Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Wisata Ramah Muslim di Korea Selatan: Tren yang Menarik Perhatian Wisatawan Indonesia

Wisata Ramah Muslim di Korea Selatan: Tren yang Menarik Perhatian Wisatawan Indonesia

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Korea Selatan semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata yang ramah bagi para pengunjung Muslim. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah dan pelaku industri pariwisata setempat telah mengambil langkah-langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Muslim yang berkunjung ke negara ini. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah wisatawan internasional, termasuk dari Indonesia, yang mencerminkan pertumbuhan signifikan dalam sektor pariwisata halal.

Peningkatan Jumlah Wisatawan Internasional

Pada tahun 2025, jumlah wisatawan internasional yang mengunjungi Korea Selatan mencapai 18,9 juta orang. Angka ini meningkat sebesar 15,7 persen dibandingkan dengan tahun 2024 yang tercatat sekitar 16,37 juta kunjungan. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa Korea Selatan berhasil menarik minat wisatawan dari berbagai belahan dunia, termasuk dari negara-negara dengan populasi Muslim besar seperti Indonesia.

Wisatawan Indonesia yang Meningkat Pesat

Salah satu indikator penting adalah jumlah wisatawan dari Indonesia. Sepanjang tahun 2025, jumlah wisatawan Indonesia mencapai 365.596 orang, angka tertinggi sejak masa sebelum pandemi Covid-19. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan akan wisata halal di Korea Selatan semakin meningkat, khususnya dari kalangan Muslim Indonesia yang ingin merayakan liburan dengan nyaman dan aman.

Pengembangan Infrastruktur Wisata Ramah Muslim

Untuk mendukung pertumbuhan ini, Korea Selatan telah melakukan investasi besar-besaran dalam pengembangan infrastruktur wisata ramah Muslim. Salah satunya adalah pembangunan restoran dengan sertifikasi halal, yang kini bisa ditemukan di berbagai kota besar seperti Seoul. Restoran-restoran ini tidak hanya menyediakan makanan halal, tetapi juga memberikan pengalaman kuliner yang kaya akan rasa dan tradisi.

Faktor-Faktor yang Mendorong Minat Wisatawan Muslim

Selain infrastruktur yang memadai, beberapa faktor lain turut memengaruhi minat wisatawan Muslim untuk berkunjung ke Korea Selatan. Pertama, adanya fasilitas ibadah yang memadai di berbagai tempat wisata, seperti masjid dan area sholat. Kedua, keamanan dan keselamatan yang tinggi di seluruh wilayah negara tersebut. Ketiga, keberagaman destinasi wisata yang bisa dinikmati oleh semua kalangan, baik itu wisata budaya, alam, maupun kuliner.

Pendapat Narasumber

Yunia Pratiwi, seorang jurnalis perjalanan yang berpengalaman, menjelaskan bahwa “Korea Selatan telah membuktikan bahwa mereka serius dalam menggarap wisata ramah Muslim. Bukan hanya sekadar tawaran, tetapi ada komitmen nyata dalam memenuhi kebutuhan para pengunjung.”

Ia menambahkan, “Banyak wisatawan Muslim, terutama dari Indonesia, merasa nyaman dan aman saat berada di sini. Ini menjadi daya tarik utama yang membuat mereka kembali berkunjung.”

Dengan pertumbuhan pesat dalam jumlah wisatawan, khususnya dari Indonesia, Korea Selatan telah menunjukkan bahwa mereka mampu menjadi destinasi wisata yang ramah dan nyaman bagi para pengunjung Muslim. Langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah dan pelaku bisnis pariwisata sangat penting dalam memastikan bahwa pengalaman wisatawan benar-benar maksimal dan sesuai dengan nilai-nilai keislaman.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Batas waktu aktivasi Coretax DJP ASN hingga umum dan cara daftar untuk lapor SPT tahunan 2026

    Batas waktu aktivasi Coretax DJP ASN hingga umum dan cara daftar untuk lapor SPT tahunan 2026

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 178
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menjelang pergantian tahun, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus mengingatkan wajib pajak agar segera mengaktifkan akun Coretax DJP. Imbauan ini bukan tanpa alasan. Mulai 2026, seluruh proses administrasi perpajakan—termasuk pelaporan SPT Tahunan orang pribadi dan badan—akan sepenuhnya dialihkan ke sistem Coretax. Banyak wajib pajak kemudian bertanya: apakah ada tenggat waktu aktivasi akun Coretax? DJP […]

  • Kapan Tersangka Kasus Kuota Haji Diumumkan? PBNU: KPK Minta Didoakan

    Kapan Tersangka Kasus Kuota Haji Diumumkan? PBNU: KPK Minta Didoakan

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 146
    • 0Komentar

    KPK Diminta Segera Tetapkan Tersangka dalam Kasus Korupsi Kuota Haji DIAGRAMKOTA.COM – Masih belum adanya penetapan tersangka dalam kasus dugaan korupsi penentuan kuota haji tambahan 2023-2024 membuat masyarakat mulai mempertanyakan langkah yang diambil oleh lembaga antikorupsi. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengharapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menetapkan sosok tersangka dalam kasus ini. A’wan PBNU, Abdul […]

  • Tenaga Kerja Proyek Gorong-Gorong Mengeluh Gaji Tak Tepat Waktu

    Tenaga Kerja Proyek Gorong-Gorong Mengeluh Gaji Tak Tepat Waktu

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 265
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah pekerja proyek gorong-gorong di Lokasi jetis seraten/jl ketintang selatan mengeluhkan keterlambatan gaji yang dialami hampir setiap minggu. Menurut mereka, gaji yang seharusnya diterima tepat waktu, malah mundur beberapa hari bahkan minggu. “Saya sudah bekerja keras selama sebulan, tapi gaji saya selalu terlambat. Ini sudah terjadi beberapa kali,” ujar Pekerja, salah satu pekerja […]

  • Kepastian Hukum untuk Warga, Sertifikat HGB di Atas HPL Diserahkan oleh Pemkot Surabaya

    Kepastian Hukum untuk Warga, Sertifikat HGB di Atas HPL Diserahkan oleh Pemkot Surabaya

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 278
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya telah mengambil langkah solutif dalam menyelesaikan persoalan Pemegang Izin Pemakaian Tanah (IPT) atau yang lebih dikenal sebagai Surat Ijo. Sebanyak 39 pemegang IPT secara resmi telah menerima sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) di atas Hak Pengelolaan Lahan (HPL). Acara penyerahan sertifikat ini berlangsung di Balai Kota Surabaya, pada Senin (14/10/2024), […]

  • Polres Ngawi Amankan Seorang Tersangka Curas Kabel Sibel yang Beraksi di 53 TKP

    Polres Ngawi Amankan Seorang Tersangka Curas Kabel Sibel yang Beraksi di 53 TKP

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 74
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –  Polres Ngawi Polda Jatim kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kali ini melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Polres Ngawi Polda Jatim berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) kabel sibel. Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon menjelaskan, kasus ini terjadi pada Selasa, 23 Desember 2025 sekitar pukul 11.30 WIB di […]

  • PT Blueray, Penyelundupan Barang KW,Korupsi di Bea Cukai

    PT Blueray, Penyelundupan Barang KW: Modus Korupsi di Bea Cukai yang Menggemparkan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 133
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kasus korupsi yang melibatkan perusahaan importir dan pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan menunjukkan bagaimana sistem pengawasan impor bisa dipermainkan. Dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terungkap modus khusus yang digunakan untuk mempercepat masuknya barang palsu atau KW ke Indonesia tanpa pemeriksaan. Pengaturan Jalur Impor […]

expand_less