Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Distribusi Pangan Terganggu, Infrastruktur Kepulauan Sumenep Butuh Perhatian Serius

Distribusi Pangan Terganggu, Infrastruktur Kepulauan Sumenep Butuh Perhatian Serius

  • account_circle Teguh Priyono
  • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM– Pemerintah diminta segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki infrastruktur di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep yang dinilai menghambat distribusi pangan masyarakat.

Ketua DPD PWRI Jawa Timur, Ridwan, menegaskan bahwa kondisi jalan yang rusak dan minimnya konektivitas transportasi menjadi kendala utama dalam penyaluran bahan pangan ke pulau-pulau seperti Raas, Sepudi, Kangean, Sapeken, dan Masalembu.

“Distribusi pangan terganggu akibat infrastruktur yang tidak memadai. Saat musim hujan, banyak jalan berubah menjadi kubangan sehingga akses semakin sulit,” ujar Ridwan, Selasa (17/03/2026).

Ia menyebut, ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada ketersediaan bahan makanan, tetapi juga ditentukan oleh kemudahan akses, pemanfaatan, serta kestabilan pasokan.

Namun, keempat aspek tersebut belum terpenuhi secara optimal di wilayah kepulauan.
Ridwan mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Timur, anggota DPRD Provinsi dari daerah pemilihan Madura,

serta anggota DPR RI untuk turun langsung ke lapangan dan memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kami meminta para wakil rakyat benar-benar memperjuangkan kepentingan masyarakat kepulauan, bukan sekadar menjalankan program formalitas,” tegasnya.

Ia juga mempertanyakan efektivitas program pokok pikiran (pokir) dan hasil reses yang dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap perbaikan infrastruktur.

Lebih lanjut, Ridwan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi turut mengawasi kinerja para legislator jika terdapat indikasi penyimpangan dalam pelaksanaan program pembangunan.

Menurutnya, pembangunan konektivitas harus menjadi prioritas utama, baik melalui perbaikan infrastruktur transportasi maupun penguatan akses digital untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat kepulauan.

“Kepulauan memiliki nilai strategis dan harus menjadi bagian penting dalam pemerataan pembangunan. Wilayah seperti Raas, Sepudi, Kangean, Sapeken, dan Masalembu tidak boleh terus tertinggal,” ujarnya.

Ridwan juga mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi kinerja wakil rakyat serta berperan dalam mendorong transparansi pembangunan.

Dengan perhatian serius dari pemerintah dan pengawasan publik yang kuat, diharapkan perbaikan infrastruktur di kepulauan Sumenep dapat segera terealisasi sehingga distribusi pangan kembali lancar dan kesejahteraan masyarakat meningkat.(Dk/nins)

  • Penulis: Teguh Priyono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rokok Ilegal Bakar Cukai Rp347 Juta, Cirebon Jadi Tempat Gelap

    Rokok Ilegal Bakar Cukai Rp347 Juta, Cirebon Jadi Tempat Gelap

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Penindakan Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kabupaten Cirebon DIAGRAMKOTA.COM – Selama enam bulan terakhir, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cirebon berhasil menyita ratusan ribu batang rokok ilegal. Operasi ini dilakukan dalam rangka menekan peredaran barang tanpa cukai yang berdampak signifikan pada kerugian negara setiap tahunnya. Kabid Penegakan Peraturan Daerah (Gakda) Satpol PP […]

  • Perempuan PNS Menangis, Suara Bergetar, Irjen Herry Keluarkan Perintah Khusus

    Perempuan PNS Menangis, Suara Bergetar, Irjen Herry Keluarkan Perintah Khusus

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 121
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kondisi apel pagi diMapolda Riau, Pekanbaru, Rabu 3 Desember 2025 tiba-tiba berubah emosional. Dimulai ketika Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bertanya apakah ada personel atau pegawai yang keluarganya terkena dampak bencana longsor danbanjir bandangdi Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara, serta Aceh. Dari barisan paling belakang, seorang pegawai negeri sipil perempuan bernama Yurnita yang […]

  • Gus Hans Sosok Pendamping Risma di Pilgub Jatim 2024

    Gus Hans Sosok Pendamping Risma di Pilgub Jatim 2024

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 253
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kabar mengejutkan datang dari dunia politik Jawa Timur. KH Zahrul Azhar Asumta, atau yang akrab disapa Gus Hans, dipastikan akan mendampingi Tri Rismaharini dalam pertarungan Pilgub Jatim 2024. Keputusan PDI Perjuangan untuk memilih Gus Hans sebagai calon wakil gubernur (cawagub) Risma tentu menarik perhatian publik. Siapa sebenarnya Gus Hans? Bagi masyarakat Jawa Timur, […]

  • Tantangan Layanan Ojek Online Saat Ramadan: Perubahan Pola Permintaan dan Ketersediaan Driver

    Tantangan Layanan Ojek Online Saat Ramadan: Perubahan Pola Permintaan dan Ketersediaan Driver

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 109
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pada bulan Ramadan, layanan ojek online (ojol) menghadapi berbagai tantangan yang memengaruhi kualitas dan keandalan layanan. Pelanggan sering kali mengeluh kesulitan dalam mendapatkan driver untuk orderan, terutama di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Hal ini memicu respons dari beberapa perusahaan besar seperti Grab, Gojek, dan Shopee yang memberikan penjelasan terkait situasi yang terjadi. Peningkatan […]

  • Pertumbuhan Ekonomi Surabaya

    Kasus Amsal Sitepu: Perjalanan Hukum yang Mengguncang Ruang Kreatif di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 64
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perkembangan kasus Amsal Sitepu, seorang kreator video yang dituduh melakukan penggelembungan harga dalam proyek pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, telah memicu perdebatan luas mengenai batasan hukum dan perlindungan terhadap pekerja ekonomi kreatif. Dugaan kerugian negara sebesar Rp 202 miliar menjadi dasar penuntutan terhadapnya, namun berbagai pihak menilai bahwa proses […]

  • Solo Keroncong Festival 2024: Merayakan Keroncong sebagai Pengalaman Seni Lintas Genre

    Solo Keroncong Festival 2024: Merayakan Keroncong sebagai Pengalaman Seni Lintas Genre

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Diagram Kota Solo – Solo Keroncong Festival, festival musik keroncong tahunan yang ikonik, kembali hadir untuk tahun ke-16 kalinya pada tanggal 19-20 Juli 2024. Diselenggarakan di Pamedan Pura Mangkunegaran. Festival ini mengusung tema “Keroncong Experience: Becik Ketitik Keroncong Ketara”, dengan Sruti Respati sebagai Creative Director yang mencerminkan semangat untuk terus melestarikan dan mengembangkan musik keroncong […]

expand_less