Kecap: Rahasia Rasa yang Tak Pernah Pudar
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Perubahan Minat Masyarakat Terhadap Dunia Kuliner
DIAGRAMKOTA.COM – Minat masyarakat terhadap dunia kuliner terus mengalami perubahan. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk perubahan gaya hidup dan perkembangan teknologi. Lendi Yuwarlian, Head of Marketing Bango and Beverages Unilever Indonesia, menyampaikan bahwa saat ini Kecap Bango mengamati adanya fenomena menarik yang berkaitan dengan pergeseran minat terhadap dunia kuliner.
Salah satu alasan utama adalah perubahan gaya hidup yang semakin cepat. Generasi muda kini lebih memilih resep masakan yang praktis dan mudah diolah. Selain itu, mereka juga senang mengeksplorasi rasa, sehingga variasi dalam resep masakan menjadi penting agar tidak bosan dengan hidangan yang itu-itu saja.
Selain itu, digitalisasi telah memengaruhi cara generasi muda mengeksplorasi masakan. Dulu, mereka lebih terpengaruh oleh penjaja kuliner legendaris, tetapi kini lebih mencari inspirasi dari para food influencer yang aktif di media sosial. Fenomena ini juga memengaruhi minat anak muda terhadap kuliner lokal. Meski memiliki cita rasa yang khas, banyak yang merasa bahwa kuliner lokal terlalu rumit dan memakan waktu untuk dimasak. Selain itu, variasinya dinilai monoton dibandingkan hidangan-hidangan baru yang bermunculan dan viral.
Kecap sebagai Bumbu yang Versatile
Salah satu yang mulai menarik perhatian adalah kuliner berbasis kecap. Berdasarkan laporan “Menu Check Study” oleh Kantar tahun 2024, hanya tersisa tiga makanan berbasis kecap di dalam daftar 15 masakan terfavorit masyarakat Indonesia, yaitu Nasi Goreng, Oseng Tempe, dan Mie Goreng. Hal ini menunjukkan bahwa inspirasi untuk mengolah hidangan kecap yang praktis dan bervariasi masih terbatas.
Namun, menurut Dimas Ramadhan Pangestu atau Dims the Meatguy, seorang food influencer dan entrepreneur, sebenarnya inspirasi untuk memasak menggunakan kecap sangat luas. Menurutnya, kecap memiliki rasa yang kompleks dan lengkap, dengan kombinasi manis, asin, dan gurih. Aroma khas dari proses fermentasi kedelai membuat kecap sangat versatile digunakan dalam berbagai jenis masakan, baik lokal maupun internasional.
Contohnya, kecap bisa digunakan sebagai pengganti saus Worcestershire, saus tiram, atau barbecue. Dengan demikian, kecap bukan hanya sekadar bumbu dasar, tetapi bisa menjadi elemen penting dalam berbagai hidangan modern.
Foodtruck Jajanan Bango: Menghadirkan Kecap sebagai Culinary Gem
Bango merespons pergeseran tren ini dengan meluncurkan Foodtruck Jajanan Bango (FJB). Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk menjadikan kecap sebagai culinary gem yang selalu relevan dan adaptif dengan perkembangan tren kuliner. Bango ingin membuktikan kepada generasi muda bahwa kecap adalah bumbu yang sangat inovatif dan bisa digunakan dalam berbagai hidangan, baik sebagai bahan memasak, saus, menu fusion, hingga dessert.
Setelah dua tahun absen, Bango kembali hadir dengan konsep baru yang bertujuan menghadirkan Foodtruck Jajanan Bango. Konsep ini dirancang untuk merespons perubahan minat masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap dunia kuliner. Foodtruck Jajanan Bango akan berkeliling ke 13 kota di Indonesia, antara lain Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Sukabumi, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Solo, Surabaya, Malang, Palembang, dan Lampung.
Tujuan utamanya adalah untuk menjangkau jutaan anak muda dan mengajak mereka mengeksplorasi ragam kuliner kekinian berbasis kecap. Foodtruck Jajanan Bango akan hadir di lokasi-lokasi hits dan toko favorit anak muda agar mereka dapat menikmati aneka kuliner unik yang dibuat menggunakan kecap Bango.
Kolaborasi dan Aktivitas Seru di Foodtruck Jajanan Bango
Beberapa hal yang membedakan Foodtruck Jajanan Bango dengan festival sebelumnya adalah hadirnya dua foodtruck alih-alih banyak tenant. Di dalam foodtruck tersebut, Bango akan berkolaborasi dengan sejumlah food influencer. Salah satu menu unik yang akan ditampilkan adalah “Nasi Goreng Saikoro” yang dikolaborasikan bersama Dims the Meatguy. Menu ini memadukan gurihnya nasi goreng dengan daging saikoro yang empuk dan terkaramelisasi kecap, menciptakan hidangan yang lezat dan unik.
Foodtruck Jajanan Bango juga akan menyediakan berbagai fasilitas dan aktivitas seru, seperti pemilihan menu dan pembayaran secara digital, special gift berupa blind box dengan pembelian tertentu, digital photo booth, cooking demo, dan lainnya. Roadshow ini akan berlangsung dari September hingga November 2025. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk eksplorasi kekayaan kuliner bersama Bango di kotamu.

>
>
>

Saat ini belum ada komentar