Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » NASIONAL » Komisi VII DPR RI Dorong BPIPI Gencarkan Promosi Produk Alas Kaki Lokal

Komisi VII DPR RI Dorong BPIPI Gencarkan Promosi Produk Alas Kaki Lokal

  • account_circle Adis
  • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMKomisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia mendorong Balai Pemberdayaan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI) Tanggulangin, Sidoarjo, untuk lebih aktif mempromosikan produk-produk alas kaki lokal hasil binaan Industri Kecil Menengah (IKM). Hal ini disampaikan saat kunjungan kerja reses yang dipimpin langsung oleh Ketua Tim Kunjungan, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, pada Senin (14/04/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Komisi VII menyerap sejumlah aspirasi dari para pelaku usaha di sektor persepatuan, khususnya yang tergabung dalam sentra industri sepatu dan kulit di Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Rahayu menilai, BPIPI memiliki posisi yang sangat strategis dalam mendorong kemajuan industri alas kaki nasional melalui pelatihan tenaga kerja, fasilitasi riset dan inovasi, serta dukungan teknologi produksi yang memadai.

“Kami mendorong BPIPI untuk lebih gencar mempromosikan produk alas kaki dari pelaku IKM binaannya agar dapat memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri dan mengangkat perekonomian nasional,” kata Rahayu Saraswati.

IMG 20250414 103721 scaled e1744617349418

Suasana reses yang di pimpin oleh Rahayu Saraswati selaku ketua panitia reses DPR RI komisi Vll di BPIPI. Foto: Achmad Adi

Ia juga menegaskan pentingnya memperluas jejaring kerja sama antara BPIPI dengan para pelaku industri persepatuan di berbagai daerah. Khususnya di Sidoarjo yang dikenal sebagai salah satu pusat produksi sepatu dan tas kulit terbesar di Indonesia. Menurutnya, upaya promosi tidak hanya penting untuk memperluas pasar, tetapi juga menjadi kunci untuk membangun kecintaan masyarakat terhadap produk lokal.

Selain fokus pada promosi, Komisi VII juga menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi industri persepatuan lokal, terutama yang menyangkut pasokan bahan baku dan daya saing harga. Rahayu menyebutkan bahwa harga bahan baku yang tinggi serta sulitnya mendapatkan beberapa jenis bahan baku tertentu menjadi kendala serius yang menghambat daya saing produk lokal terhadap produk-produk impor.

“Banyak pelaku usaha menyampaikan bahwa mahalnya harga bahan baku dan ketergantungan terhadap bahan impor menghambat efisiensi produksi. Akibatnya, produk kita kalah bersaing dari segi harga maupun kualitas,” ujarnya.

Ia menilai perlunya kebijakan yang terintegrasi dan lintas sektor antara kementerian terkait, DPR RI, serta para pelaku industri, untuk menciptakan ekosistem industri yang lebih kondusif. Rahayu menegaskan pentingnya menekan jumlah impor, terutama untuk produk jadi dan bahan baku yang sebenarnya bisa diproduksi di dalam negeri.

“Yang terpenting saat ini adalah bagaimana pemerintah bersama DPR RI dan seluruh pemangku kepentingan merumuskan kebijakan yang mampu menekan angka impor bahan baku, terutama dari negara seperti Tiongkok, dan membatasi masuknya produk jadi yang berpotensi mematikan industri dalam negeri,” lanjutnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dukungan terhadap pelaku IKM tidak cukup hanya dalam bentuk pelatihan atau pendampingan, tetapi juga harus diwujudkan dalam bentuk perlindungan pasar dan insentif produksi. Rahayu menekankan pentingnya sinergi antarlembaga agar industri persepatuan Indonesia mampu tumbuh secara berkelanjutan dan menjadi salah satu sektor unggulan nasional.

Dalam dialog bersama perwakilan industri persepatuan dan pemerintah daerah, Rahayu berharap adanya langkah nyata yang segera diambil untuk mendorong peningkatan produksi dan penjualan produk alas kaki lokal. Ia optimis, dengan dukungan yang tepat, sektor ini bisa memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah maupun nasional.

“Dengan adanya diskusi dan kerja sama antara pemerintah, DPR RI, dan pelaku industri, kami berharap industri persepatuan nasional dapat segera mengalami kemajuan signifikan, baik dari sisi kapasitas produksi maupun pemasaran di masa mendatang,” pungkasnya.(Dk/di)

  • Penulis: Adis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persiapan Arema FC Menghadapi Laga Berat melawan Persebaya Surabaya

    Persiapan Arema FC Menghadapi Laga Berat melawan Persebaya Surabaya

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 134
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Arema FC memasuki laga penting melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Pertandingan ini menjadi ujian berat bagi tim yang ingin memperbaiki posisi mereka di klasemen. Rifad Marasabessy, bek kanan Arema FC, menegaskan bahwa seluruh pemain siap bertarung habis-habisan untuk meraih poin dari kandang lawan. Tekanan Suporter dan Semangat Tim Stadion GBT […]

  • Lanjutkan SOTH, Pemkot dan TP PKK Surabaya Dorong Orang Tua Lebih Siap Hadapi Anak Remaja

    Lanjutkan SOTH, Pemkot dan TP PKK Surabaya Dorong Orang Tua Lebih Siap Hadapi Anak Remaja

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 284
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya bersama Tim Penggerak (TP) PKK meluncurkan program Kemangi (Kelas Remaja, Orang Tua Tangguh, Kreatif, dan Mandiri) sebagai lanjutan dari Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH). Program ini menyasar para orang tua yang memiliki anak usia 10–18 tahun, agar lebih siap menghadapi tantangan pola asuh di era digital dan generasi Z. Ketua […]

  • RPU Lakarsantri Siap Operasi, DPRD: Pastikan Tak Jadi Proyek Mubazir

    RPU Lakarsantri Siap Operasi, DPRD: Pastikan Tak Jadi Proyek Mubazir

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 375
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi B DPRD Kota Surabaya menegaskan pentingnya peran Rumah Potong Unggas (RPU) Lakarsantri sebagai penopang ketahanan pangan kota. Rencananya, Senin (21/4), Komisi B akan melakukan peninjauan langsung ke fasilitas tersebut untuk mengecek kesiapan operasional yang kini berada di bawah pengelolaan PD Rumah Potong Hewan (RPH). Ketua Komisi B, Muhammad Faridz Afif dari Fraksi […]

  • Polres Sumenep Larang Warga Bermain Petasan

    Polres Sumenep Larang Warga Bermain Petasan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 123
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Sumenep Polda Jatim melarang warga masyarakat bermain petasan dalam menyambut Ramadhan dan merayakan Idul Fitri nanti. Selain membahayakan, ledakan petasan cukup mengganggu warga yang sedang melaksanakan Ibadah ramadhan dan waktu istirahat. Hal itu disampaikan oleh Kapolres AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K saat inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah toko yang menjual kembang api dan […]

  • RTKD 2025: Saat Surabaya Bicara Keterbukaan, Tapi Data Masih Terkunci

    RTKD 2025: Saat Surabaya Bicara Keterbukaan, Tapi Data Masih Terkunci

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 318
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Peringatan Right to Know Day (RTKD) 2025 di Surabaya kembali dihiasi dengan jargon besar: “Satu Informasi Seribu Manfaat.” Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) bersama Komisi Informasi (KI) Jawa Timur menyebut kegiatan ini sebagai bukti komitmen terhadap keterbukaan publik. Namun, pertanyaannya: seberapa jauh komitmen itu benar-benar terwujud dalam praktik birokrasi […]

  • Gandeng Media Operasi Keselamatan Semeru 2025: Upaya Polres Pelabuhan Tanjung Perak Menekan Laka Lantas.

    Gandeng Media Operasi Keselamatan Semeru 2025: Upaya Polres Pelabuhan Tanjung Perak Menekan Laka Lantas.

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 294
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Operasi Keselamatan Semeru 2025 yang digelar oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak. memasuki hari ketiga Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak melaksanakan Sisialisasi Operasi Keselamatan Melalui Siaran Radio Wijaya FM. Berdasarkan laporan dari Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Imam Saifudin Rodji, S.H., melalui siaran Radio Wijaya FM Surabaya, Untuk menekan angka kecelakaan hingga […]

expand_less