Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » HUT ke-820 Tulungagung: Sterilisasi Kucing Jantan untuk Kontrol Populasi

HUT ke-820 Tulungagung: Sterilisasi Kucing Jantan untuk Kontrol Populasi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Meriahnya perayaan Hari Jadi ke-820 Kabupaten Tulungagung, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Tulungagung menyelenggarakan program sterilisasi kucing jantan rumahan secara gratis, Rabu (26/11/2025) di Puskeswan Campurdarat.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tulungagung, Mulyanto, menyatakan bahwa sterilisasi kucing jantan rumahan bertujuan untuk menjaga keseimbangan jumlah populasi kucing.

“Untuk mengendalikan jumlah populasi kucing, tindakan sterilisasi ini merupakan langkah yang baik dalam mencegah peningkatan jumlah yang tidak terkendali,” jelasnya.

Pengaturan jumlah kucing juga penting dalam mencegah penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang bisa menyebar antara hewan dan manusia.

Penyakit zoonosis dapat menyebar melalui pernikahan hewan yang sudah terinfeksi.

Vaksinasi mampu mengontrol jumlah populasi kucing, yang pada akhirnya membantu mengurangi penyebaran penyakit zoonosis.

“Secara kesehatan, tentu saja hewan peliharaan juga perlu diberi vaksin. Sterilisasi dapat membantu mengatasi populasi kucing liar maupun yang dipelihara,” tegasnya.

Masih menurut Mulyanto, pengendalian populasi kucing dilakukan secara manusiawi.

Sterilisasi juga dapat meningkatkan tingkah laku kucing, misalnya mengurangi sikap agresif, mengurangi masalah buang air kecil, serta mengurangi kecenderungan berkeliaran saat dalam kondisi birahi.

Kucing yang telah di sterilisasi perlu dalam kondisi sehat, dengan berat badan minimal 2 kg dan usia paling sedikit 8 bulan.

Disnak Keswan hanya membuka kuota untuk 50 ekor kucing saja dikarenakan keterbatasan jumlah personel yang menangani.

Pilihan untuk melakukan sterilisasi pada kucing jantan, karena secara umum lebih sederhana dibandingkan dengan sterilisasi pada kucing betina.

“Untuk kucing betina diperlukan operasi pembukaan perut, serta membutuhkan infus. Kucing jantan lebih sederhana, tidak memerlukan infus maupun pembedahan pada perut,” kata Mulyanto.

Salah satu pemilik kucing yang ikut dalam program sterilisasi, Lutfi Nur Azizah (26), menyatakan bahwa kebijakan sterilisasi sangat berguna bagi para penggemar kucing.

Karena untuk sterilisasi mandiri, biaya untuk kucing jantan berkisar antara Rp 300.000 hingga Rp 350.000.

Sementara untuk betina, harganya bisa mencapai Rp 600.000 hingga Rp 750.000.

“Jika sering diadakan, pasti banyak penggemar kucing yang ikut. Tapi ini dalam rangka perayaan ulang tahun Kabupaten Tulungagung, jadi dibatasi,” kata warga Kelurahan Sembung, Kecamatan Tulungagung ini.

Lutfi mengakui memiliki 7 ekor kucing dewasa dan 3 ekor anak kucing.

Keputusannya memilih sterilisasi untuk mengurangi jumlah populasi, serta alasan kesehatan.

Terlebih lagi di sekitar rumahnya terdapat banyak kucing yang dibiarkan, sehingga kucing miliknya bisa menjadi jantan jika tidak di sterilisasi.

“Yang jelas ini sangat membantu bagi penggemar kucing. Baru saja saya lakukan sterilisasi,” katanya sambil menunjukkan kucing jantannya.

Proses sterilisasi dimulai dengan pemeriksaan kesehatan, seperti pengukuran suhu tubuh, berat badan, serta kondisi fisik.

Setelah lolos, kucing ditempatkan di ruang anestesi atau pembiusan.

Proses ini sangat rentan, karena kucing biasanya menunjukkan perlawanan dan sikap agresif.

Dalam keadaan tidak sadar, kucing dibawa ke ruang operasi untuk dioperasi sterilisasi.

Setelah selesai prosesnya, kucing dibawa ke ruang pemulihan setelah operasi. ***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Ngawi Amankan Truk dan Dua Orang Diduga Selundupkan 3 Ton Pupuk Bersubsidi

    Polres Ngawi Amankan Truk dan Dua Orang Diduga Selundupkan 3 Ton Pupuk Bersubsidi

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 283
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tak bisa menunjukkan dokumen resmi, Dua orang bersama truk yang bermuatan 3 Ton pupuk bersubsidi diamankan Satreskrim Polres Ngawi Polda Jatim. Dua orang itu adalah berinisial R(58) dan AR (25) Keduanya warga Kecamatan Reban Kabupaten Batang,Jawa Tengah. Polres Ngawi Amankan Truk dan Dua Orang Diduga Selundupkan 3 Ton Pupuk Bersubsidi mengatakan hasil pemeriksaan […]

  • Perusahaan MrBeast Mengakhiri Hubungan dengan Editor Video Setelah Dugaan Pelanggaran Pasar Prediksi

    Perusahaan MrBeast Mengakhiri Hubungan dengan Editor Video Setelah Dugaan Pelanggaran Pasar Prediksi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 68
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perusahaan yang didirikan oleh Jimmy Donaldson, MrBeast, telah menghentikan hubungan kerja seorang editor video setelah platform pasar prediksi Kalshi menuduhnya melakukan insider trading. Kejadian ini menunjukkan keterlibatan perusahaan dalam isu regulasi pasar prediksi dan potensi tindakan ilegal terkait perdagangan informasi rahasia. Kalshi, salah satu layanan populer yang memungkinkan pengguna memasang taruhan pada hasil acara […]

  • Gubernur Anwar Hafid

    Gubernur Anwar Hafid, desak hentikan intimidasi bank tanah di Lore Bersaudara

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 101
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –  Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid akhirnya turun gunung merespons keresahan warga Lore Bersaudara terkait konflik lahan dengan Badan Bank Tanah (PT BBT). Dalam kunjungan mendadak yang dipusatkan di Desa Watutau, Kecamatan Lore Peore, Minggu (21/12/2025), Gubernur menegaskan bahwa segala bentuk intimidasi dan pematokan lahan harus dihentikan sampai persoalan agraria di kawasan itu tuntas […]

  • Kaji Ipuk : Reformasi Organisasi Kunci Membuka Potensi Ekonomi Surabaya

    Kaji Ipuk : Reformasi Organisasi Kunci Membuka Potensi Ekonomi Surabaya

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Diagramkota.com Surabaya – Komisi A DPRD Kota Surabaya terus mendorong perbaikan tata organisasi dalam pemerintahan untuk mewujudkan Surabaya sebagai kota berkelas dunia. Hal ini disampaikan Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri usai rapat koordinasi bersama Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Surabaya guna membahas sejumlah isu strategis. Kaji Ipuk sapaan akrab Syaifuddin Zuhri menjelaskan […]

  • Kurnia Seafood Hadir di Surabaya, Kepiting Segar Saus Kurnia Jadi Menu Andalan

    Kurnia Seafood Hadir di Surabaya, Kepiting Segar Saus Kurnia Jadi Menu Andalan

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 524
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Restoran Kurnia Seafood kini resmi membuka cabangnya di Surabaya pada Sabtu (21/9/2024). Kehadiran restoran ini menambah daftar kota yang menjadi tempat hadirnya Kurnia Seafood, termasuk Semarang, Yogyakarta, Bandung, dan Bali. Cabang Surabaya ini terletak di Jalan M. Duryat no. 4, Genteng. Sebastian Bagus Rawikara, Corporate GM Kurnia Seafood Surabaya, mengungkapkan rasa optimismenya terhadap […]

  • Persija Hadapi Rekor Kandang Malut di Ternate!

    Persija Hadapi Rekor Kandang Malut di Ternate!

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 70
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persija Jakarta akan menghadapi tantangan berat dalam laga tandangnya melawan Malut United di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate. Pertandingan ini menjadi momen penting bagi Macan Kemayoran untuk mempertahankan posisi mereka di papan atas klasemen Super League 2025/26. Rekor Kandang yang Mengancam Malut United dikenal sebagai tim yang sangat kuat saat bermain di kandang. Dari […]

expand_less