Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » FORUM OPINI » Renungan Dibalik Pelajaran Hidup dari Sebuah Keterpurukan

Renungan Dibalik Pelajaran Hidup dari Sebuah Keterpurukan

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
  • comment 0 komentar

Oleh: Adib Nawiri

DIAGRAMKOTA.COM – Tahun 2013 menjadi tahun terberat dalam perjalanan hidup saya. Kehancuran ekonomi dan luka batin membuat saya merasa terpuruk. Segala usaha terasa sia-sia, dan saya mulai meragukan segalanya.

Namun, di tengah keputusasaan itu, kalimat “La hawla wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adhim” terngiang dalam hati. Kalimat ini bukan sekadar ungkapan, melainkan sebuah penyerahan diri yang mendalam kepada Allah SWT.

Makna kalimat tersebut sungguh dalam: Tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Segala yang terjadi, baik maupun buruk, adalah takdir-Nya. Pemahaman ini membersihkan hati saya dari kesombongan dan rasa superioritas. Saya menyadari bahwa segala yang saya miliki hanyalah titipan-Nya.

Allah SWT selalu dekat, lebih dekat daripada urat leher kita. Adalah Guru Sejati yang mengajarkan melalui setiap peristiwa hidup. Meskipun tanpa suara, kehadiran-Nya terasa nyata. Dengan penyerahan diri sepenuhnya, petunjuk-Nya hadir melalui hati yang lurus dan jiwa yang suci.

“Mengajarkan kepada kita melalui setiap peristiwa, tanpa suara, namun dengan kehadiran-Nya yang tak terhingga. Ketika kita berserah sepenuhnya kepada-Nya, kita merasakan bahwa Dia selalu ada, memberi petunjuk melalui hati yang lurus dan jiwa yang suci”

Amal ibadah memang penting, namun ibadah yang hakiki lahir dari kesadaran “La hawla wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adhim”. Ibadah sejati adalah pengakuan akan ketidakberdayaan kita tanpa pertolongan Allah. Dengan kesadaran ini, ibadah menjadi perjalanan menuju kebersihan jiwa. Ego dan ke-aku-an harus disingkirkan.

Kehidupan saya yang dulu penuh kesulitan kini berubah. Allah SWT mengganti “rumah” yang hilang dengan yang lebih baik. Anak-anak saya yang dulu merasa terombang-ambing kini hidup dalam kasih sayang-Nya.

Tanpa kerja keras yang berlebihan, Allah SWT mencukupi kebutuhan keluarga saya. Semua ini adalah bukti nyata kebesaran dan kasih sayang Allah SWT.

Pengalaman ini mengajarkan saya arti sesungguhnya dari penyerahan diri dan kekuatan iman yang mampu mengubah hidup. Ketenangan dan kedamaian batin menjadi hadiah terindah yang tak ternilai harganya disisa usia saya. (red)

  • Penulis: Arie Khauripan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suksesi Keraton Solo

    Peristiwa Suksesi Keraton Solo yang Menggegerkan, GKR Rumbay: Keraton Dipecah Belah

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 45
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pembentukan kepemimpinan baru di Keraton Solo menjadi topik utama dalam peristiwa suksesi yang terjadi pada Kamis, 13 November 2025. Penobatan KGPH Mangkubumi sebagai raja Keraton Solo selanjutnya memicu reaksi dari pihak keluarga keraton, khususnya putri tertua Paku Buwono XIII, GKR Timoer Rumbay Kusuma Dewayani. Respons dari Putri Tertua Keraton Solo GKR Timoer Rumbay menyampaikan […]

  • Ajaibnya Mantan Penyihir Istana: Episode 9 Sinopsis & Link Nonton Sub Indo

    Ajaibnya Mantan Penyihir Istana: Episode 9 Sinopsis & Link Nonton Sub Indo

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 51
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kami berikan sinopsis dan tautan untuk menonton anime terbaru Banished Court Magician Aims to Become the Strongest dengan subtitle dalam bahasa Indonesia. Penggemar bisa menyaksikan episode terbaru dari serial Banished Court Magician Aims to Become the Strongest yang akan tayang pada 22 November 2025. Selain itu, penggemar juga bisa menonton setiap episode Banished Court […]

  • Panduan Pemasangan Bendera Merah Putih untuk HUT Kemerdekaan RI ke-79

    Panduan Pemasangan Bendera Merah Putih untuk HUT Kemerdekaan RI ke-79

    • calendar_month Jum, 2 Agu 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 136
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 pada 17 Agustus, pemerintah kembali mengingatkan masyarakat tentang cara pemasangan bendera Merah Putih yang sesuai dengan ketentuan. Peraturan ini diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Spesifikasi Bendera Pasal 4 undang-undang tersebut menjelaskan […]

  • Budi Arie Projo Ditolak Gerindra

    Pengamat Nilai, Karma, Politikus Durhaka, Budi Arie Projo Ditolak Gerindra dan PSI

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Umum Projo, Budi Arie dianggap telah tidak setia, kini ia mendapat konsekuensi politik. Itu adalah analisis dari pengamat politik Adi Prayitno mengenai langkah politik Budi Arie belakangan ini. Seperti yang diketahui, Budi Arie tampaknya ingin melepaskan Projo dari pendukungnya atau tokoh yang selama ini didukung, yaitu Presiden ke-7 RI, Jokowi. Logo Projo yang […]

  • Timnas Indonesia U-23 Piala AFF U-23 2025

    Analisis Taktikal & Prediksi Line-Up: Indonesia U-23 Bidik Kemenangan Meyakinkan atas Brunei

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 213
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan perdana Grup A Piala AFF U-23 2025 mempertemukan Timnas Indonesia U-23 melawan Brunei Darussalam U-23 pada Selasa, 15 Juli 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Tak sekadar laga pembuka, duel ini menjadi ujian awal bagi skuat Garuda Muda untuk membuktikan ambisi juara di hadapan publik sendiri. Prediksi Starting XI: Garuda […]

  • Rakyat Jatim Menggugat Pemprov, Soroti Tunjangan Rp2,6 Miliar Gubernur

    Rakyat Jatim Menggugat Pemprov, Soroti Tunjangan Rp2,6 Miliar Gubernur

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 117
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ratusan massa yang tergabung dalam Rakyat Jawa Timur Menggugat menggelar aksi di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (29/10). Mereka mengusung tiga tuntutan utama dan menyoroti kinerja Gubernur Khofifah Indar Parawansa yang dinilai gagal menyejahterakan rakyat. Aksi ini dipimpin oleh tiga koordinator lapangan: M. Soleh, Musfiq, dan Acek Kusuma. Ketiganya kompak menyebut kebijakan […]

expand_less