Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Festival Gending Using 2024: Warisan Musik Banyuwangi untuk Generasi Masa Depan

Festival Gending Using 2024: Warisan Musik Banyuwangi untuk Generasi Masa Depan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kabupaten Banyuwangi kembali mengadakan Festival Gending Using (FGU), sebuah acara tahunan yang berperan penting dalam upaya melestarikan musik tradisional lokal, khususnya lagu-lagu berbahasa Using. Festival ini berlangsung pada Selasa (13/08/24) di Amphiteater Radio Blambangan dan berhasil menarik minat ratusan peserta dari berbagai usia.

Festival yang menjadi bagian dari rangkaian Anugerah Musik Banyuwangi (AMB) ini secara konsisten menarik perhatian generasi muda Banyuwangi yang memiliki ketertarikan mendalam terhadap musik tradisional daerah mereka. Tahun ini, lebih dari 100 peserta dewasa dan 30 peserta anak-anak ikut serta dalam kompetisi ini, menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam membawakan lagu-lagu berbahasa Using yang kaya akan nilai budaya dan tradisi.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengungkapkan bahwa Festival Gending Using bukan sekadar sebuah kompetisi, tetapi juga menjadi platform bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai musik tradisional sejak dini. “Kami ingin memastikan bahwa musik Using tidak hanya dikenal oleh generasi sekarang, tetapi juga diwariskan ke generasi mendatang. Festival ini adalah upaya untuk regenerasi penyanyi berbahasa Using, sekaligus melestarikan tembang-tembang daerah,” jelas Ipuk.

Dalam festival ini, para peserta menampilkan berbagai jenis lagu, mulai dari tembang lawas hingga lagu-lagu populer di Banyuwangi. Untuk kategori anak-anak, mereka membawakan lagu-lagu bertema permainan dan persahabatan seperti Bang Cilang-Cilung, Tanah Kelahiran, dan Luk-Luk Lumbu. Melalui lagu-lagu ini, para peserta tidak hanya mempelajari musik, tetapi juga menyerap nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Proses penjurian dilakukan oleh para profesional, termasuk guru vokal dan penyanyi senior dari Banyuwangi, yang menilai peserta berdasarkan kualitas vokal, teknik bernyanyi, serta penampilan di atas panggung. “Kami ingin memastikan bahwa para peserta tidak hanya menyanyi, tetapi juga memahami dan menyampaikan makna dari lagu-lagu yang mereka bawakan,” ujar Budi, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Banyuwangi.

Salah satu peserta kategori anak-anak, Ambril Bima, menyampaikan kegembiraannya atas partisipasinya dalam festival ini. “Saya senang bisa tampil di FGU. Lagu Using itu unik dan berbeda. Saya jadi lebih percaya diri untuk tampil di atas panggung,” ujarnya dengan antusias.

Festival Gending Using merupakan salah satu acara penting dalam rangkaian Anugerah Musik Banyuwangi, yang puncaknya akan digelar pada 31 Agustus 2024. Selain FGU, rangkaian acara ini juga mencakup Lomba Cipta Lagu Using serta penghargaan bagi penyanyi senior dan legendaris dari Banyuwangi.

Melalui acara seperti ini, diharapkan musik Using dapat terus berkembang dan dikenal luas, tidak hanya di Banyuwangi tetapi juga di seluruh Indonesia. Festival Gending Using telah membuktikan bahwa musik tradisional Banyuwangi masih memiliki tempat istimewa di hati generasi muda. Dengan semakin banyaknya anak muda yang terlibat dalam pelestarian musik daerah, masa depan musik Using tampak semakin cerah. (dk/nw)

  • Penulis: Diagram Kota

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nowcasting BMKG Tetapkan Status SIAGA Cuaca Ekstrem, Sejumlah Wilayah Surabaya Masuk Zona Risiko

    Nowcasting BMKG Tetapkan Status SIAGA Cuaca Ekstrem, Sejumlah Wilayah Surabaya Masuk Zona Risiko

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 179
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan nowcasting atau peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Jawa Timur, termasuk Kota Surabaya, pada Jumat (26/12/2025) pukul 19.30 WIB hingga dua jam ke depan. Berdasarkan peta peringatan BMKG, sejumlah kecamatan di Surabaya masuk kategori SIAGA, yang berarti berpotensi mengalami hujan lebat disertai angin kencang dan petir […]

  • TNI dan Personel Gabungan Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Nasional Trenggalek

    TNI dan Personel Gabungan Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Nasional Trenggalek

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 161
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah guyuran hujan, para prajurit TNI bersama Polri dan BPBD melakukan evakuasi terhadap pohon tumbang yang melintang di Jalan Raya Durenan, Kabupaten Trenggalek, Sabtu (28/2/2026) malam. Pohon jenis trembesi berdiameter lebih dari satu meter dan tinggi sekitar sepuluh meter itu menutup seluruh badan jalan, sehingga akses dari Trenggalek menuju Tulungagung dan sebaliknya […]

  • Kodim 0808-Blitar Bersama Warga Bersinergi, Gotong Royong Percepat Pembangunan Jembatan Perintis Garuda

    Kodim 0808-Blitar Bersama Warga Bersinergi, Gotong Royong Percepat Pembangunan Jembatan Perintis Garuda

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 53
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komando Distrik Militer Kodim 0808-Blitar terus menunjukkan kedekatannya dengan masyarakat melalui keterlibatan aktif dalam pembangunan infrastruktur desa. Hal ini terlihat dalam progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Kebon Duren dan Desa Ponggok, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Menurut keterangan Dandim 0808-Blitar saat ini dijabat oleh Letkol Inf Virlani Arudyawan, S.H., M.M., M.H.I, […]

  • Narkoba , Wisatawan , Pantai Wedi Awu, Kabupaten Malang,

    Kecurigaan Terhadap Penggunaan Narkoba di Kalangan Wisatawan yang Dikeroyok di Malang

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kasus penganiayaan terhadap wisatawan asal Surabaya di Pantai Wedi Awu, Kabupaten Malang, menunjukkan indikasi yang mengkhawatirkan. Selain tindakan kekerasan, pihak kepolisian juga mengungkap fakta bahwa sejumlah korban ternyata positif menggunakan narkotika. Hal ini memicu pertanyaan tentang apakah penggunaan narkoba menjadi faktor utama dalam insiden tersebut. Fakta Terbaru dari Penyelidikan Polisi Menurut laporan resmi […]

  • Surabaya Bersiap Jadi Pusat Data Center di Kawasan Timur Indonesia

    Surabaya Bersiap Jadi Pusat Data Center di Kawasan Timur Indonesia

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia, sedang bersiap untuk menjadi pusat data center yang akan mendorong pengembangan infrastruktur digital di kawasan timur. Proyek ini diwujudkan melalui pembangunan E2 Data Center oleh DCI Indonesia, sebuah perusahaan teknologi yang berkomitmen untuk memperkuat ekosistem digital nasional. Peran Data Center dalam Pembangunan Digital Data center menjadi salah satu […]

  • Komitmen Tak Terlaksana, Menara Tower Bersama Masih Berdiri di Pakis Surabaya

    Komitmen Tak Terlaksana, Menara Tower Bersama Masih Berdiri di Pakis Surabaya

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 76
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Warga Pakis Surabaya, menyoroti menara telekomunikasi Tower Bersama yang hingga kini masih berdiri meski komitmen penurunan secara mandiri belum terlaksana. Komitmen ini sebelumnya disampaikan perusahaan sebagai bagian dari kesepakatan menjaga ketertiban tata ruang dan merespons keluhan masyarakat. Sejumlah warga di sekitar lokasi mengaku belum melihat tindakan nyata dari perusahaan. “Kami menunggu cukup lama, […]

expand_less