Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Rencana Pemkot Utang Rp5,6 Triliun, DPRD: Jangan Sampai Anggaran Jadi Double

Rencana Pemkot Utang Rp5,6 Triliun, DPRD: Jangan Sampai Anggaran Jadi Double

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMPemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana mengajukan pinjaman hingga Rp5,6 triliun untuk mendukung pembangunan kota. Namun, DPRD Surabaya mengingatkan agar program yang direncanakan benar-benar direalisasikan dan bukan sekadar wacana.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam pernyataannya kembali mengajak masyarakat mengusulkan pembangunan di kampung masing-masing jika memang belum tersentuh. Ia juga menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan usulan tersebut.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Buchori Imron, menyatakan bahwa ajakan tersebut sebenarnya hanya penegasan ulang dari program yang sudah ada.

“Sebenarnya itu kan hanya penegasan. Kalau urusan program, dari dulu sudah ada, tidak harus menunggu periode kedua Pak Eri. Cuma, kali ini ditegaskan kembali setelah beliau dilantik lagi,” ujar Buchori dari Fraksi PPP, Rabu (5/3/2025).

Menurut Buchori, masyarakat memang memiliki banyak jalur untuk mengajukan usulan, baik melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Pokok Pikiran (Pokir) DPRD, maupun langsung ke dinas terkait. Ia menegaskan bahwa usulan warga harus dikawal agar benar-benar terealisasi di lapangan.

“Yang penting, kalau sudah jadi program pemerintah, langsung diajukan ke dinas terkait, pasti harus ditanggapi. Kalau ada banyak usulan, ya harus disinergikan dengan DPRD dan terus diingatkan, entah lewat dinas atau media,” jelasnya.

Terkait rencana pinjaman Pemkot Surabaya, Buchori mengingatkan bahwa setiap utang memiliki bunga yang harus diperhitungkan dengan cermat.

“Kalau banyak uang tapi tidak jelas butuhnya untuk apa, ya jangan dikeluarkan. Karena setiap anggaran keluar pasti ada bunga. Kalau sampai utang banyak tapi tidak direalisasikan dengan baik, akhirnya anggaran jadi double karena bunga juga terus berjalan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa DPRD, khususnya Badan Anggaran (Banggar), tidak akan menyetujui pinjaman jika realisasi program tidak terlihat nyata.

“Pemerintah kota jangan hanya merancang program yang bagus di atas kertas, tapi harus betul-betul direalisasikan di lapangan,” pungkas Buchori. (dk/nw)

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Kemanusiaan yang Menggugah Hati: Ojol Gresik Berdonasi untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatera

    Aksi Kemanusiaan yang Menggugah Hati: Ojol Gresik Berdonasi untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatera

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 135
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bencana banjir yang melanda wilayah Aceh dan Sumatera menjadi momentum penting bagi masyarakat Gresik untuk menunjukkan kepedulian. Dalam waktu singkat, sejumlah pengemudi ojek online (ojol) di kota ini bergerak cepat dengan melakukan aksi penggalangan dana. Tidak hanya sekadar memberikan bantuan materi, mereka juga membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya solidaritas dalam menghadapi bencana alam. Partisipasi […]

  • RSUD Soewandhie Siaga 24 Jam Tangani Pasien Jantung Lewat Program Fast Track Chest Pain

    RSUD Soewandhie Siaga 24 Jam Tangani Pasien Jantung Lewat Program Fast Track Chest Pain

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 274
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali berinovasi di bidang kesehatan darurat dengan menghadirkan layanan Fast Track Chest Pain, sistem penanganan cepat bagi pasien penyakit jantung koroner dari lokasi kejadian menuju RSUD dr. Mohamad Soewandhie. Direktur RSUD dr. Mohamad Soewandhie, dr. Billy Daniel Messakh, menjelaskan layanan ini merupakan langkah konkret Pemkot Surabaya dalam menekan angka […]

  • Reses Idelogi Politik, Sukadar : Solidkan Persatuan Dukung Megawati Jadi Ketua Umum

    Reses Idelogi Politik, Sukadar : Solidkan Persatuan Dukung Megawati Jadi Ketua Umum

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Anggota DPRD Kota Surabaya Sukadar menyapa PAC dan Anak Ranting PDIP Sukomanunggal, Kota surabaya, di hari Rabu 11 Februari 2025, bertempat di salah satu tempat makan Simo Jawar.

  • 3 Kafe Terbaik di Bandung untuk WFC, Penuh Spot Instagramable

    3 Kafe Terbaik di Bandung untuk WFC, Penuh Spot Instagramable

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Tempat Cafe di Bandung yang Cocok untuk Bekerja dari Kafe DIAGRAMKOTA.COM – Bekerja dari kafe atau yang dikenal dengan istilah WFC (Working From Cafe) semakin populer di kalangan para pekerja. Konsep ini memberikan kesempatan bagi para profesional untuk melepas kejenuhan sejenak sambil menikmati suasana baru dan fasilitas yang nyaman. Bandung, sebagai salah satu kota besar di […]

  • Patroli Blue Light Polres Ngawi Antisipasi Balap Liar dan Tawuran di Malam Minggu

    Patroli Blue Light Polres Ngawi Antisipasi Balap Liar dan Tawuran di Malam Minggu

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 217
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Ngawi bersama dengan jajaran Polsek melaksanakan patroli Blue Light untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada malam Minggu. Patroli ini bertujuan untuk mencegah balap liar (BaLi) dan tawuran yang kerap terjadi pada malam hari. Kapolres Ngawi, AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, melalui Kasihumas Iptu Dian Ambarwati, menyatakan bahwa patroli KRYD (Kegiatan Rutin […]

  • Wakil Wali Kota Surabaya ,Kasus Nenek 80 Tahun yang Diusir Paksa ,Anggota Ormas perampasan rumah nenek di Surabaya

    Klarifikasi Ormas Madas Mengenai Kasus Pengusiran Nenek Elina

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 254
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Organisasi masyarakat (ormas) Madura Asli (Madas) memberikan penjelasan terkait dugaan keterlibatan anggotanya dalam kasus pengusiran dan pembongkaran rumah nenek 80 tahun, Elina Wijayanti. Video yang beredar menunjukkan sekelompok orang yang mengusir keluarga Elina dari rumahnya, yang memicu reaksi keras dari masyarakat dan pihak berwajib. Penjelasan Ketua Umum Ormas Madas Ketua Umum DPP MADAS, Moh […]

expand_less