Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Pemkot Surabaya Pilih Utang Rp 452 Miliar Daripada Naikkan Pajak Warga

Pemkot Surabaya Pilih Utang Rp 452 Miliar Daripada Naikkan Pajak Warga

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
  • comment 2 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Tidak ingin memberatkan masyarakat dengan kenaikan pajak, Pemerintah Kota Surabaya memutuskan untuk mencari pendanaan alternatif melalui pinjaman daerah sebesar Rp 452 miliar.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan bahwa dana tersebut merupakan bagian dari Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) yang diajukan guna mendanai proyek infrastruktur.

Ia mengatakan pendapatan asli daerah (PAD) Surabaya pada 2025 mengalami penurunan, salah satunya disebabkan oleh penurunan tarif pajak parkir dari 20 persen menjadi 10 persen. Kondisi ini memberi Pemkot dua pilihan, yaitu menaikkan pajak atau mencari sumber pendanaan alternatif.

“Pemerintah harus berkorban demi kepentingan rakyatnya. Kami (Pemkot Surabaya) memutuskan untuk menyediakan dana agar tidak terjadi ketidakstabilan sosial,” ujar Eri di Balai Kota Surabaya beberapa waktu lalu.

Pinjaman daerah akan digunakan untuk mendanai proyek-proyek yang menjadi prioritas. antara lain Jalur Lingkar Barat (JLB), perluasan Jalan Wiyung hingga Gresik, pengalihan saluran Gunungsari, penerangan jalan umum, serta penanggulangan genangan air.

Proyek-proyek tersebut bertujuan untuk mendorong perkembangan ekonomi Kota Surabaya. Misalnya, proyek pengalihan saluran Gunungsari, anggaran dialokasikan terlebih dahulu untuk pembebasan lahan agar proses pembangunan dapat segera dimulai.

“Keputusan ini diambil setelah melakukan analisis mendalam dan bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta DPRD Surabaya. DPRD juga telah menyetujui strategi ini,” tambahnya.

Sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Eri menyatakan bahwa pemerintah perlu memberikan dukungan terhadap investasi dengan membangun infrastruktur pendukung seperti jalan dan sistem transportasi.

Seorang politikus dari PDIP menyatakan bahwa strategi ini dapat menjadi contoh untuk daerah lain. Ia mengajak para kepala daerah agar tidak meningkatkan pajak, tetapi lebih baik memanfaatkan sistem pendanaan alternatif.

“Perkembangan infrastruktur dapat menarik banyak orang, meningkatkan pendapatan asli daerah, dan pada akhirnya digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin. Kebijakan ini telah diterapkan oleh 92 kota di Indonesia,” tambah Eri.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (2)

  • Pink

    Pak Wali. . . untuk membangun infrastruktur kota apa ndak sebaiknya menggunakan CSR yaa. . . khan banyak pengusaha untuk membiayai proyek ini, pihak swasta sebagai konsekuensi atas koefisien lantai bangunan (KLB) yang telah mereka peroleh. Di kelola langsung sama Pemkot, gitu.
    M E R D E K A.

    Balas25 Agustus 2025 16:37

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sungai Dua Desa di Kecamatan Sukodono di normalisasi, Besok Giliran Sungai Pelayaran Tawangsari Taman 

    Sungai Dua Desa di Kecamatan Sukodono di normalisasi, Besok Giliran Sungai Pelayaran Tawangsari Taman 

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Desa Masangan dan Desa Suko Kecamatan Sukodono bersebelahan. Saling terhubung oleh sungai kecil. Sekitar 2 meter lebarnya. Namun panjang. Saat ini kondisi sungainya cukup mengkhawatirkan. Tidak hanya penuh sampah, namun juga tumbuhan liar yang hampir menutupinya. Kondisi itu diperparah dengan sedimentasi sungai yang cukup tinggi. Akibatnya daya tampung air sangat berkurang. Tiga tahun […]

  • Dewan Kehormatan PWI Desak Ketum Tuntaskan Sanksi Kasus UKW BUMN

    Dewan Kehormatan PWI Desak Ketum Tuntaskan Sanksi Kasus UKW BUMN

    • calendar_month Sen, 24 Jun 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 88
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dewan Kehormatan (DK) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menegaskan pentingnya pelaksanaan sanksi terkait dugaan penyalahgunaan dana sponsorship Forum Humas BUMN untuk Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI. Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Sasongko Tedjo, mengungkapkan hal ini pada Senin (24/6/2024), bersama dengan anggota lainnya. Sasongko menjelaskan bahwa DK PWI telah mengeluarkan sanksi berupa Peringatan Keras […]

  • Calon tunggal

    Calon Tunggal Pilkada 2024, Debat Publik? Ganti Orasi Publik

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 90
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Calon tunggal Pilkada 2024. Pada kesempatan pesta demokrasi Pilwali 2024 terdapat keunikan tersendiri. Di pesta demokrasi kali ini,masyarakat mungkin tidak merasakan bagaimana demokrasi yang sesungguhnya. Dengan tandingan kotak kosong sebagai alat demokrasi menjadi fenomena bagi masyarakat yang akan melakukan pemilihan pada Pilwali 2024 untuk benar – benar melakukan perubahan. Namun dalam hal ini […]

  • Bernardo Tavares Datang ke Persebaya? Ini Dua Tugas Pertama yang Dituntut Bonek!

    Bernardo Tavares Datang ke Persebaya? Ini Dua Tugas Pertama yang Dituntut Bonek!

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 7
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dua tugas pertama langsung menumpuk di hadapan Bernardo Tavares jika ia benar-benar resmi menjabat sebagai pelatih Persebaya Surabaya. Tekanan dari Bonek di kolom komentar Instagram pelatih tersebut membuat tuntutan itu terasa sangat nyata. Penggemar tidak hanya menantikan berita kehadirannya, tetapi juga memberikan tekanan agar ia segera pergi ke Surabaya. Salah satu komentar yang paling […]

  • Oknum Polisi Diduga Pukuli Pelajar Surabaya, Keluarga Minta Pemecatan Pelaku

    Oknum Polisi Diduga Pukuli Pelajar Surabaya, Keluarga Minta Pemecatan Pelaku

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Penanganan Kasus Penganiayaan oleh Bripda Satya di Surabaya DIAIGRAMKOTA.COM – Penanganan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh seorang anggota polisi, Bripda Satya, terus berlangsung di Bidang Profesi dan Pengamanan (PROPRAM) Polda Jawa Timur. Korban dari kejadian ini adalah dua pelajar berinisial VSL (15 tahun) dan FO (15 tahun), yang berasal dari Kedinding, Kota Surabaya. Sebagai tindak […]

  • Dukung Ekonomi Kreatif, AWS dan UMKM Margorejo Tutup Bazar dengan Santunan Yatim

    Dukung Ekonomi Kreatif, AWS dan UMKM Margorejo Tutup Bazar dengan Santunan Yatim

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Dukung Ekonomi Kreatif, AWS dan UMKM Margorejo Tutup Bazar dengan Santunan Yatim

expand_less