Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Warga Lembang Kehilangan Air Bersih, Sumur Berbau BBM Diduga Akibat Kebocoran SPBU

Warga Lembang Kehilangan Air Bersih, Sumur Berbau BBM Diduga Akibat Kebocoran SPBU

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Warga Desa Sukajaya Resah Akibat Sumur Berbau Mirip BBM

DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah warga Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, mengalami kekhawatiran berlebihan akibat sumur mereka mengeluarkan bau menyengat yang mirip bahan bakar minyak (BBM). Permasalahan ini membuat masyarakat setempat merasa tidak nyaman dan khawatir terhadap kesehatan mereka.

Dugaan sementara menunjukkan bahwa pencemaran air bersih tersebut berasal dari kebocoran tangki penyimpanan sebuah SPBU yang berada di Jalan Kolonel Masturi. Lokasi SPBU ini bersebelahan dengan pemukiman warga, sehingga memperbesar potensi pencemaran terhadap lingkungan sekitar.

Peristiwa ini terungkap setelah hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa air sumur di RT 02 RW 05 Sukajaya tidak layak konsumsi. Masalah ini telah berlangsung selama hampir lima bulan, sehingga menyulitkan warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

DLH KBB Lakukan Verifikasi Ulang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat, Ibrahim Adji, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan verifikasi lapangan dan mengambil sampel air tambahan. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya hanya dilakukan pemeriksaan terhadap sumur pantau dan menerima hasil uji laboratorium dari pihak manajemen SPBU.

“Kami lakukan verifikasi lapangan kembali dan mengambil sampel air lagi. Sebelumnya kami hanya memeriksa sumur pantau dan menerima hasil uji laboratorium dari pihak manajemen SPBU,” jelas Ibrahim melalui keterangan tertulis.

Hasil uji lanjutan akan menjadi dasar langkah penanganan selanjutnya. DLH KBB memastikan investigasi dilakukan secara menyeluruh agar sumber pencemaran dapat diidentifikasi dengan akurat dan cepat.

Dampak Mencemaskan: Krisis Air, Penyakit Kulit, dan Ternak Sakit

Ketua RT 02 Sukajaya, Hadiat, menjelaskan bahwa sebanyak 22 sumur milik warga telah terindikasi tercemar. Sebagian warga harus membeli air galon untuk kebutuhan minum, sedangkan kebutuhan mandi dan mencuci terpaksa mengandalkan bantuan tetangga.

“Anak-anak banyak yang mengalami gatal-gatal dan panas di tenggorokan setelah terkena air sumur,” ujarnya.

Dampak pencemaran tidak hanya dirasakan oleh warga, tetapi juga sektor peternakan. Beberapa sapi dilaporkan mengalami gangguan kesehatan serius setelah meminum air yang terkontaminasi BBM. “Ada sapi warga yang sampai dipotong karena kondisinya memburuk,” tambah Hadiat.

Janji SPBU Dinilai Hanya Wacana

Menurut Hadiat, pihak pengelola SPBU pernah berjanji akan membangun sumur baru dan menyediakan pasokan air bersih. Namun, janji tersebut belum juga terealisasi hingga kini.

“Sudah hampir lima bulan, tapi belum ada solusi nyata. Kebutuhan air bersih tidak bisa ditunda,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Ida Rosida, perwakilan warga lainnya. Ia memaparkan hasil uji laboratorium dari Dinas Kesehatan Kota Bandung yang menunjukkan kandungan bakteri berbahaya dan timbal jauh di atas ambang batas aman.

“Hasilnya jelas, timbal mencapai 0,164 mg/L, padahal batas aman hanya 0,01 mg/L. Airnya berbau minyak dan berbahaya jika dikonsumsi,” kata Ida.

Warga Tolak Kompensasi Uang, Minta Solusi Nyata

Masyarakat Sukajaya menolak rencana kompensasi uang dari pengelola SPBU karena dianggap tidak menyelesaikan persoalan. Mereka menuntut penyediaan air bersih harian atau pembangunan sumur baru yang benar-benar aman.

“Kalau hanya diberi uang Rp10 juta per orang, itu tidak akan cukup untuk beli air seumur hidup. Kami ingin solusi, bukan janji. Kalau tidak ada tindakan, warga siap menutup paksa SPBU,” tegas Ida.

Pemerintah Diminta Turun Tangan

Krisis air bersih di Sukajaya menjadi peringatan serius soal potensi dampak kebocoran tangki BBM terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bandung Barat segera mengambil langkah konkret, termasuk memfasilitasi mediasi dengan pihak SPBU agar ada solusi jangka panjang.

Hingga berita ini diturunkan, investigasi DLH KBB masih berlangsung. Warga berharap hasil uji sampel terbaru dapat mempercepat proses penanganan, sehingga mereka bisa kembali menggunakan air tanpa rasa khawatir. (*)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspadai 22 Titik Operasi Zebra November 2025 di Bandung

    Waspadai 22 Titik Operasi Zebra November 2025 di Bandung

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 246
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Berikut ini informasi terkini mengenai lokasi Operasi Zebra November 2025 di Bandung, Jawa Barat beserta jenis pelanggaran dan denda yang diberikan. Secara bersamaan di seluruh Indonesia, mulai tanggal 17 hingga 30 November 2025 dilaksanakan Operasi Zebra 2025. Kegiatan Zebra merupakan langkah awal dalam pengamanan lalu lintas menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) […]

  • Strategi Pemkot Surabaya untuk Mendorong Kewirausahaan Gen Z

    Strategi Pemkot Surabaya untuk Mendorong Kewirausahaan Gen Z

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 120
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya terus berupaya memperkuat ekonomi kreatif di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z. Dengan pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,4 persen, kota ini menunjukkan potensi yang kuat. Salah satu langkah utama adalah fokus pada pengembangan kewirausahaan dan inovasi dari para pemuda. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya, Irvan […]

  • Jadwal Kapal Pelni ,Biak , Jayapura

    Jadwal Kapal Pelni Rute Biak – Jayapura Mei 2026: KM Sinabung Jadi Pilihan Utama

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – KM Sinabung menjadi salah satu kapal yang akan melayani rute Biak ke Jayapura pada bulan Mei 2026. Kapal ini menawarkan berbagai pilihan kelas dan harga tiket yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan penumpang. Rute dan Jadwal KM Sinabung Kapal KM Sinabung (NP-118-28) akan berangkat dari Biak pada hari Senin, 25 Mei 2026 pukul 06:00 WIT. […]

  • Kebocoran oli transmisi, kenali 5 penyebab seal gearbox bocor

    Kebocoran oli transmisi, kenali 5 penyebab seal gearbox bocor

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 164
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kebocoran oli transmisi sering kali bikin pemilik mobil panik, apalagi kalau tetesan oli mulai terlihat di bawah kendaraan. Banyak yang mengira masalahnya sepele, padahal kondisi ini bisa menjadi tanda awal kerusakan serius pada gearbox jika dibiarkan terlalu lama. Salah satu biang keladi yang paling sering terjadi adalah seal gearbox yang sudah tidak bekerja dengan […]

  • Pangdam V/Brawijaya Pimpin Operasi Pengamanan VVIP Kunjungan Presiden RI di Wilayah Malang Raya

    Pangdam V/Brawijaya Pimpin Operasi Pengamanan VVIP Kunjungan Presiden RI di Wilayah Malang Raya

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 137
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia ke wilayah Kabupaten Malang, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. selaku Pangkogasgabpad PAM VVIP memimpin langsung pelaksanaan operasi pengamanan VVIP yang berlangsung pada Selasa, 13 Januari 2026. Operasi ini melibatkan ribuan personel gabungan. Pelaksanaan operasi tersebut berlandaskan Keputusan Panglima TNI Nomor KEP/1287/XII/2018 tentang penyelenggaraan pengamanan […]

  • UMP 2026 Belum Jelas, Pemerintah Minta Kesabaran Sementara Pengusaha Khawatir

    UMP 2026 Belum Jelas, Pemerintah Minta Kesabaran Sementara Pengusaha Khawatir

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 231
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah memastikan pengumuman Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 akan segera diumumkan. Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyebut keputusan tersebut diharapkan terbit dalam minggu ini, meski belum menjelaskan alasan keterlambatan penentuannya. Pada minggu ketiga bulan Desember 2025, kejelasan UMP 2026 menjadi fokus utama para pekerja dan kalangan pengusaha. Hal ini karena upah minimum menjadi […]

expand_less