Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Program Dandan Omah 2025, Aning Rahmawati Desak Pemkot Prioritaskan Yang Paling Parah

Program Dandan Omah 2025, Aning Rahmawati Desak Pemkot Prioritaskan Yang Paling Parah

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Ketua Komisi C  Aning Rahmawati, mendesak Pemkot Surabaya untuk memberikan prioritas pada rumah yang kondisi ketidaklayakannya paling parah dalam program Dandan Omah atau Rutilahu.

Menurutnya, rumah yang nyaris roboh dan membahayakan keselamatan penghuni harus menjadi fokus utama.

“Tim dari Pemkot Surabaya yang akan menyeleksi kemudian tim yang akan mengerjakan bedah rumah. Namun ternyata jumlah yang antre bedah rumah jauh lebih banyak,” terang Aning Rahmawati, Kamis (2/1/2025).

DPRD Surabaya bersama Pemkot sudah menganggarkan bedah rumah 2025 untuk 2.069 rumah warga Surabaya. Jumlah ini tidak sebanding dengan jumlah yang antre mengajukan bedah rumah. Saat ini total antrean Dandan Omah mencapai 7.789 warga.

Semua data sudah masuk dari seluruh kelurahan dan kecamatan di Surabaya. Data yang masuk antrean ini sudah sesuai by name by address. Lantas siapa yang paling didahulukan.

Aning mendesak kepada Pemkot untuk memberikan skala prioritas bagi mereka yang tingkat ketidaklayakan paling parah. Yakni yang nyaris roboh dan mengancam keselamatan warga. Tim dari kelurahan, kecamatan dan tim teknis yang mengecek kondisi riil lapangan.

Politisi perempuan PKS ini juga mendesak agar tidak ada ada rasionalisasi anggaran untuk program Dandan Omah, rumah tidak layak huni (Rutilahu). Rumah atau papan adalah hak dasar warga yang harus dipenuhi.

Aning mengingatkan agar program Rutilahu itu diprioritaskan. Tim di lapangan harus peka, akurat, dan penuh tanggung jawab sehingga Dandan Omah tepat sasaran.

“Tahun ini tak ada anggaran Rusunawa sehingga Rutilahu harus dituntaskan sesuai kuota. Permudah jangan dipersulit. Selama mereka warga KTP asli Surabaya dan tinggal di rumah sendiri,” kata Aning.

Perlu diketahui,Memulai lembaran tahun baru 2025, Pemkot Surabaya merencanakan membedah ribuan rumah lewat program Dandan Omah 2025.

Program rutin bedah rumah di Kota Surabaya ini akan mencari 2.069 rumah yang paling tidak layak huni.

Kuota program Dandan Omah 2025 itu akan segera direalisasi. Dua ribuan rumah warga yang tidak layak huni itu akan dibedah hingga layak huni. Anggaran sudah disiapkan untuk membedah 2.069 rumah warga.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Bimtek DPRD Surabaya , Wakil Wali Kota

    Proses Penggantian Anggota DPRD Surabaya Pasca-Kematian Adi Sutarwijono

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 87
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya untuk mengisi kursi kosong akibat kematian almarhum Adi Sutarwijono telah memasuki tahap administrasi. Proses ini diharapkan dapat segera menyelesaikan kekosongan yang terjadi, sehingga fungsi legislasi dan pengawasan tetap berjalan optimal. Langkah Awal Proses PAW Sudah Dilakukan Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya […]

  • Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis HAM: Tantangan dan Respons Pemerintah

    Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis HAM: Tantangan dan Respons Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 99
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penyiraman air keras terhadap aktivis HAM di Jakarta telah memicu perhatian luas dari berbagai pihak, termasuk tokoh-tokoh penting seperti Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra. Insiden ini tidak hanya menjadi peristiwa kekerasan biasa, tetapi juga menunjukkan adanya indikasi keterlibatan aktor intelektual yang merencanakan tindakan tersebut. Peran Pemerintah […]

  • KETUM PERJAKIN: Kekurangan Pengacara Pajak di Indonesia Sebuah Masalah yang Mendesak

    KETUM PERJAKIN: Kekurangan Pengacara Pajak di Indonesia Sebuah Masalah yang Mendesak

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 533
    • 0Komentar

    Diagram Kota Surabaya – Ketua Umum Perkumpulan Pengacara Pajak Indonesia (Perjakin) Petrus Loyani mengungkapkan keprihatinan mereka tentang kekurangan pengacara pajak di negara ini. Menurut Petrus, jumlah pengacara pajak tidak sebanding dengan jumlah wajib pajak, ini yang dapat menyebabkan ketidakadilan dalam kasus-kasus pajak. Hal tersebut disampaikan Petrus Loyani sebagai nara sumber tunggal dalam acara Talkshow yang […]

  • Rekomendasi Tempat Nongkrong Hits di Bandung Barat 2025: Hemat, Nyaman, dan Penuh Pesona Alam

    Rekomendasi Tempat Nongkrong Hits di Bandung Barat 2025: Hemat, Nyaman, dan Penuh Pesona Alam

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Tempat Nongkrong Murah dan Nyaman di Bandung Barat DIAGRAMKOTA.COM – Nongkrong menjadi salah satu cara terbaik untuk melepas penat setelah seharian beraktivitas. Bersama teman, pasangan, atau keluarga, kegiatan ini bukan hanya sekadar duduk santai, tetapi juga momen untuk menikmati suasana dan mencicipi beragam kuliner lezat dengan harga terjangkau. Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, tidak hanya terkenal […]

  • Sampah, Surabaya

    Perselisihan Hukum antara Pemkot Surabaya dan PT Unicomindo Perdana

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 85
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah perselisihan hukum yang telah berlangsung selama bertahun-tahun antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan PT Unicomindo Perdana kini kembali menjadi perhatian publik. Pengacara dari pihak PT Unicomindo, Robert Simangunsong, menegaskan bahwa putusan pengadilan yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap harus dihormati oleh Pemkot Surabaya. Putusan Pengadilan yang Sudah Inkrah Putusan pengadilan ini telah […]

  • Ahok, Korupsi di Pertamina

    Ahok: Peran Golf dalam Dunia Bisnis dan Korupsi di Pertamina

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 125
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam dunia bisnis, terutama di sektor perminyakan, olahraga golf sering kali menjadi alat penting untuk membangun hubungan dan negosiasi. Hal ini tidak hanya berlaku di Indonesia, tetapi juga di tingkat internasional. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mantan Gubernur DKI Jakarta yang pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina, mengungkapkan pengalaman pribadinya dalam menghadapi keharusan […]

expand_less