Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » FORUM OPINI » Pemimpin Terpilih Surabaya: 41,80% Suara DPT, Benarkah Legitimasi Itu Sah?

Pemimpin Terpilih Surabaya: 41,80% Suara DPT, Benarkah Legitimasi Itu Sah?

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM — Pemilihan Walikota Surabaya 2024 yang baru saja selesai menyisakan sebuah isu menarik: bagaimana sebuah pemimpin terpilih Surabaya bisa dianggap tidak sah atau unlegitimate meski telah meraih suara terbanyak? Salah satu contoh yang tengah ramai dibicarakan adalah dengan dukungan 18 Partai Politik perolehan suara calon Walikota Erji, yang memperoleh 931.602 suara atau sekitar 41,80% dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Surabaya yang mencapai 2.229.244 orang.

Dukungan Minim: Apa Artinya?

Secara teori, dalam sistem pemilu Indonesia, pemenang Pilkada adalah kandidat yang memperoleh suara terbanyak, bukan mayoritas mutlak (lebih dari 50%). Namun, hal ini menimbulkan pertanyaan: apakah seorang pemimpin yang terpilih dengan hanya mendapatkan 41,80% dukungan benar-benar mewakili kehendak mayoritas warga Surabaya?

Penting untuk dicatat bahwa pemilu yang hanya melibatkan dua calon saja memang bisa menghasilkan pemenang dengan persentase suara yang relatif rendah. Namun, di kota besar seperti Surabaya, di mana jumlah pemilih sangat besar dan beragam, beberapa pihak merasa bahwa angka tersebut mencerminkan adanya ketidaklegitimanannya sebagai pemimpin kota.

Hasil ini menegaskan bahwa lebih dari separuh warga Surabaya memilih untuk tidak menggunakan hak pilihnya atau memilih kotak kosong. Situasi ini menimbulkan pertanyaan terkait legitimasi politik pasangan yang kembali memimpin kota pahlawan.

Dalam konteks demokrasi, meskipun pasangan Eri-Armuji secara hukum telah dinyatakan menang, angka partisipasi yang rendah menunjukkan adanya tantangan besar dalam membangun kepercayaan publik.

Bisa disebut, hasil ini sebagai cerminan krisis representasi. “Ketika pemimpin terpilih hanya mendapatkan dukungan sekitar 42 persen dari total DPT, itu berarti ada masalah besar dalam keterlibatan warga. Kemenangan ini sah secara hukum, tetapi legitimasi sosialnya patut dipertanyakan.”

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jenar Kabisatya Maharani Terpilih “Mbak Duta Wisata Sukoharjo 2025”

    Jenar Kabisatya Maharani Terpilih “Mbak Duta Wisata Sukoharjo 2025”

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 335
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Sukoharjo bersama Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata telah sukses menyelenggarakan ajang bergengsi “Grand Final Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Sukoharjo 2025. Acara diselenggarakan pada Sabtu 24 Mei 2025 lalu yang dimulai sejak pukul19.00 WIB bertempat di Pendopo Taman Budaya Suryani Gayam Sukoharjo, Jawa Tengah Pada malam Grand Final tersebut […]

  • Dj fenomenal

    Bikin Melongo! 5 DJ Fenomenal Dengan Ukuran Dada Tak Lazim

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 812
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Di dunia hiburan malam, deretan DJ fenomenal perempuan semakin menunjukkan pesonanya. Tak hanya pandai memainkan musik elektronik dengan gaya khas, mereka juga menghadirkan aura panggung yang sulit dilupakan. Lima nama berikut jadi bukti bahwa kombinasi skill, energi, dan pesona bisa menciptakan fenomena tersendiri di dunia musik EDM. 1. DJ Biddy — Energi yang […]

  • Inara Rusli Akui Kesalahan dan Minta Maaf atas Pernyataan Masa Lalu

    Inara Rusli Akui Kesalahan dan Minta Maaf atas Pernyataan Masa Lalu

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Artis Inara Rusli, mantan anggota girlband Bexxa, mengakui bahwa pernyataannya di masa lalu tidak tepat. Ia menyadari bahwa ucapan yang pernah ia keluarkan bisa dianggap merendahkan nilai-nilai agama dan syariat poligami. Hal ini membuatnya merasa menjilat ludah sendiri dan memutuskan untuk meminta maaf secara terbuka. Inara Rusli mengungkapkan bahwa ia pernah menyampaikan pendapat dalam […]

  • Patroli Cipkon Digelar, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Pastikan Keamanan Malam Hari.

    Patroli Cipkon Digelar, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Pastikan Keamanan Malam Hari.

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rasa aman masyarakat menjadi prioritas utama Polres Pelabuhan Tanjung Perak, terutama di akhir pekan. Guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), korps bhayangkara tersebut menggelar patroli stasioner cipta kondisi (Cipkon) pada Sabtu (31/1) malam hingga Minggu (1/2) dini hari. Bergerak menyisir titik-titik rawan, patroli skala besar ini dipimpin langsung oleh Kabag SDM […]

  • Dedi Mulyadi Pertimbangkan Beri Bantuan dan Lapangan Kerja bagi Warga Terdampak Penutupan Tambang di Bogor

    Dedi Mulyadi Pertimbangkan Beri Bantuan dan Lapangan Kerja bagi Warga Terdampak Penutupan Tambang di Bogor

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Gubernur Jabar Tawarkan Bantuan dan Peluang Kerja untuk Warga Terdampak Penutupan Tambang DIAGRAMKOTA.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sedang mempertimbangkan berbagai langkah untuk membantu warga yang terdampak penutupan tambang di wilayah Cigudeg, Rumpin, dan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan lingkungan. […]

  • Pasar Saham Grup Bakrie Penurunan Signifikan Saham DEWA

    Penurunan Signifikan Saham DEWA Akibat Divestasi Besar dari Andhesti Tungkas Pratama

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 168
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pergerakan saham PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) mengalami penurunan yang signifikan pada Jumat (5/12/2025). Pelemahan ini terjadi setelah adanya aksi jual besar-besaran dari salah satu pemegang saham lama, yaitu PT Andhesti Tungkas Pratama. Transaksi divestasi ini menjadi faktor utama yang memengaruhi kinerja saham DEWA dalam beberapa hari terakhir. Rincian Transaksi Divestasi Andhesti Tungkas Pratama […]

expand_less