluasi Ketat dan Kebijakan Pemkot Surabaya untuk Percepatan Kinerja Aparatur

    Evaluasi Ketat dan Kebijakan Pemkot Surabaya untuk Percepatan Kinerja Aparatur

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 66
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil langkah tegas dalam upaya meningkatkan kinerja para pejabat di tingkat kecamatan dan kelurahan. Hal ini dilakukan oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang memberikan tenggat waktu selama satu minggu bagi lurah dan camat untuk menyelesaikan berbagai program prioritas. Jika tidak memenuhi target, pejabat tersebut akan dirotasi atau bahkan […]

  • Pelatih baru Persela Lamongan segera diumumkan, ini kata manajemen

    Pelatih baru Persela Lamongan segera diumumkan, ini kata manajemen

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 148
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Manajemen Persela Lamongan memastikan segera mengumumkan pelatih baru tim berjuluk Laskar Joko Tingkir dalam waktu dekat. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas tim di tengah masa transisi manajemen klub. Penasihat Persela Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan sosok pelatih anyar tersebut sudah ditentukan dan dinilai cocok dengan karakter serta iklim tim. “Insyaallah sudah ada dan sosoknya […]

expand_less