PKS Jatim Tegaskan Komitmen Kemanusiaan, Gaji Legislator Siap Disisihkan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk hadir dalam upaya kemanusiaan menyusul bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sebagai bentuk solidaritas, seluruh anggota Fraksi PKS DPRD Jawa Timur menyatakan kesediaan untuk menyisihkan sebagian gajinya guna membantu para korban.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden PKS, Almuzzammil Yusuf, yang menyerukan agar seluruh jajaran partai—baik pengurus pusat, daerah, hingga anggota legislatif—ikut serta membantu melalui aksi nyata, termasuk pemotongan gaji.
Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur, Lilik Hendarwati, menegaskan bahwa langkah tersebut disambut dengan penuh keikhlasan oleh para legislator PKS. Menurutnya, instruksi itu bukan sekadar keputusan organisasi, tetapi panggilan moral untuk membantu sesama.
“Begitu mendengar seruan Presiden PKS, hati saya langsung tergetar. Ini bukan sekadar instruksi organisasi, tetapi panggilan kemanusiaan,” ujar Lilik, Jumat (5/12).
Lilik menilai bahwa menyisihkan sebagian gaji bukanlah pengorbanan besar, melainkan cara sederhana namun bermakna untuk meringankan beban warga yang tengah berduka. Ia menyatakan bahwa tradisi pemotongan gaji sebagai respon terhadap bencana sudah lama menjadi bagian dari kultur solidaritas di tubuh PKS.
“Apa pun yang bisa kami sisihkan, sekecil apa pun, biarlah itu menjadi penguat bagi mereka. Ini bukan pengorbanan, tapi amanah untuk kemanusiaan,” tambahnya.
Fraksi PKS Jatim berharap dukungan tersebut dapat membantu mempercepat penanganan kebutuhan mendesak para korban, mulai dari logistik, layanan kesehatan, hingga pemulihan fasilitas umum yang terdampak.
Lilik juga mengajak masyarakat luas untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong. Menurutnya, kekuatan Indonesia terletak pada solidaritas antarwarga bangsa, terutama ketika menghadapi bencana.
“Semoga langkah kecil ini membawa manfaat bagi saudara-saudara kita di Sumatera dan Aceh. Indonesia akan selalu kuat selama kita saling menguatkan,” pungkasnya. (Dk/yud)

>
