Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » 3 Film Thailand Kriminal 2025 yang Tayang di Netflix, Kasus Apa Saja?

3 Film Thailand Kriminal 2025 yang Tayang di Netflix, Kasus Apa Saja?

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Meskipun terkenal dengan kualitas film genre horornya yang telah mendunia, sineas Thailand tetap menghadirkan beragam film dengan genre yang variatif serta menghibur. Di tahun 2025, salah satu tema yang sering diangkat oleh film Thailand adalah kriminal. Berhasil mencuri perhatian, cerita yang dihadirkan pun semakin berani, gelap, dan sangat dekat dengan realitas sosial saat ini.

Kasus yang dihadirkan pun berbeda-beda, mulai dari kejahatan karena kepercayaan, tindak kriminal di dunia perbankan, hingga kejahatan yang terinspirasi dari kisah nyata. Sangat mudah diakses karena bisa ditonton di Netflix, ada tiga film Thailand kriminal 2025 yang wajib untuk kamu tonton. Apa saja? Berikut ulasannya!

1.The Stone

The Stone (2025), merupakan film kriminal yang fokus terhadap dunia amulet atau dunia perjimat-an. Film ini memberi gambaran sisi gelap dari industri amulet dan memberikan perspektif baru tentang jimat yang bukan hanya sekedar benda suci pemberi perlindungan. Melainkan juga sebagai komoditas atau mata uang yang sangat berharga. Jadi tidak heran jika berbagai tindakan kejahatan akan dilakukan demi mendapat sebuah jimat yang diinginkan.

Cerita diawali dengan Ek (Jaonaay Jinjett), putra seorang mantan polisi yang berada dalam situasi terdesak. Ek membutuhkan sejumlah besar uang untuk mengobati ayahnya yang sakit parah. Ia pun memutuskan untuk membawa jimat sakral milik ayahnya ke seorang ahli jimat terkenal di media sosial Seng Paradise (Jaii Itkron), untuk dinilai. Namun sebelum Ek tertipu dan menjualnya dengan harga yang sangat rendah, ia diselamatkan oleh Muai (Aheye Korranid), bidadari dunia jimat yang sedang naik daun. Muai mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa jimat milik Ek sebenarnya adalah Phra Somdej, sebuah jimat legendaris yang terkait dengan kasus besar dan telah hilang dari dunia jimat lebih dari 30 tahun lalu. Nilai jimatnya diperkirakan mencapai ratusan juta baht.

Ek dan Muai kemudian bekerja sama untuk mengikuti kompetisi jimat dan mencari cara menjual Phra Somdej tersebut. Tindakan keduanya ini pun langsung menarik perhatian, seluruh komunitas kolektor jimat mulai memburunya, termasuk Father Sunthorn (Tu Nappon), seorang tokoh besar dunia jimat, serta Victor (Chakrabongse Chulachak), sosok misterius yang juga mengincar jimat tersebut. Tanpa Ek sadari, kini ia terjebak dalam pertarungan berisiko tinggi di mana kolektor jimat berkuasa rela melakukan apa saja mulai dari penipuan, manipulasi hingga kejahatan lainnya untuk mendapatkan jimat tersebut.

2. Semua Orang Menyukai Saya Ketika Saya Sudah Mati

AA1Rn0H2

Topik yang diangkat dalam filmEverybody Loves Me When I’m Dead(2025) merupakan tindakan kriminal dalam dunia perbankan. Film asli Netflix ini juga menyentuh mengenai perkembangan teknologi AI yang membahayakan pekerjaan manusia. Adegan penuh ketegangan yang diisi dengan kekerasan seperti pembunuhan dan pengeroyokan juga tersaji dalam film ini.

Toh (Ken Theeradeth) merupakan karyawan bank yang berdedikasi tinggi dan seringkali mendapat penghargaan sebagai karyawan teladan. Namun, penggunaan AI untuk menilai kinerja karyawan di kantornya mengancam pekerjaannya karena teknologi tersebut menganggap ia tidak kompeten. Di tengah masalah pekerjaannya tersebut Toh juga dihadapi dengan permasalahan pelunasan pembiayaan sekolah internasional putrinya.

Permasalahan keuangan tersebut membuat Toh memutuskan menyalahgunakan jabatannya. Bersama dengan Petch (Ryu Vachirawich), juniornya di bank, Toh mengaktifkan rekening dormant dengan saldo puluhan juta baht milik nasabah yang meninggal namun tidak memiliki ahli waris. Namun, keputusannya ini membawanya pada masalah yang lebih berbahaya dan mengancam nyawa. Uang yang telah ia gunakan ternyata diincar oleh orang lain, selain itu ia juga terjebak dengan komplotan penjahat yang menagih ganti rugi kepada Petch.

3.Tee Yai: Born to Be Bad

AA1Rn5la

Tee Yai: Born to Be Bad menjadi film kriminal Thailand yang terinspirasi dari kisah nyata. Film ini mengangkat cerita legendaris tentang seorang bandit dengan kekuatan mistis yang mewarnai sejarah kejahatan di Thailand pada tahun 70-an. Legenda Tee Yai yang sudah terkenal di Thailand, digarap ulang dalam film ini dengan sudut pandang baru yang belum pernah diceritakan sebelumnya.

Tee (Apo Nattawin), merupakan perampok kelas kakap yang paling dicari oleh polisi Thailand. Dalam menjalankan aksinya, Tee selalu bekerja sama dengan sahabatnya Rerk (Most Witsarut). Rerk sosok berhati dingin yang selalu menjadi bayangan serta penyusun rencana dalam setiap perampokan yang dilakukan oleh Tee. Nama Tee dan Rerk sebagai perampok begitu melegenda, banyak masyarakat Thailand yang percaya bahwa keduanya memiliki kemampuan supranatural yang mempermudah aksi perampokan dan lolos dari kejaran polisi.

Namun kehidupan keduanya berubah ketika Rerk memutuskan untuk pensiun sebagai perampok setelah jatuh cinta dengan Dao (Kao Supassara), seorang wanita cantik dari sebuah rumah pelacuran. Meski awalnya tidak menyetujui keputusan Rerk, Tee akhirnya menerima keinginan sahabatnya. Sebelum meninggalkan dunia perampokan, Tee dan Rerk merencanakan aksi perampokan terbesar mereka. Pada saat yang sama, tanpa mereka sadari, seorang polisi bernama Jakkarat (Joke Akarin) sedang menyusun strategi untuk menangkap keduanya. Pendekatan cerdas yang dilakukan oleh Jakkarat tidak hanya menghentikan rencana perampokan, tetapi juga merusak ikatan persahabatan antara Tee dan Rerk.

Film kriminal Thailand tidak hanya mengandalkan fiksi atau twist semata, namun kisah diambil dari kehidupan sehari-hari dan realita sosial yang terjadi masa kini. Ketiga film di atas tidak hanya menyajikan aksi brutal dan menegangkan, namun juga berisi sebuah pesan kehidupan. Dari tiga film di atas adakah yang sudah kamu tonton? ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polri Terkait Perdamaian Gaza Brimob Siapkan 350 Personel

    Polri Terkait Perdamaian Gaza Brimob Siapkan 350 Personel

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 99
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jakarta, Minggu, 16 November 2025-Dankorbrimob Polri, Komjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H., menyampaikan bahwa Korps Brimob telah menyiapkan 350 personel terlatih dan berpengalaman, yang merupakan putra-putri terbaik Polri, yang saat ini mengikuti latihan dasar penugasan sebagai penjaga perdamaian PBB. Pelatihan tersebut mencakup perlindungan warga sipil, respon kemanusiaan, kedisiplinan rules of engagement, serta kemampuan adaptasi […]

  • Program Abal-abal, Dugaan Fee Proyek Menguat: Jaka Jatim Minta APH Usut Anggaran DKP Jatim

    Program Abal-abal, Dugaan Fee Proyek Menguat: Jaka Jatim Minta APH Usut Anggaran DKP Jatim

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka Jatim) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur, Jumat (19/12/2025). Massa mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk mengawasi dan mengusut sejumlah program DKP Jatim yang diduga bermasalah dan berpotensi merugikan keuangan daerah. Koordinator Lapangan aksi, Musfiq, menyatakan berdasarkan hasil investigasi […]

  • Tulisan Bernuansa SARA,  Aksi Surat Ijo di Balai Kota Surabaya Panas

    Tulisan Bernuansa SARA, Aksi Surat Ijo di Balai Kota Surabaya Panas

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 83
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Aksi terkait polemik Surat Ijo di depan Balai Kota Surabaya pada Senin (1/12/2025) berujung memanas. Ketegangan muncul setelah terlihat tulisan bernuansa provokatif yang menyinggung etnis, diduga terkait penyelesaian kasus Darmo Hill. Anggota DPRD Surabaya dari Fraksi PSI, Josiah Michael, yang melintas di lokasi, menyayangkan tindakan tersebut. Ia menilai bahwa penyampaian pendapat tidak boleh […]

  • Do’a Lintas Agama di Polrestabes Surabaya, Sambut Hari Bhayangkara Ke-78

    Do’a Lintas Agama di Polrestabes Surabaya, Sambut Hari Bhayangkara Ke-78

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 152
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara ke-78, Polrestabes Surabaya Polda Jatim menggelar do’a lintas agama di Lapangan A Mapolrestabes Surabaya, Selasa (25/6). Doa bersama tersebut dihadiri para tokoh agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, Konghucu, dan para PJU Polrestabes, Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polri/ASN Polrestabes Surabaya. Dipimpin oleh para tokoh agama tersebut doa […]

  • Polisi Amankan Dukun Cabul Tipu Korban Dengan Dalih Dihamili Genderuwo

    Polisi Amankan Dukun Cabul Tipu Korban Dengan Dalih Dihamili Genderuwo

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 129
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Magetan Polda Jatim melalui Satreskrim berhasil mengungkap dan mengamankan seorang pria pelaku tindak pencabulan terhadap anak di bawah umur dengan modus yang tidak lazim. Pelaku berinisial A (40), warga Kecamatan Ngariboyo, Magetan, menggunakan tipu daya mistis dengan mengatakan bahwa korban telah dihamili oleh makhluk gaib genderuwo. Modus itu demi melancarkan aksinya untuk […]

  • Definisi Cowok Mapan Menurut Cewek, Bukan Hanya Materi

    Definisi Cowok Mapan Menurut Cewek, Bukan Hanya Materi

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 126
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Membicarakan pria yang mapan, deskripsi pertama yang muncul dalam pikiran biasanya adalah laki-laki yang mandiri dan stabil secara finansial. Karena memang tidak bisa dipungkiri bahwa kemapanan sering dikaitkan dengan kondisi keuangan yang baik. Namun, jika dilihat dari sudut pandang wanita, makna pria mapan sebenarnya tidak selalu berbicara tentang materi saja, lho. Yup,aspek keuangan memang […]

expand_less