Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Lima Tahun Laporan Tidak Ditindak Lanjuti Justru di Tersangkakan, Kuasa Hukum Nuryadin Lapor Mabes Polri

Lima Tahun Laporan Tidak Ditindak Lanjuti Justru di Tersangkakan, Kuasa Hukum Nuryadin Lapor Mabes Polri

  • account_circle Teguh Priyono
  • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Lima Tahun Laporan Tidak Ditindak Lanjuti Oleh Polresta Kota Bandar Lampung, Justru korban penipuan sebesar 500 Juta diduga ditersangkakan dengan tuduhan memberikan keterangan palsu diduga kuat juga pihak Darusalam bisa terbebas dari hutang serta jeratan hukum, Kuasa Hukum Hi.Nuryadin,SH Lapor ke Provam Mabes Polri.

Selain itu pihak kuasa hukum Nuryadin juga sudah 3 (Tiga) kali bersurat ke Polresta Bandarlampung terkait pembelaan terhadap kliennya Nuryadin, terkait Pencabutan atau SP3 kasus yang menimpa Kliennya dan Permintaan Penerbitan Sprindik Baru kepada saudara Darussalam. Seperti dalam pemberitaan sebelumnya

Tim Kuasa Hukum Nuryadin yang berisi Mik Hersen, SH, MH, Firman Simatupang, SH dan M Yani, SH Kembali memberikan pernyataan resminya pada senin sore (30/06/2025).

Bahwa mereka telah bersurat kepada Kabareskrim, Kapolri dan KadivPropam, atas Indikasi lambannya respon- tindak lanjut Polresta Bandarlampung atas laporan kami terhadap Darussalam yang telah berjalan 5 tahun tanpa perkembangan berarti.

“Kami Minta mabes polri, khususnya kapolri, kabareskrim, kadivpropam bisa melakukan gelar perkasa Khusus atas laporan klien kami yang macet selama 5 tahun ini, bahkan jika perlu mengambil alih proses penyidikan sampai kita semua piblik harus tau ada apa dengan proses hukum yang menimpa klien kami ini” tegas Mik

Selain itu Mik Hersen, SH, MH menjelaskan juga bahwa semua surat kami kepada petinggi mabes polri telah kami sampaikan secara gamblang bagaimana lambannya respon tanggapan polresta atas pertimbangan hukum yang telah tiga kali kami sampaikan.

“surat surat kami kepada kapolri, kadivpropam dan Kabareskrim, merupakan respon kami atas lambannya tanggapan serta tindak lanjut atas semua proses dan permintaan (Bersurat) kami yang telah tiga kali kami sampaikan, terkait kasus klien kami ini” jelas mik, pada media sore (30/06/2025).

Menanggapi tujuan lebih dalam atas surat yang dikirimkan ke instansi polri yang lebih tinggi yang ada di Lampung. Mik Hersen memberikan tanggapannya ini adalah bagian dari ikhtiar hukum kami kepada klien kami bahwa secara berjenjang hak hukum klien kami harus diberikan ruang agar kepastian hukum dan keadilan bisa kami peroleh.

“semua hal telah kami terangkan dari surat surat yang telah kami kirimkan ke polresta, tembusan polda dan bahkan mabes polri, kapolri, serta kabareskrim, bahwa kami menilai ada mal prosedur penyidikan yang telah dilakukan oleh penyidik polresta” tanggapnya.

Terlebih putusan MA pada November 2024 yang memenangkan klien Kami (Nuryadin) dan menghukum para terdakwa dalam masalah melawan Darussalam tidak menjadi pertimbangan para penyidik di polresta. Bahkan klien kami malah dijadikan tersangka.

“ Penetapan tersangka klien kami (Nuryadin) menurut kami harus ditinjau ulang, apalagi putusan MA, malah mengabulkan kasasi klien kami dan menghukum Darussalam untuk mengganti rugi pada klien kami” terangnya.

Mik pun menambahkan dalam surat surat kami kepada mabes polri, kapolri, kabareskrim dan kadivpropam meminta agar memberikan perhatian khusus atas laporan kami yang bernomor no LP/B/405/II/2020/LPG Resta Balam tanggal 18 Februari 2020 dengan sprindik nomor : Sprint.Sidik/615/VIII/2020/ Reskrim tanggal 06 Agustus 2020 dan telah menetapkan Darussalam sebagai tersangka.

Adapun pihak pihak yang telah kami surati adalah : Kapolri, Irwasum mabes polri, Kadiv propam mabes polri, irwasda polda lampung, Dirkrimum Polda Lampung, kabid propam polda lampung, kabag wasiddik polda lampung, kabidkum polda lampung, kapolresta bandarlampung, kasat reskrim polda lampung dan arsip tim hukum,

“Kami Berharap proses pencarian keadilan bagi klien kami bisa dilakukan secara terang benderang tanpa ada kepentingan apapun, sebab kami berfikir secara akal sehat, bagaimana mungkin klien kami (Nuryadin) yang memberikan pinjaman uang malah dijadikan tersangka oleh pihak Polresta” Pungkasnya (dk/tgh)

  • Penulis: Teguh Priyono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Road Trip Terbaik Di Indonesia Untuk Pengalaman Seru

    Road Trip Terbaik Di Indonesia Untuk Pengalaman Seru

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 130
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Road trip terbaik di Indonesia untuk pengalaman seruJauh melampaui sekadar perjalanan dari titik A ke titik B, road trip di Indonesia adalah sebuah petualangan yang akan menguji adrenalin, memanjakan indra, dan meninggalkan kenangan seumur hidup. Berikut beberapa rute road trip terbaik yang bisa Anda jelajahi, masing-masing dengan pesona dan tantangannya sendiri: 1. Jawa […]

  • Dari Lahan Pesantren untuk Negeri: Santri Tanam Jagung, Sidoarjo Siap Mandiri Pangan

    Dari Lahan Pesantren untuk Negeri: Santri Tanam Jagung, Sidoarjo Siap Mandiri Pangan

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 329
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Upaya mewujudkan swasembada pangan nasional terus digencarkan di berbagai daerah. Di Kabupaten Sidoarjo, langkah nyata itu diwujudkan lewat penanaman jagung secara serentak bersama para santri di lahan milik Pondok Pesantren Bumi Sholawat, Rabu (6/8/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan serentak tanam jagung se-Jawa Timur yang digagas Kepolisian RI. Bupati Sidoarjo H. Subandi […]

  • Warga Keluhkan Masalah, Bupati Langsung Beri Solusi

    Warga Keluhkan Masalah, Bupati Langsung Beri Solusi

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 152
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Hari yang cerah ketika Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengadakan community food and day (CFD) di Jalan A. Yani, dekat kantor Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Minggu (24/8/2025). Pemandangan menarik terjadi ketika Bupati Ipuk bersama wakilnya, Mujiono, duduk di jalan tanpa alas, menghadap warga, yang sebagian besar adalah ibu-ibu. Ipuk sedang membuka ruang diskusi dengan masyarakat dalam […]

  • Ramalan Zodiak Minggu Ini: Rezeki Tak Pernah Berhenti

    Ramalan Zodiak Minggu Ini: Rezeki Tak Pernah Berhenti

    • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Prediksi zodiak minggu tanggal 30 November 2025. Rizki tidak mengenal istilah libur. Siapa saja yang menerima hal tersebut? Berikut penjelasannya, dikutip dari Hindustan Times pada 30 November 2025. 1. Aries (21 Maret hingga 20 April) Lebih baik mendengarkan perasaanmu besok. Jika kamu merasa beban terlalu berat untuk diangkat, mengapa harus kamu tanggung sendiri? Selalu […]

  • PP KAMMI Dukung Upaya Pemerintahan Prabowo Lawan Korupsi dan Lindungi Aset Negara

    PP KAMMI Dukung Upaya Pemerintahan Prabowo Lawan Korupsi dan Lindungi Aset Negara

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Evaluasi Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran oleh PP KAMMI DIAGRAMKOTA.COM – PP KAMMI, sebuah organisasi kepemudaan yang aktif dalam berbagai isu sosial dan politik, baru-baru ini mengadakan diskusi kritis terkait kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Diskusi ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi setahun pemerintahan mereka di Jakarta. Dalam kegiatan tersebut, PP KAMMI […]

  • 17 Agustus 1945: Detik-Detik yang Mengubah Takdir Bangsa Indonesia

    17 Agustus 1945: Detik-Detik yang Mengubah Takdir Bangsa Indonesia

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 364
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tanggal 17 Agustus 1945 menjadi tonggak sejarah berdirinya negara Republik Indonesia. Di sebuah rumah sederhana di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta, suara Bung Karno menggema membacakan naskah proklamasi, menandai berakhirnya penjajahan dan lahirnya bangsa merdeka. Konteks Sebelum Proklamasi Malam sebelum proklamasi, para tokoh pemuda seperti Sutan Sjahrir, Wikana, dan Chairul Saleh mendesak […]

expand_less