Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Angka Kasus TB di Gresik Mencapai 2.740, Dinkes Perkuat Upaya Deteksi Dini

Angka Kasus TB di Gresik Mencapai 2.740, Dinkes Perkuat Upaya Deteksi Dini

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik mencatat sebanyak 2.740 kasus tuberkulosis (TB) hingga minggu pertama November 2025. Angka ini menunjukkan tren penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, yang tercatat sebanyak 3.404 kasus baru. Meski angka ini menurun, pihak Dinkes tetap memperhatikan situasi ini karena potensi peningkatan jumlah pasien masih ada hingga akhir tahun.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Gresik, dr. Puspitasari Whardani, menjelaskan bahwa mayoritas pasien TB berada pada kelompok usia 30 tahun ke atas. Ia menegaskan pentingnya deteksi dini agar pasien dapat segera mendapatkan terapi yang tepat dan mempercepat proses pemulihan. Untuk itu, seluruh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Gresik telah menerapkan standar penanganan TB secara konsisten.

Strategi Penanganan TB yang Dilakukan oleh Dinkes Gresik

Dinkes Gresik mengintensifkan skrining dan pelatihan tenaga kesehatan agar layanan penanganan TBC semakin optimal. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap pasien dapat ditangani dengan baik, terutama jika tidak ada komplikasi. Selain itu, pihak Dinkes juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar lebih peka terhadap gejala TB.

Gejala umum yang perlu diwaspadai antara lain batuk lebih dari dua minggu, batuk berdarah, penurunan berat badan tanpa sebab jelas, keringat malam berlebihan, dan demam yang tidak kunjung sembuh. Jika ditemukan gejala-gejala tersebut, masyarakat diimbau untuk segera melakukan pemeriksaan menggunakan mesin TCM. Bila hasilnya positif, pasien akan langsung didiagnosis sebagai TBC dan mulai menjalani terapi.

Pentingnya Edukasi dan Kesadaran Masyarakat

Edukasi masyarakat menjadi salah satu fokus utama Dinkes Gresik dalam upaya menekan angka kasus TB. Pihak Dinkes terus mengajak warga untuk mengenali gejala TB sejak dini dan segera melakukan pemeriksaan. Dengan kesadaran yang tinggi, diharapkan masyarakat bisa lebih proaktif dalam menjaga kesehatan diri sendiri maupun orang-orang di sekitarnya.

Selain itu, Dinkes juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas cakupan skrining TB. Misalnya, melalui program skrining keluarga dan terapi pencegahan, yang bertujuan untuk menjangkau lebih banyak individu yang berisiko tinggi. Program ini juga dilengkapi dengan pelatihan tenaga kesehatan agar mereka lebih siap dalam menangani kasus TB.

Upaya Kolaborasi untuk Mencapai Target Bebas TB

Dinkes Gresik juga terlibat dalam berbagai kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pencapaian target bebas TB pada tahun 2028. Kerja sama ini melibatkan organisasi seperti IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dan IIDI (Ikatan Dokter Indonesia), serta rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya. Tujuannya adalah memastikan bahwa semua pihak saling mendukung dalam upaya pencegahan, diagnosis, dan pengobatan TB.

Selain itu, Dinkes juga aktif dalam program skrining komprehensif yang melibatkan UPT LP ABK, Dinkes, dan RS Grha Husada Petrokimia. Program ini bertujuan untuk memperluas akses layanan kesehatan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan rutin.

Inovasi dan Teknologi dalam Pelayanan Kesehatan

Dinkes Gresik juga berupaya memperkuat layanan kesehatan melalui inovasi dan teknologi. Salah satunya adalah pemasangan GPS pada 48 ambulans Faskes, yang bertujuan untuk mempercepat respons dalam layanan gawat darurat. Selain itu, Dinkes juga terus mengembangkan sistem digital untuk mempermudah pelacakan dan pengelolaan data kasus TB.

Program skrining mobile juga digencarkan untuk menjangkau daerah-daerah yang kurang memiliki akses layanan kesehatan. Dengan adanya skrining mobile, masyarakat di wilayah terpencil dapat lebih mudah memeriksa kondisi kesehatan mereka dan mendapatkan pengobatan yang sesuai.

Angka kasus TB di Gresik yang mencapai 2.740 menunjukkan bahwa penyakit ini masih menjadi tantangan serius bagi kesehatan masyarakat. Namun, dengan upaya yang dilakukan oleh Dinkes Gresik, termasuk skrining dini, edukasi masyarakat, dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan angka kasus TB dapat terus menurun. Dengan kesadaran yang tinggi dan dukungan dari berbagai pihak, target bebas TB pada tahun 2028 bisa tercapai. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkoba, 9 Tersangka dan Barang Bukti  mendekati 1 Miliar Diamankan

    Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkoba, 9 Tersangka dan Barang Bukti  mendekati 1 Miliar Diamankan

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Diagram kota Sidoarjo – Satuan Reserse Narkoba Polresta Sidoarjo terus melakukan pemberantasan narkoba secara masif. Hal ini dibuktikan dengan pengungkapan 4 kasus penyalahgunaan narkotika yang diumumkan pada Rabu (16/7/2024).   Dalam konferensi pers yang dihadiri oleh Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, Kasatresnarkoba Kompol Rudy Prabowo, Kasihumas Iptu Tri Novi Handono, penerjemah bahasa isyarat, dan […]

  • 7 Alasan Ini Membuat Cinta Ini Layak Ditonton!

    7 Alasan Ini Membuat Cinta Ini Layak Ditonton!

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 63
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Drama Korea Bisakah Cinta Ini Diterjemahkan?yang paling dinantikan akan dirilis pada 16 Januari 2026. Diperankan oleh Kim Seon Ho sebagai Ju Ho Jin dan Go Yoon Jung dalam peran Cha Mu Hee. Ju Ho Jin adalah seorang penerjemah yang bekerja untuk Cha Mu Hee. Keduanya memiliki pandangan yang berbeda mengenai cinta. Namun, seiring berjalannya […]

  • Polresta Malang Kota Perkuat Sinergi Bersama Serikat Buruh Wujudkan Kondusifitas Kamtibmas

    Polresta Malang Kota Perkuat Sinergi Bersama Serikat Buruh Wujudkan Kondusifitas Kamtibmas

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 168
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta perkuat sinergi antara aparat kepolisian dan elemen masyarakat, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono SH, SIK, M.Si memimpin Apel Akbar Kebangsaan dan Deklarasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh di halaman Mapolresta Malang Kota, Kamis (23/10/2025). Apel Akbar Kebangsaan bersama Serikat Pekerja/Serikat Buruh diikuti Wakapolresta […]

  • Polri Perkuat Model Pelayanan Unjuk Rasa Berbasis Standar HAM Internasional, Wakapolri: “Kita Sesuaikan dengan Best Practice Negara Maju

    Polri Perkuat Model Pelayanan Unjuk Rasa Berbasis Standar HAM Internasional, Wakapolri: “Kita Sesuaikan dengan Best Practice Negara Maju

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 47
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Polri terus memperbarui model dan langkah-langkah pelayanan terhadap pengunjuk rasa melalui pendekatan berbasis hak asasi manusia (HAM) dan komparatif internasional. Pembaruan ini dilakukan dengan merujuk pada best practice negara maju, khususnya Inggris, yang telah memiliki Code of Conduct pengendalian massa yang dinilai efektif, transparan, dan akuntabel. Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo […]

  • dprd jatim

    DPRD Jatim Minta Polda Tindak Tegas Ormas, Buntut Kasus Pengusiran Nenek Elina di Surabaya,

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 42
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kasus pengusiran paksa yang menimpa nenek Elina Widjajanti (80), warga kawasan Dukuh Kuwukan, Kecamatan Sambikerep, Surabaya, menjadi sorotan serius dari anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Eko Yunianto. Peristiwa ini diduga dilakukan oleh oknum organisasi masyarakat (ormas) dengan cara meratakan rumah korban dan memaksa Elina beserta keluarganya keluar tanpa prosedur hukum yang jelas. Kejadian […]

  • Bulan Bung Karno,PDIP Surabaya dan Bamusi Surabaya Gelar Khotmil Quran Dan Berikan Santunan Ke 124 Anak Yatim Piatu

    Bulan Bung Karno,PDIP Surabaya dan Bamusi Surabaya Gelar Khotmil Quran Dan Berikan Santunan Ke 124 Anak Yatim Piatu

    • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 133
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – DPC PDI Perjuangan Surabaya dan Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Surabaya, menggelar Khotmil Quran dan memberikan santunan kepada anak yatim piatu, dalam rangkaian peringatan Bulan Bung Karno. Rangkaian acara tersebut berlangsung di kantor sekretariat DPC PDIP Surabaya, yang juga menjadi rumah aspirasi rakyat, pada Jumat (20/06/2025). Acara dihadiri masyarakat, anggota Bamusi Surabaya, para pengurus […]

expand_less