Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Warga Surabaya Gaduh Blokir KK, Dispendukcapil ‘Ngeles’ Data Kemendagri

Warga Surabaya Gaduh Blokir KK, Dispendukcapil ‘Ngeles’ Data Kemendagri

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMKebijakan Blokir Nama di KK, akhir-akhir ini menjadi kegaduhan tersendiri bagi warga Surabaua yang selama dikenal tenang.

Seperti yang terlihat di rapat dengar pendapat terkait aduan warga di komisi A DPRD Surabaya, Senin (1/7/2024).

Warga Kebraon, Indra Wahyudi, melayangkan protes keras kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya, Eddy Christijanto, karena namanya masuk dalam daftar blokir Kartu Keluarga (KK) yang dipublikasikan oleh instansi tersebut.

Indra merasa keberatan karena ia lahir dan besar di Surabaya dan tidak pernah pindah domisili.

Di depan Komisi A DPRD dan kepala Dispendukcapil, Indra dengan nada tinggi menyatakan bahwa ia tidak akan mengajukan permohonan apapun terkait masalah ini.

“Saya sudah ngomong ke lurah, saya tidak akan mau menuliskan satu tetes pun tinta saya memohon di rumah saya sendiri,” tegasnya.

Ia pun mempertanyakan proses verifikasi dan pencocokan data yang membuat namanya masuk dalam daftar blokir tersebut.

Tokoh masyarakat Kebraon ini mengungkapkan kekesalannya terhadap pihak yang melakukan verifikasi data tanpa konfirmasi langsung kepadanya.

“Sopo sing nyoklit (pencocokan data) lek setan pak sing nyoklit aku gak iso ketemu wonge. Tapi kan menungso (manusia). Apakah dia melakukan konfirmasi? Tidak,” ujarnya.

Disisi lain, Kepala Dispendukcapil Surabaya, Eddy Christijanto, menjelaskan bahwa pihaknya belum melakukan pemblokiran atau penonaktifan data sama sekali.

Menurutnya, kewenangan untuk memblokir KK ada di tangan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Eddy mengklarifikasi bahwa daftar blokir yang dipublikasikan Dispendukcapil Surabaya diperoleh dari data aplikasi cek in yang diverifikasi oleh kelurahan, dan Dispendukcapil tidak memiliki akses untuk membuka aplikasi tersebut.

“Data itu belum diblokir. Jadi kalau data itu saya kirim ke Kemendagri, terus datanya dinonaktifkan warga yang 97 ribu itu kan yang terdampak,” jelasnya.

Tujuan publikasi daftar tersebut, menurut Eddy, adalah untuk mendapatkan klarifikasi langsung dari warga terkait data yang tidak sesuai.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, menyarankan agar langkah penertiban administrasi kependudukan (adminduk) melalui pemblokiran 42.804 Kartu Keluarga (KK) diiringi dengan pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) bagi petugas di 154 kelurahan.

“Kebijakan ini tujuannya baik agar intervensi dari pemerintah kota bisa tepat sasaran, tetapi supaya tidak menimbulkan kegaduhan maka Dispendukcapil memberi bimtek kepada petugas di seluruh kelurahan,” ujar Mas Toni di Gedung DPRD Kota Surabaya.

Bimtek tersebut juga menjadi langkah preventif Dispendukcapil Surabaya untuk menghindari kesalahan dalam pemblokiran KK, mengingat kebijakan ini berhubungan dengan data kependudukan masyarakat.

Sebab, jika tidak dijalankan dengan tepat sasaran, dampaknya bisa mengganggu kinerja seluruh pelayanan umum.

“Misalnya UHC (Universal Health Covereh) kami itu 103 persen, terus yang 3 persen ini siapa? Itu perlu proses pemutakhiran data penduduk. Kebijakan ini dijalankan tetapi harus sesuai sasarannya,” tambahnya.

Lebih jauh, peningkatan pemahaman petugas mengenai program kebijakan kependudukan ini dapat mencegah kekhawatiran masyarakat terkait status kependudukan mereka.

Petugas diharapkan dapat memberikan solusi sesuai petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan kebijakan tersebut.

“Jangan muncul pertanyaan kenapa tiba-tiba nonaktif, makanya Dispendukcapil kami minta agar menyamakan dulu frekuensi dengan kelurahan yang ada di Kota Surabaya,” tutupnya. (dk/nw)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi Unik di Jember: Ribuan Warga Rayakan Tahun Baru dengan Salawat dan Doa

    Tradisi Unik di Jember: Ribuan Warga Rayakan Tahun Baru dengan Salawat dan Doa

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 142
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah hujan deras yang mengguyur kota Jember, ribuan warga tetap memadati Alun-alun Kabupaten Jember untuk merayakan pergantian tahun 2026. Acara yang berlangsung pada malam 31 Desember 2025 menunjukkan semangat luar biasa dari masyarakat setempat, yang memilih cara unik dalam menyambut tahun baru. Kegiatan yang Berbeda dari Biasanya Berbeda dengan perayaan tahun baru yang […]

  • Berita Baik untuk Persija dan Persib, Borneo FC Kehabisan Tenaga?

    Berita Baik untuk Persija dan Persib, Borneo FC Kehabisan Tenaga?

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 210
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Borneo FC mengalami penurunan kinerja dalam tiga pertandingan terakhir di Liga Super 2025-2026. Sebagai informasi, Borneo FC pernah tampil menarik di awal musim ini. Bagaimana lagi? Tim yang dilatih Fabio Lefundes berhasil memenangkan seluruh 11 pertandingan. Ini membuat Borneo FC berada di puncak klasemen dan memiliki jarak yang cukup jauh dari para rivalnya. […]

  • DPRD Jawa Timur Bentuk Pansus, Fokus Evaluasi Dana Mengendap untuk BUMD

    DPRD Jawa Timur Bentuk Pansus, Fokus Evaluasi Dana Mengendap untuk BUMD

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 264
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota DPRD Jawa Timur menyoroti adanya dana yang belum terserap secara maksimal oleh Pemprov Jatim menjelang akhir tahun. Dana tersebut direncanakan digunakan untuk proyek-proyek dan kebutuhan operasional pemerintahan dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2025. Penyertaan Modal untuk BUMD Menurut Fuad Benardi, anggota Fraksi PDI Perjuangan Komisi C DPRD Jawa Timur, sebagian […]

  • Bangunan Asrama Putri Ponpes Situbondo yang Roboh Ternyata Baru 2 Tahun 4 Bulan, 1 Tewas

    Bangunan Asrama Putri Ponpes Situbondo yang Roboh Ternyata Baru 2 Tahun 4 Bulan, 1 Tewas

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 212
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kejadian menyedihkan terjadi di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Syekh Abdul Qodir Jaelani, Desa Blimbing, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo. Bangunan asrama putri roboh pada malam Selasa, 28 Oktober 2025, sekitar pukul 00.30 WIB, ketika hujan lebat disertai angin kencang mengguyur daerah tersebut. Kejadian tersebut mengakibatkan kematian seorang santriwati dan melukai puluhan orang lainnya. Ketua […]

  • Kerusakan Jalan di Kota Mojokerto Menjadi Perhatian

    Kerusakan Jalan di Kota Mojokerto Menjadi Perhatian

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 215
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kondisi jalan yang rusak kembali menjadi perhatian masyarakat Kota Mojokerto. Beberapa ruas jalan mengalami kerusakan yang cukup parah, terutama di area Jalan Ir Soekarno. Pengguna jalan mengeluhkan kondisi jalan yang ambles dan bergelombang, yang dinilai membahayakan keselamatan pengendara. Kondisi Jalan yang Mengkhawatirkan Paving di sepanjang Jalan Ir Soekarno tampak renggang dan bergelombang. Kondisi ini […]

  • DPRD, Surabaya, Anas Karno ,DPRD Surabaya,

    Kembalinya Anas Karno ke DPRD Surabaya: Proses PAW dan Perubahan Struktur Kepemimpinan

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 51
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anas Karno, mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya periode 2019–2024, akan kembali menjabat sebagai anggota dewan melalui mekanisme pergantian antar waktu (PAW). Pelantikan ini direncanakan berlangsung pada Senin, 27 April 2026. Keputusan ini menjadi bagian dari rapat paripurna DPRD Surabaya yang juga membahas sejumlah agenda penting, termasuk pergantian posisi Ketua DPRD. […]

expand_less