Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » FORUM OPINI » Menelisik Kinerja Hakim di Indonesia: Antara Dedikasi dan Kesejahteraan

Menelisik Kinerja Hakim di Indonesia: Antara Dedikasi dan Kesejahteraan

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Erles Rareral, SH, MH.

DIAGRAMKOTA.COM – Sebagai seorang praktisi hukum, saya seringkali mengamati dengan seksama bagaimana para hakim menjalankan tugasnya. Mereka adalah ujung tombak penegakan hukum, yang bertugas menjaga keadilan dan menegakkan hukum di tengah masyarakat.

Tugas mereka tidaklah mudah. Mereka harus menghadapi berbagai kasus kompleks, menelaah bukti-bukti yang rumit, dan membuat keputusan yang adil dan objektif.

Setiap hari, para hakim berhadapan dengan tekanan yang luar biasa. Mereka harus menjaga integritas dan independensi mereka, serta menghadapi berbagai macam tekanan dari berbagai pihak.

Mereka juga harus terus belajar dan mengembangkan pengetahuan hukum mereka agar dapat memberikan putusan yang tepat dan adil.

Melihat beban kerja dan tanggung jawab yang berat yang diemban para hakim, saya berpendapat bahwa mereka layak mendapatkan gaji yang lebih tinggi. Gaji yang pantas akan menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan profesionalitas mereka.

Selain itu, gaji yang lebih tinggi juga dapat membantu meningkatkan kualitas hidup para hakim, sehingga mereka dapat fokus pada tugas mereka tanpa harus memikirkan masalah finansial.

Tentu saja, peningkatan gaji harus diiringi dengan peningkatan kualitas dan kinerja para hakim. Sistem seleksi dan pelatihan yang ketat, serta pengawasan yang efektif, perlu diterapkan untuk memastikan bahwa para hakim yang mendapatkan gaji tinggi memang benar-benar layak dan profesional.

Saya percaya bahwa dengan memberikan gaji yang pantas, kita dapat menghargai jasa para hakim dan mendorong mereka untuk terus memberikan yang terbaik dalam menegakkan keadilan di Indonesia.

“Keadilan dan kesejahteraan para hakim adalah dua hal yang saling terkait, dan keduanya penting untuk membangun sistem hukum yang kuat dan adil.”

Peran hakim sebagai ujung tombak penegakan hukum di Indonesia tak dapat dipandang sebelah mata. Mereka memegang peranan penting dalam memberikan keadilan dan menegakkan hukum di tengah masyarakat.

Kinerja hakim yang semakin meningkat, tercermin dari putusan-putusan yang semakin adil dan berpihak pada fakta persidangan serta nurani. Hal ini menunjukkan dedikasi dan profesionalitas tinggi yang mereka miliki.

Namun, di balik dedikasi yang tinggi, terbersit pertanyaan mengenai kesejahteraan para hakim. Fakta bahwa banyak hakim yang bekerja keras dengan jam kerja panjang, bahkan hingga larut malam, menunjukkan bahwa mereka mengorbankan waktu dan tenaga demi menjalankan tugas mulia.

“Keadaan ini semakin memprihatinkan mengingat jumlah hakim yang masih terbatas dibandingkan dengan jumlah pengadilan di Indonesia. Kondisi ini mengakibatkan beban kerja yang berat dan mengurangi kualitas hidup para hakim.”

Terutama bagi hakim yang bertugas di daerah terpencil, mereka harus meninggalkan keluarga dan hidup sederhana di tempat tugas. Gaji yang mereka terima seringkali tidak sebanding dengan pengorbanan yang mereka lakukan.

Oleh karena itu, perjuangan para hakim untuk mendapatkan hak-hak yang layak patut diapresiasi. Mereka berhak mendapatkan penghasilan yang layak sehingga dapat menjalankan tugas dengan tenang dan fokus.

Kesejahteraan hakim bukan hanya merupakan kewajiban negara, tetapi juga investasi yang menguntungkan. Hakim yang sejahtera akan lebih termotivasi untuk menjalankan tugasnya dengan baik dan menghasilkan putusan yang adil.

Semoga ke depan, negara akan lebih menghargai dedikasi para hakim dengan meningkatkan kesejahteraan mereka. Dengan demikian, keadilan akan semakin terwujud dan Indonesia akan menjadi negara yang lebih baik. (dk/akha)

*Penulis: Erles Rareral, SH, MH. Praktisi Hukum, Pengamat Politik juga Lawyer. 

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Ormas Jatim Bersatu Kawal Keadilan : Jangan Sampai Aparat Hukum Jadi Alat Mafia Tanah!

    Tiga Ormas Jatim Bersatu Kawal Keadilan : Jangan Sampai Aparat Hukum Jadi Alat Mafia Tanah!

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 235
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rencana eksekusi rumah milik keluarga Tri Kumala Dewi di Jalan Dr. Sutomo No. 55, Surabaya, mendapat penolakan keras dari sejumlah organisasi masyarakat sipil yang concern terhadap keadilan hukum. Tiga organisasi MAKI Jawa Timur (Masyarakat Anti Korupsi Indonesia), GRIB Jaya (Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu), dan Cobra 08 menyatakan sikap tegas untuk turun ke lapangan […]

  • Selamat Tinggal Genangan! Waduk Rp176 Miliar Kini Resmi Dikelola Pemkot Surabaya

    Selamat Tinggal Genangan! Waduk Rp176 Miliar Kini Resmi Dikelola Pemkot Surabaya

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 184
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM- Warga Wiyung kini bisa bernapas lega. Genangan air yang selama ini menghantui kawasan tersebut akhirnya menemukan solusi setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya secara resmi menerima aset waduk seluas 21.832 meter persegi dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur. Aset bernilai Rp176 miliar itu diserahkan langsung oleh Kepala Kejati Jawa Timur, Dr. Kuntadi, kepada Wali […]

  • Pintu Menuju Dunia Global: Kekuatan Bahasa Inggris di Era Modern

    Pintu Menuju Dunia Global: Kekuatan Bahasa Inggris di Era Modern

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Bahasa Inggris sebagai Kunci Sukses di Era Modern DIAGRAMKOTA.COM – Di era yang semakin terhubung, kemampuan berbahasa Inggris tidak lagi menjadi sekadar keuntungan tambahan, melainkan kebutuhan dasar. Bahasa ini telah menjadi bahasa penghubung antar negara, budaya, dan sektor industri. Dari dunia pendidikan hingga teknologi, bahasa Inggris membuka akses ke peluang global yang tak terbatas. Bagi generasi […]

  • Bukti Dedikasi, Lilik Hendarwati Tuai Penghargaan di Tengah Tugas Legislasi

    Bukti Dedikasi, Lilik Hendarwati Tuai Penghargaan di Tengah Tugas Legislasi

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 159
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM— Kerja keras dan dedikasi Lilik Hendarwati sebagai anggota DPRD Jawa Timur kembali menuai apresiasi. Berdasarkan hasil survei yang dirilis oleh The Republic Institute, Lilik berhasil masuk dalam daftar 10 besar anggota DPRD Jatim dengan kinerja terbaik tahun 2025. Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa kerja legislasi yang konsisten, responsif, dan berpihak pada rakyat tetap […]

  • Hubungan dengan Xabi Alonso Memburuk, Vinicius Jr Ancam Tak Perpanjang Kontrak di Real Madrid

    Hubungan dengan Xabi Alonso Memburuk, Vinicius Jr Ancam Tak Perpanjang Kontrak di Real Madrid

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 90
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketegangan internal melanda Real Madrid usai sang penyerang utama Vinicius Jr disebut menolak memperpanjang kontraknya selama hubungan dengan pelatih Xabi Alonso masih buruk. Vinicius Jr menyampaikan keinginannya secara langsung kepada Presiden Real Madrid, Florentino Perez, bahwa pemain berusia 25 tahun tersebut tidak bermaksud memperpanjang kontraknya selama hubungannya dengan Xabi Alonso tetap tidak harmonis. […]

  • May Day 2025, Azhar Kahfi: Bangun Sistem Ketenagakerjaan Bermartabat!

    May Day 2025, Azhar Kahfi: Bangun Sistem Ketenagakerjaan Bermartabat!

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 218
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA — Memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2025, anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi, menyerukan pentingnya membangun sistem ketenagakerjaan yang lebih adil dan bermartabat. Dan juga menekankan betapa perlunya sinergi antara pemerintah dan sektor swasta demi menciptakan iklim kerja yang sehat dan manusiawi. “Peringatan May Day ini seharusnya menjadi momentum reflektif untuk […]

expand_less