Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Kronologi Penangkapan Sindikat Copet Internasional di Bali, Awalnya dari Laporan Bintang Drakor Jeon Hye Bin

Kronologi Penangkapan Sindikat Copet Internasional di Bali, Awalnya dari Laporan Bintang Drakor Jeon Hye Bin

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM Polres Gianyar menangkap 10 anggota jaringan pencurian internasional yang melakukan aksinya di kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali.

Empat orang WNI yang menjadi tersangka yaitu PT atau Putu, IKPS atau Made, HL atau Har, dan JW atau Jo.

Selanjutnya, enam orang warga negara asing dengan inisial Hua yang dikenal sebagai Sam dan JWW yang dikenal sebagai Dave berasal dari Tiongkok, serta MK yang dikenal sebagai Jigurr, SA yang dikenal sebagai Shar, SD yang dikenal sebagai Soko, dan GZ yang dikenal sebagai Zolo berasal dari Mongolia.

Kepala Kepolisian (Polres) Gianyar AKBP Chandra C Kesuma menyampaikan, penyelesaian kasus ini terungkap setelah adanya laporan dari artis Korea Selatan Jeon Hye Bin, yang menjadi korban pencurian saat sedang berlibur di Ubud, pada 1 Oktober 2025.

Pada masa itu, bintang serial drama Korea yang berjudul “Beyond The Bar” kehilangan dana sebesar Rp 132 juta setelah kartu kredit suaminya direbut oleh pelaku.

“Seluruh korban merupakan Warga Negara Asing dari Korea dan Tiongkok, salah satunya adalah suami dari artis Korea Jeon Hye Bin, yang kehilangan dompet berisi kartu keuangan saat sedang berwisata di kawasan Ubud,” ujarnya pada Rabu (3/12/2025).

Ia menyampaikan bahwa sekitar dua hingga tiga hari setelah menerima laporan dari artis Drakor tersebut, pihaknya berhasil menangkap semua pelaku di lokasi yang berbeda di Denpasar dan Gianyar.

Dalam tindakannya, para tersangka ini bekerja secara terorganisir dengan membagi peran masing-masing.

Empat tersangka WNI berperan sebagai penyedia mesin electronic data capture (EDC).

Di sisi lain, empat warga negara asing dari Mongolia bertugas sebagai pelaksana di lapangan. Selanjutnya, dua warga negara asing berkebangsaan Tiongkok bertugas sebagai perantara antara warga negara Indonesia dan warga negara asing dari Mongolia.

Para tersangka menjalankan aksinya dengan menyasar turis asing yang berkunjung ke objek wisata seperti di sekitar Puri Ubud, Toko Oemah Herborist, Pasar Tematik Ubud, Jalan Raya Ubud dan Kawasan Monkey Forest Ubud.

“Kalau dilihat dari modus operandinya mereka sudah berpengalaman. Ada yang tugas mengambil di tas, ada yang menutupi dan ada yang mengalihkan orang lain atau korban,” katanya.

Sementara itu, para korban baru menyadari telah menjadi korban pencurian usai mendapat pemberitahuan melalui ponsel adanya transaksi digital mengunakan kartu kredit mereka.

Modusnya adalah mencuri tas atau ikat pinggang yang dibawa oleh korban, kemudian tas tersebut dibuka dan dompet serta kartu kreditnya diambil.

“Di sana kartu kredit digunakan di mesin EDC, lalu dana dikirim ke rekening luar negeri,” tambahnya.

Saat ini, pihak berwajib masih melakukan penyelidikan terhadap alur dana hasil tindak kejahatan yang dikirim ke rekening bank di Uganda dan Indonesia.

Berdasarkan tindakan yang dilakukan, para pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan dikenai Pasal 363 KUHP atau Pasal 480 KUHP beserta Pasal 53 dan 56 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Sebelumnya diberitakan, artis ternama Korea Selatan, Jeon Hye Bin (42), menjadi korban pencurian kartu kredit saat tengah berlibur di Ubud, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali pada 1 Oktober 2025.

Saat itu, wanita yang tampil dalam serial drama Korea berjudul “Beyond The Bar” bersama anggota keluarganya sedang berbelanja di toko yang menjual perlengkapan berkemah di Ubud.

Setelah itu, suami korban menyadari bahwa dompetnya hilang ketika akan membayar belanjaannya di kasir. Dompet tersebut berisi uang sebesar 200 dolar Amerika Serikat, kartu kredit, serta dokumen penting lainnya.

Pada saat yang sama, korban menerima pemberitahuan melalui ponselnya mengenai empat kali penarikan menggunakan kartu kreditnya. Total penarikan dengan kartu Visa Hana mencapai 7.300 dolar AS dan kartu Master Kb sebesar 500 dolar AS.

Akibat kejadian tersebut, korban melaporkan ke Polsek Ubud karena mengalami kerugian sekitar Rp 132.700.000. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Tahapan Jadi PPPK Paruh Waktu 2025, Ini Panduannya!

    5 Tahapan Jadi PPPK Paruh Waktu 2025, Ini Panduannya!

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Tahapan Penting untuk Tenaga Honorer yang Ingin Menjadi PPPK Paruh Waktu Tahun 2025 menjadi momen penting bagi ribuan tenaga honorer di seluruh Indonesia yang berharap bisa diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Proses pengangkatan ini bukan hanya sekadar mengisi Data Rencana Hasil (DRH), tetapi melibatkan beberapa tahapan penting yang harus dipahami […]

  • Misa Rabu Abu 2026 ,Gereja Katedral Jakarta

    Penghapusan Sistem Ganjil Genap di Jakarta Saat Cuti Bersama Natal 2025

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 141
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah DKI Jakarta mengambil kebijakan khusus terkait lalu lintas selama masa cuti bersama Natal 2025. Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah penghapusan sistem ganjil genap (gage) untuk kendaraan bermotor di jalan-jalan utama Ibu Kota. Keputusan ini diambil karena hari ini, Jumat (26 Desember 2025), merupakan hari cuti bersama yang ditetapkan sebagai libur nasional. Kepala […]

  • Rosnati Syech, Elly Rumengan, dr. Listiawati, Babak Baru Lakon Rusli Bintang

    Rosnati Syech, Elly Rumengan, dr. Listiawati, Babak Baru Lakon Rusli Bintang

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 320
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –  Konflik internal di Universitas Malahayati kembali mencuat ke permukaan, kali ini menyeret nama-nama dalam lingkaran pribadi sang pendiri, pengusaha Rusli Bintang. Perseteruan ini diduga dipicu oleh dinamika rumah tangga Rusli Bintang yang disebut memiliki lebih dari satu istri, dan kini mencuat nama baru dr. Listiawati yang dikabarkan sebagai istri ketiga. Seorang narasumber yang […]

  • Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni

    Wakil Ketua DPRD Surabaya: Literasi Digital Jadi Kunci Hadapi Fenomena Demonstrasi di Era Media Sosial

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 144
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Fenomena demonstrasi belakangan ini tidak lagi sekadar turun ke jalan, tetapi juga lahir dari jagat maya. Aksi massa kini banyak digerakkan oleh tagar di media sosial, bahkan sering dipicu arus informasi yang belum tentu benar alias hoaks. Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, menyebut kondisi ini sebagai alarm keras pentingnya literasi digital. Hal […]

  • PDIP Jatim Peringati Nuzulul Quran

    PDIP Jatim Peringati Nuzulul Quran 2026, Peran Media dalam Membangun Kesadaran Sosial dan Spiritual

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Media memiliki peran penting dalam membangun kesadaran sosial dan spiritual masyarakat. Dalam konteks ini, media tidak hanya bertugas sebagai penyiar informasi, tetapi juga sebagai penggerak nilai-nilai kehidupan yang lebih dalam. Salah satu contohnya adalah peran ANTARA dalam memberikan pemberitaan yang akurat dan terpercaya, khususnya di tengah tantangan disrupsi informasi yang semakin kompleks. Menurut Menteri […]

  • Surabaya,Satgas Anti-Preman ,Mafia Tanah

    Penanganan Konflik Tanah dan Premanisme di Surabaya: Satgas Anti-Preman dan Mafia Tanah Menghadapi Tantangan, Laporan Terus Meningkat

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 61
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Satuan Tugas (Satgas) Anti-Preman dan Mafia Tanah di Kota Surabaya kini menjadi salah satu mekanisme penting bagi masyarakat dalam menyampaikan berbagai keluhan terkait isu hukum. Sejak operasionalnya pada awal Januari 2026, jumlah laporan yang masuk ke kantor satgas terus meningkat, menunjukkan bahwa masyarakat mulai mempercayai sistem ini sebagai sarana penyelesaian masalah. Tingginya Antusiasme Masyarakat […]

expand_less