Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Efisiensi Anggaran, Pemprov Jabar Uji Coba WFH Terbatas Mulai November dan Desember 2025

Efisiensi Anggaran, Pemprov Jabar Uji Coba WFH Terbatas Mulai November dan Desember 2025

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemprov Jawa Barat mulai menerapkan kebijakan work from home (WFH) secara terbatas pada bulan November dan Desember 2025. Kebijakan ini merupakan bagian dari uji coba penghematan anggaran menjelang tahun 2026, sesuai petunjuk Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Barat, Dedi Supandi, mengatakan bahwa sosialisasi program WFH telah dilakukan pada Senin, 27 Oktober 2025. Surat edarannya juga sudah disampaikan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jabar.

“Surat edaran sudah disampaikan. WFH ini mulai diuji coba pada November dan Desember,” kata Dedi di Bandung, Selasa, 28 Oktober 2025.

Dua Skema WFH di November dan Desember

Uji coba ini diatur dalam Surat Edaran Nomor 150/KPG.03/BKD, yang menegaskan bahwa pelaksanaan kerja dari rumah tidak boleh mengganggu efisiensi pelayanan publik di setiap unit kerja.

Pada November 2025, seluruh pegawai OPD akan bekerja dari rumah satu hari dalam sepekan, yaitu setiap hari Kamis. “Kalau ada kegiatan pada hari Kamis, pelaksanaannya dilakukan secara daring melalui Zoom,” jelas Dedi.

Kemudian, pada Desember 2025, mekanisme WFH akan berubah menjadi 50/50, artinya setengah dari total pegawai bekerja dari rumah, sementara sisanya tetap bekerja di kantor. Skema ini berlaku bagi seluruh ASN dan PPPK, kecuali unit yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Untuk bulan Desember, maksimal 50 persen karyawan dapat bekerja dari rumah. Sisanya tetap bekerja di kantor agar pelayanan publik tidak terganggu,” katanya.

Pengawasan Disiplin Tetap Berlaku

Meskipun bekerja dari rumah, disiplin dan kinerja pegawai tetap diawasi. Pemeriksaan kehadiran harian tetap dilakukan, dan kepala perangkat daerah wajib memastikan target kinerja individu maupun unit kerja berjalan dengan baik.

“Pemimpin harus melakukan pemantauan disiplin melalui aplikasi yang telah tersedia,” ujar Dedi.

Setelah dua bulan masa percobaan, BKD akan melakukanevaluasi menyeluruh, termasuk menilai tingkat efisiensi yang diperoleh dari kebijakan tersebut. Aspek efisiensi yang dihitung mencakup penggunaan listrik, air, serta kebutuhan operasional kantor lainnya.

“Dari hasil pengujian ini dapat diketahui seberapa besar penghematan yang terjadi. Targetnya mampu mencapai 20 persen dari biaya biasa,” kata Dedi.

Pelayanan Umum Tetap Beroperasi Seperti Biasa

Dedi memastikan bahwa kebijakan kerja dari rumah tidak akan mengganggu pelayanan masyarakat seperti Samsat, laboratorium daerah, atau layanan izin, yang tetap berjalan seperti biasa.

“Bagi OPD yang secara langsung berinteraksi dengan masyarakat tetap melakukan kerja dari kantor (WFO). Hanya yang tidak terlibat langsung dalam pelayanan bisa bekerja dari rumah (WFH),” tegasnya.

Selain pegawai negeri sipil dan PPPK, kebijakan ini juga akan memengaruhi tenaga kontrak seperti petugas kebersihan dan keamanan, yang turut dipertimbangkan dalam penilaian efisiensi.

“Kebijakan ini juga akan memengaruhi layanan pendukung, seperti jasa pembersihan dan petugas penjaga,” kata Dedi.

Hasil penilaian pada akhir Desember 2025 akan menjadi acuan bagi Pemprov Jabar dalam menentukan apakah sistem kerja tersebut layak dipertahankan atau tidak.WFH terbatasini akan diberlakukan secara tetap sejak tahun 2026. ***

Disclaimer: Artikel ini sebelumnya telah diterbitkan di Pikiran Rakyat dengan judul:Pemprov Jawa Barat Mulai Terapkan WFH Terbatas Mulai November dan Desember 2025

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWDPI Resmi Diakui Kemendagri RI, Tonggak Baru bagi Jurnalisme Indonesia

    PWDPI Resmi Diakui Kemendagri RI, Tonggak Baru bagi Jurnalisme Indonesia

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 234
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – (30/10/2024)– Setelah melalui perjuangan panjang dan upaya yang tak kenal lelah, Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) akhirnya meraih pengakuan resmi dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia(Kemendagri RI) . Prestasi gemilang ini merupakan buah dari dedikasi tinggi Ketua Umum PWDPI, M. Nurullah RS, yang telah gigih memperjuangkan legalitas organisasi ini. Dalam surat keputusan […]

  • Bhabinkamtibmas Kedungpandan Tinjau Lahan Sayuran Untuk Tunjang Ketahanan Pangan

    Bhabinkamtibmas Kedungpandan Tinjau Lahan Sayuran Untuk Tunjang Ketahanan Pangan

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 252
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam upaya mendukung program prioritas nasional Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bhabinkamtibmas Desa Kedungpandan, Polsek Jabon, Brigpol Mufatichatur Rochmah melaksanakan peninjauan ke lahan pertanian sayuran milik warga pada Senin (tanggal disesuaikan). Kegiatan menunjang swasembada pangan ini bertujuan untuk memastikan ketahanan pangan di tingkat desa berjalan dengan baik, sekaligus memberikan dukungan dan motivasi kepada […]

  • Kemenangan Gemilang Tim Voli Polda Jatim di Kapolri Cup: Kado Emas untuk HUT Jawa Timur ke-79

    Kemenangan Gemilang Tim Voli Polda Jatim di Kapolri Cup: Kado Emas untuk HUT Jawa Timur ke-79

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Tim voli putra Polda Jawa Timur sukses merebut gelar juara Kapolri Cup 2024 setelah mengalahkan Polda Jawa Barat dalam pertandingan final yang penuh ketegangan. Berlaga di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (12/10/2024), tim Polda Jatim memastikan kemenangan dengan skor 3-1 setelah pertarungan yang sengit dan penuh drama.   Tim voli […]

  • Layanan SIM Keliling ,Surabaya

    Layanan SIM Keliling di Surabaya: Jadwal dan Lokasi untuk Warga 26-31 Januari 2025

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 68
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Layanan SIM keliling kembali hadir di Kota Surabaya, memberikan kemudahan bagi warga yang ingin memperpanjang masa berlaku surat izin mengemudi. Pelayanan ini diselenggarakan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Surabaya, yang menawarkan layanan SIM keliling dan SIM Cak Bhabin. Tujuan Layanan SIM Keliling Tujuan utama dari pelayanan ini adalah untuk memudahkan masyarakat dalam proses […]

  • Kasus Bimtek DPRD Surabaya , Wakil Wali Kota

    Proses Penggantian Anggota DPRD Surabaya Pasca-Kematian Adi Sutarwijono

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 56
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya untuk mengisi kursi kosong akibat kematian almarhum Adi Sutarwijono telah memasuki tahap administrasi. Proses ini diharapkan dapat segera menyelesaikan kekosongan yang terjadi, sehingga fungsi legislasi dan pengawasan tetap berjalan optimal. Langkah Awal Proses PAW Sudah Dilakukan Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya […]

  • Strategi Kemenangan Ligue 1: Peran De Zerbi dan Komposisi Tim Marseille

    Strategi Kemenangan Ligue 1: Peran De Zerbi dan Komposisi Tim Marseille

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 129
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pelatih Olympique de Marseille, Roberto De Zerbi, mengambil keputusan penting dalam menghadapi pertandingan melawan Nantes. Dalam laga yang akan digelar pada pukul 15.00 siang ini, tim asuhan De Zerbi harus memperoleh tiga poin untuk tetap menjaga peluang meraih gelar juara. Keberhasilan dalam pertandingan ini sangat krusial, terutama setelah Lille kalah dari Rennes dan Lyon […]

expand_less