Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Malam Tasyakuran Warga Perumahan Taman Dhika, Membangun Peradaban Bangsa yang Lebih Maju dan Sejahtera

Malam Tasyakuran Warga Perumahan Taman Dhika, Membangun Peradaban Bangsa yang Lebih Maju dan Sejahtera

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMSudah menjadi tradisi dikalangan warga masyarakat, terutama masyarakat Jawa, bahwa setiap menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia selalu dilaksanakan malam tasyakuran.

Seperti halnya yang dilaksanakan warga Perumahan Taman Dhika Cluster Kelud dan Cluster Arjuno RT. 58,/RW. 15, Kelurahan Pagerwojo, Buduran, Sidoarjo, mengadakan malam tasyakuran peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-79, pada Jumat (16/8/2024).

Kegiatan yang dilaksanakan di fasilitas umum (fasum) setempat, dihadiri warga RT. 58, tokoh masyarakat, dan sejumlah undangan. Acara dimulai dengan pemutaran film dokumentasi tentang kegiatan warga, yang menampilkan berbagai momen kebersamaan.

Selanjutnya, putra-putri warga RT. 58 dengan bangga menancapkan bendera Sang Merah Putih, simbol kebanggaan dan nasionalisme. Mereka kemudian bersama-sama warga dengan khidmat menyanyikan lagu Indonesia Raya.

20240816 200638

Malam tasyakuran dilanjutkan doa bersama yang dipandu oleh tiga tokoh agama yang mewakili Islam, Kristen, dan Hindu. Ustad Leo, Rono, dan Lintang, semuanya berpartisipasi dalam doa bersama, ini menunjukkan kebersamaan dan toleransi beragama warga RT.58.

Acara yang dipandu pembawa acara Illa dan Putri, dikemas dengan bagus sehingga membuat suasana kegiatan malam tasyakuran di Perumahan Taman Dhika Cluster Kelud menjadi khidmat dan hidup.

Dalam kesempatan tersebut Ketua RT. 58, Eko Pipin Bantoro didampingi Ketua RW. 15, Ivos Prabowo serta tokoh masyarakat Fachri melakukan pemotongan tumpeng. Ini menggambarkan sikap kepedulian, kejujuran, dan kebersamaan yang merupakan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh warga RT. 58.

Ketua RW. 15, Ivos dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan warga RT. 58 yang kompak dan membuat inovasi kegiatan yang sangat luar biasa. Sehingga nilai-nilai Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 jangan hanya di maknai sebagai kejadian yang biasa.

“Bahwasanya kegiatan malam tasyakuran ini hal yang terpenting adalah kita melakukan intropeksi diri terhadap hal-hal yang telah kita perbuat untuk bangsa dan negara ini. Tetap menjaga nilai kebersamaan dan kerukunan,” ujarnya.

Malam tasyakuran sebagai acara puncak rangkaian perayaan 17 Agustus warga RT. 58 ini juga menampilkan tarian dari putra-putri warga RT. 58. Selain itu pembagian hadiah dan doorprize dari berbagai lomba di hari sebelumnya.

Sementara itu, ketua panitia pelaksana kegiatan Wahyudi mengatakan, keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari kebersamaan warga yang ikut menghargai jasa pahlawan dan rasa syukur atas kemerdekaan Republik lndonesia.

“Ini sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia dengan cucuran darah para pahlawan kemerdekaan,” ujarnya saat ditemui diagramkota.com disela kegiatan.

Senada dengan Wahyudi, Inoeng Prameswati juga mengatakan, bahwa tradisi malam tasyakuran menjelang tanggal 17 Agustus perlu dipertahankan, ini menunjukkan bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan kemerdekaan, dan wujud syukur kita kepada Allah.

“Malam tasyakuran juga menjadi sebuah bentuk perenungan yang digunakan untuk melakukan refleksi diri, merenung dan introspeksi hal-hal yang telah dan akan kita lakukan. Juga sebagai renungan betapa besarnya jasa pahlawan kita,” ujarnya.

Acara ini juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga nilai-nilai yang terkandung dalam Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dan terus berkontribusi untuk membangun negara yang lebih baik.

“Selain itu kemerdekaan juga harus di isi dengan kegiatan-kegiatan yang positif guna membangun peradaban bangsa yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya. (dk/akha)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ijazah Palsu Jokowi ,Eggi Sudjana

    Penghentian Penyidikan Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi dan Eggi Sudjana: Mekanisme Keadilan Restoratif di Tengah Perubahan Hukum

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 173
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kasus dugaan fitnah ijazah palsu terhadap Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), yang melibatkan dua tersangka, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, menunjukkan pergeseran signifikan dalam sistem hukum Indonesia. Keputusan penghentian penyidikan terhadap kedua tersangka berdasarkan mekanisme restorative justice (RJ) menjadi bukti nyata bahwa reformasi hukum melalui KUHP baru dan KUHAP baru telah […]

  • Peduli Lingkungan, PSI Surabaya Bagikan Daging Kurban, Pakai Wadah Besek dari Anyaman Bambu

    Peduli Lingkungan, PSI Surabaya Bagikan Daging Kurban, Pakai Wadah Besek dari Anyaman Bambu

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 273
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Surabaya, Senin (9/6/2025) pagi, melakukan pemotongan hewan kurban di momen Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah. Bertempat di Basecamp DPD PSI Kota Surabaya di Jalan Jemur Andayani 50, Ruko SuryaInti Permata (Villa Imperial Blok H Nomer 1), pemotongan hewan kurban dipimpin langsung oleh Shobikin, […]

  • Dortmund

    Krisis Kemanusiaan, Kebutuhan Darurat untuk Penyelamatan Hidup di Kota Dortmund

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 132
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Krisis kemanusiaan yang terjadi di kota Dortmund, Jerman, telah memicu perhatian luas dari masyarakat dan lembaga bantuan. Dalam beberapa bulan terakhir, tiga orang tanpa tempat tinggal (ttn) meninggal dunia akibat cuaca ekstrem yang sangat dingin. Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya langkah-langkah darurat yang cepat dan efektif dalam menghadapi kondisi seperti ini. Peran Rumah Sementara […]

  • Awal Puasa Ramadan 2026 Daftar Libur Akhir Tahun 2025

    Panduan Lengkap Kalender Jawa 26 Januari 2026 dan Tanggal Hijriah

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 144
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kalender Jawa menjadi salah satu sistem penanggalan yang masih digunakan oleh masyarakat Jawa hingga saat ini. Tidak hanya sebagai alat penghitung waktu, kalender ini juga memiliki makna spiritual dan budaya yang mendalam. Pada hari ini, 26 Januari 2026, terdapat perpaduan antara sistem penanggalan Masehi, Hijriah, dan Jawa yang bisa menjadi panduan untuk berbagai […]

  • Kolaborasi Pegadaian dan UMKM Sidoarjo: Bangun Ekonomi Lokal Lebih Kuat

    Kolaborasi Pegadaian dan UMKM Sidoarjo: Bangun Ekonomi Lokal Lebih Kuat

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 559
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Program Pegadaian Peduli sukses menarik minat puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sidoarjo. Acara ini digelar untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha di Kota Udang, sekaligus memberikan pelatihan pengelolaan bisnis dan edukasi pembiayaan aman yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Supardi, Kepala Cabang Pegadaian Sidoarjo, menyebutkan bahwa salah satu […]

  • Sepi Pengunjung,DPRD Surabaya Dorong Serambi Ampel Lebih Hidup dan Jadi Pusat Kuliner Menarik

    Sepi Pengunjung,DPRD Surabaya Dorong Serambi Ampel Lebih Hidup dan Jadi Pusat Kuliner Menarik

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 283
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wisata kuliner Serambi Ampel telah diresmikan Pemkot Surabaya pada 5 Maret 2024 lalu. Sayangnya, hingga kini wisata yang dulunya merupakan tempat jagal babi itu masih sepi pembeli. Tercatat, 161 pedagang harusnya menempati stan-stan di Serambi Ampel. Mereka berasal dari tiga kecamatan, yakni Semapir, Pabean Cantikan, dan Simokerto. Kendati demikian, hingga sekarang belum semua […]

expand_less