Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Usai Pertemuan Bersama Ketua MKKS, Maki Jatim Anggap Selesai Soal Pungli

Usai Pertemuan Bersama Ketua MKKS, Maki Jatim Anggap Selesai Soal Pungli

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Atas polemik berbasis adanya iuran atau tarikan dana yang dilakukan para Kepala Sekolah untuk MKKS,dengan sampling yang terjadi pada MKKS Kabupaten Malang,Heru MAKI dengan jajaran berinisiatif berangkat ke Malang untuk menemui MKKS.

Pertemuan dengan Ketua MKKS SMA dan SMK Negeri Kabupaten Malang dengan dikawal langsung Ibunda Kacabdin Kabupaten Malang,Ibu Emma berlangsung di Kota Malang dengan suasana penuh kehangatan serta kekeluargaan.

Dalam kesempatan tersebut,Ketua MKKS SMA dan SMK Negeri di Kabupaten Malang menjelaskan dengan detik bahwa iuran yang dilaksanakan antar Kepala Sekolah tersebut lebih berbasis ketika ada kegiatan bersama yang melibatkan para Kepala Sekolah SMA dan SMK Negeri Kabupaten Malang.

Heru MAKI dalam kesempatan pertemuan tersebut menjelaskan secara komprehensif mengapa MAKI Jatim bereaksi keras ketika mendengar adanya iuran dari para Kepala Sekolah untuk MKKS.

Dalam penjelasannya,Heru MAKI menyampaikan bahwa MKKS sebagai wadah bukanlah lembaga formal yang mempunyai payung hukum tetap baik dalam SK Gubernur Jawa Timur atau Permendikbud.

Hal inilah yang memicu adanya reaksi keras MAKI Jatim untuk memberikan warning keras kepada MKKS dengan harapan tidak ada lagi pengelolaan dana atau anggaran pada lembaga MKKS.

Heru MAKI meminta dan mendesak MKKS untuk kembali kepada Tupoksi semula sebagai wadah dan jembatan informasi semua kegiatan dan informasi serta program dari Dinas Pendidikan Jawa Timur kepada pada Kepala Sekolah.

“ Timbul opini yang berpotensi untuk mengarah ke hal yang sifatnya multi tafsir ketika ada iuran yang dikumpulkan dari para Kepala Sekolah kepada MKKS,serta akan muncul banyak pertanyaan tambahan seperti Darimana Kepala Sekolah bisa mendapatkan dana urunan tersebut dan dana yang terkumpul tersebut mau digunakan seperti apa di MKKS itu sendiri,” ujar Heru MAKI,

Ibu Emma,Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Malang dalam penjelasannya menyampaikan bahwa Beliau sendiri tidak mengetahui akan adanya iuran kepada MKKS dan mendukung upaya MAKI Jatim untuk bersama sama mengembalikan fungsi dan tugas MKKS sebagai wadah dan jembatan informasi tanpa ada embel embel lagi adanya dana iuran yang dikumpulkan ke MKKS.

Pak Sugeng,Ketua MKKS SMK Kabupaten Malang terlihat dengan seksama mendengarkan semua penjelasan dari Heru MAKI serta Kacabdin Kabupaten Malang.

Sementara itu, Sugeng menyatakan kesiapannya untuk tidak lagi melakukan adanya pengelolaan dana MKKS serta mengembalikan MKKS sebagai wadah dan jembatan informasi,demikian juga Ketua MKKS SMA Kabupaten Malang.

Pertemuan singkat tetapi sangat bermanfaat tersebut melahirkan sebuah kompromi positif dengan berbasis kemitraan positif yang akan terjalin erat dengan MAKI Jatim serta para Kepala Sekolah SMA dan SMK di wilayah Kabupaten Malang.

Dalam kesempatan pertemuan tersebut,Ibunda Kacabdin Malang mengampaikan juga penolakannya terkait narasi bahwa Kacabdin Kabupaten Malang selalu meminta sesuatu ketika kunjungan ke sekolah sekolah di wilayah Kabupaten Malang.

“ Kunjungan ke sekolah baik SMA/SMK Negeri/Swasta di lingkungan Kabupaten Malang tersebut dalam rangka Monitoring dan Evaluasi saja,dan itu sudah menjadi Tugas yang melekat dalam jabatan saya dan saya sangu sendiri,bisa ditanya kepada semua Kepala Sekolah apakah kemudian saya minta sangu ketika pulangnya,” jelas Emma,Kacabdin Kabupaten Malang.

Dalam pernyataannya,Heru MAKI malah memberikan apresiasi kepada Emma,Kacabdin Kabupaten Malang yang setia mengawal dan mengabdikan diri untuk Dunia Pendidikan Jawa Timur di Kabupaten Malang.

“ Emma ini kalau ngomong ceplos ceplos,tapi hatinya baik dan setia mengawal semua kegiatan dan program pendidikan,contohnya seperti sekarang ini,walaupun saya hanya minta ketemu dengan Ketua MKkS,tapi Beliau juga setia mengawal MKKSnya untuk bertemu dengan saya,Insya Allah bisa menjadi panutan,” pungkas Heru MAKI.

Kedepan,kerjasama berbasis kemitraan positif akan semakin terjalin antara MAKI Jatim dengan jajaran Cabdin serta Kepala Sekolah SMA/SMK Negeri di Kabupaten Malang.

Heru MAKI memberikan pesan juga kepada pegiat LSM dan Media untuk bersama sama dengan MAKI Jatim mengawal semua kebijakan Dunia Pendidikan Jawa Timur untuk lebih baik dan lebih berdaya saing nantinya.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Penghapusan Denda PBB di Surabaya: Kado Istimewa untuk Masyarakat

    Program Penghapusan Denda PBB di Surabaya: Kado Istimewa untuk Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 67
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya mengumumkan kebijakan baru yang bertujuan memberikan keringanan kepada warga terkait pajak bumi dan bangunan (PBB). Kebijakan ini menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap masyarakat menjelang perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733. Program penghapusan denda PBB-P2 berlaku untuk tunggakan pajak yang terjadi antara tahun 1994 hingga 2025. Bagi warga yang ingin […]

  • Khofifah Apresiasi PT. Aneka Coffee Industry, Dorong Sinergi dengan UMKM untuk Standarisasi SNI dan Pasar Global

    Khofifah Apresiasi PT. Aneka Coffee Industry, Dorong Sinergi dengan UMKM untuk Standarisasi SNI dan Pasar Global

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan apresiasi mendalam kepada PT. Aneka Coffee Industry saat melakukan kunjungan ke salah satu pabrik kopi di Sidoarjo pada hari senin (11/11/2024). Khofifah memuji keberhasilan perusahaan yang mampu mengekspor 70 persen produknya ke pasar internasional, sekaligus menjaga kestabilan kinerja perusahaan di tengah ketidakpastian global.   Khofifah […]

  • Tahun Pertama Prabowo-Gibran, Harga Pupuk Subsidi Turun 20%, Ini Daftar Harga Terbaru 2025

    Tahun Pertama Prabowo-Gibran, Harga Pupuk Subsidi Turun 20%, Ini Daftar Harga Terbaru 2025

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 300
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bertepatan dengan satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pemerintah resmi menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi. Langkah ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah, pemerintah menurunkan harga pupuk bersubsidi bagi petani. Ini dilakukan untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan. Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pribadi menyatakan, […]

  • Baru Sebulan Jadi Menkeu, Purbaya Yudhi Pecat 26 Pegawai DJP, Apa Penyebabnya?

    Baru Sebulan Jadi Menkeu, Purbaya Yudhi Pecat 26 Pegawai DJP, Apa Penyebabnya?

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Purbaya Yudhi Mulai Beraksi Keras di DJP DIAGRAMKOTA.COM – Setelah satu bulan menjabat sebagai Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa telah mengambil langkah tegas terhadap pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Ia memecat sebanyak 26 pegawai yang diduga melanggar etik dan menyelewengkan anggaran. Meski nama-nama para pegawai tersebut belum diungkap secara resmi, kebijakan ini menunjukkan komitmen Purbaya dalam […]

  • Ketua umum GBN MI tegaskan selebgram Ayu Aulia bukan tim kreatif Kemhan

    Ketua umum GBN MI tegaskan selebgram Ayu Aulia bukan tim kreatif Kemhan

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 209
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Umum Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia (GBN-MI) Laksamana Pertama TNI (Purn.) M. Faisal Manaf mengatakan selebgram Ayu Aulia merupakan tim kreatif dari GBN-MI, bukan Kementerian Pertahanan. Dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat 26 Desember 2025, Faisal menyampaikan klarifikasi itu untuk meluruskan isu di media sosial yang menyebut Ayu Aulia dilantik sebagai tim […]

  • Bukan Perselingkuhan, Ini Fakta di Balik Kasus KDRT Pegawai Bank Swasta di Surabaya

    Bukan Perselingkuhan, Ini Fakta di Balik Kasus KDRT Pegawai Bank Swasta di Surabaya

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 341
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Peristiwa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh seorang karyawan bank swasta di Surabaya, AAS, berusia 40 tahun, sempat menjadi perbincangan di media sosial. Ia kini ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan. Perbuatan buruk AAS terhadap korban yang tak lain adalah istrinya, IGF, berusia 32 tahun, terekam oleh kamera CCTV dan menyebar luas […]

expand_less