Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Makna Kunjungan Megawati Soekarnoputri ke Uzbekistan, Dorong Pengembangan Wisata Religi

Makna Kunjungan Megawati Soekarnoputri ke Uzbekistan, Dorong Pengembangan Wisata Religi

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kunjungan kerja tiga hari Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri ke Samarkand, Uzbekistan, tidak hanya berfokus pada ziarah ke makam Imam Al Bukhori dan penerimaan gelar profesor dari Universitas Silk Road Samarkand, Uzbekistan.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah. Ia menjelaskan bahwa Megawati juga sangat mendukung pengembangan wisata religi di Samarkand.

Wisata religi  dapat terwujud jika tour travel menggencarkan program wisata religi saat ibadah haji dan umroh dengan destinasi dilanjutkan ke Samarkand, Uzbekistan.

“Ibu Megawati sangat mendukung pengembangan wisata religi di Samarkand. Agar umat Islam khususnya dari Tanah Air dan internasional juga berziarah ke makam Imam Al Bukhori,” kata Basarah dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (19/9/2024)

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan dampak sosial ekonomi bagi kedua negara, termasuk mengaktifkan kembali penerbangan Garuda Indonesia untuk trip Jakarta-Samarkand.

Basarah juga mengingatkan peran besar Presiden Soekarno dalam penemuan makam Imam Al Bukhori. Bung Karno, pada masa pemerintahan Soviet, meminta agar makam tersebut ditemukan. Ini merupakan warisan Bung Karno bagi dunia Islam.

Selain ziarah ke makam Imam Al Bukhori, agenda lain ketua umum PDIP dalam kunjungan ini adalah penanaman pohon dan penandatangan prasasti Soekarno Garden di Silk Road Tourism Complex.

“Ibu Megawati menginginkan pemahat untuk prasasti tersebut berasal dari Indonesia agar hasilnya memiliki akurasi yang tinggi,” ujar Basarah.

Kunjungan Megawati ke Samarkand menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan hubungan bilateral Indonesia-Uzbekistan, khususnya dalam bidang wisata religi.

Hal ini juga menunjukkan bahwa Indonesia memiliki peran penting dalam pelestarian warisan budaya Islam di dunia. (dk/ria)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perubahan Besar di Sepak Bola Italia Pasca Kegagalan Piala Dunia 2026

    Perubahan Besar di Sepak Bola Italia Pasca Kegagalan Piala Dunia 2026

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kegagalan Timnas Italia dalam memenuhi syarat untuk tampil di Piala Dunia 2026 telah menjadi titik balik besar bagi federasi sepak bola nasional. Sejumlah perubahan signifikan diperkirakan akan terjadi, termasuk pergantian kepemimpinan dan pelatih. Salah satu nama yang muncul sebagai kandidat kuat untuk mengisi posisi pelatih adalah Roberto Mancini. Mancini, yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih […]

  • Erupsi Gunung Semeru kembali meletus

    Peristiwa Erupsi Gunung Semeru kembali meletus dengan letusan setinggi 900 meter

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 178
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gunung Semeru, yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Senin pagi. Letusan terjadi pada pukul 06.08 WIB dengan tinggi kolom letusan sekitar 900 meter di atas puncak atau 4.576 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat […]

  • Kemenangan Penting Persis Solo dalam Pertandingan Melawan Semen Padang

    Kemenangan Penting Persis Solo dalam Pertandingan Melawan Semen Padang

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Persis Solo melawan Semen Padang dalam laga Super League Indonesia pekan ke-27 menjadi momen penting bagi Laskar Sambernyawa. Hasil akhir 2-1 memastikan tim asuhan Milomir Seslija mampu keluar dari zona degradasi dan mengamankan posisi di peringkat ke-15 klasemen sementara. Performa Awal yang Kuat Di babak pertama, Persis Solo tampil lebih dominan […]

  • Chinese New Year 2026, St Albans, Melbourne

    Mengenal Perayaan Chinese New Year 2026 di St Albans, Melbourne

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 124
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perayaan Tahun Baru Imlek adalah momen penting bagi komunitas Tionghoa di seluruh dunia. Di Melbourne, khususnya di kawasan St Albans, perayaan ini menjadi salah satu acara budaya terbesar dan paling dinantikan. Tahun 2026, yang merupakan Tahun Kuda dalam zodiak Tiongkok, akan menjadi momen istimewa dengan berbagai aktivitas yang menarik dan menghibur. Tradisi Budaya yang […]

  • Pemenuhan Kuota Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Capai 50 Persen

    Pemenuhan Kuota Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Capai 50 Persen

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 42
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah data menunjukkan bahwa proses pemberangkatan jemaah haji dari Embarkasi Surabaya telah mencapai sekitar 50 persen dari total kuota yang ditetapkan. Hingga Rabu (6/5/2026) pukul 07.00 WIB, sebanyak 21.246 jemaah dan petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci dalam 56 kloter. Angka ini menjadi indikator keberhasilan operasional pemberangkatan yang berlangsung secara efisien. Total rencana pemberangkatan […]

  • purbaya Tarif Listrik Per KWH Tahun 2026

    Purbaya Perpanjang Batas Pelaporan SPT Tahunan: Alasan dan Dampak bagi Wajib Pajak

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 80
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia telah memperpanjang batas waktu pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan untuk wajib pajak orang pribadi hingga 30 April. Keputusan ini diambil sebagai bentuk kebijakan relaksasi yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam menjalankan kewajiban perpajakan. Alasan Perpanjangan Batas Waktu Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menjelaskan bahwa perpanjangan ini dilakukan karena dua pertimbangan utama. […]

expand_less