Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Sopir Rantis Brimob yang Tewaskan Ojol Disidang Etik, Kompolnas Harap Fakta Terungkap

Sopir Rantis Brimob yang Tewaskan Ojol Disidang Etik, Kompolnas Harap Fakta Terungkap

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidang Etik Polri Terkait Kecelakaan yang Menewaskan Driver Ojol

DIAGRAMKOTA.COM – Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri (KEPP) terkait insiden tragis yang menimpa driver ojek online (ojol) Affan Kurniawan kembali berlangsung hari ini, 4 September. Dalam sidang kali ini, Bripka Rohmat, seorang anggota Brimob yang bertugas sebagai sopir kendaraan taktis (rantis), menjadi fokus utama. Sidang etik ini juga diawasi oleh Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) untuk memastikan prosesnya berjalan transparan dan adil.

Anggota Kompolnas, Choirul Anam, menjelaskan bahwa sidang akan mengungkap seluruh rangkaian kejadian sebelum rantis Brimob yang dikendarai oleh Rohmat menabrak dan melindas Affan dalam pengamanan aksi demo buruh pada Kamis pekan lalu, 28 Agustus. Termasuk pula penyebab rantis tersebut tertinggal dari rombongan lainnya.

”Harapan kami adalah sidang ini bisa memberikan jawaban mengapa mobil tersebut meninggalkan rombongannya dan akhirnya sampai pada titik peristiwa tersebut. Juga, mengapa mobil tetap melaju dan bagaimana bisa sampai ke markas,” ujar Anam.

Selain itu, Kompolnas berharap sidang etik hari ini mampu mengungkap detail-detail peristiwa lainnya, khususnya dari sudut pandang Bripka Rohmat sebagai sopir rantis. Anam menilai hal ini sangat penting, terlebih setelah Kompol Cosmas Kaju Gae menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui saat rantis Brimob melindas Affan.

”Semoga bisa terurai, karena kemarin juga sudah ada penjelasan. Tapi, kan komandan dan sopir itu saling berkaitan. Terkait juga soal komunikasi dan sebagainya. Sehingga ini tidak hanya bisa menghadirkan keadilan bagi keluarga korban, tapi juga bisa menghadirkan informasi yang jelas tentang peristiwa ini,” tambah Anam.

Anam menyebut, rekaman video yang beredar di media sosial harus dijadikan bahan analisis agar peristiwa tersebut semakin terang-benderang. Termasuk kondisi dan situasi di dalam rantis tersebut. Mengingat pengakuan awal Bripka Rohmat sama sekali tidak mengetahui bahwa ada orang yang tertabrak dan terlindas oleh rantis yang dia kendarai.

”Karena penting untuk mengetahui posisi sopir, apakah dia bisa melihat almarhum atau tidak? Semoga nanti akan didalami. Terus bagaimana situasi di dalam, khususnya psikologi dia ketika menghadapi peristiwa tersebut. Keramaian, terus ada almarhum yang ada di depan, dia melihat ataukah tidak. Terus ketika melindas, situasinya seperti apa. Semoga nanti bisa didalami,” jelas Anam.

Dalam sidang sebelumnya, Kompol Cosmas diputus telah melanggar kode etik berat. Sehingga dia mendapatkan sanksi Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH). Dalam insiden tragis yang menimpa Affan, Cosmas dan Rohmat menjadi dua dari tujuh polisi yang diduga melakukan pelanggaran kode etik kategori berat. Serupa dengan Cosmas, Rohmat pun terancam hukuman PTDH atau pemecatan. (*)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukungan Polri pada Program 3 Juta Rumah Subsidi Diganjar Penghargaan dari Menteri PKP

    Dukungan Polri pada Program 3 Juta Rumah Subsidi Diganjar Penghargaan dari Menteri PKP

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Polri mendapat penghargaan dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Penghargaan ini diberikan karena Polri dinilai bersinergi dan berkolaborasi secara nyata dengan Kementerian PKP dalam upaya realisasi program 3 Juta Rumah Subsidi. Penghargaan ini diberikan tepat di Hari Perumahan Nasional ke-75 2025 di Ruang Menteri PKP, Wisma Mandiri, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, […]

  • Puskesmas Kedungwaru Melakukan Kegiatan Screening di Sekolah SD/MI Mengatasi Frambusia pada Anak-Anak

    Puskesmas Kedungwaru Melakukan Kegiatan Screening di Sekolah SD/MI Mengatasi Frambusia pada Anak-Anak

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Diagram Kota Tulungagung – Puskesmas Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, telah melakukan kegiatan screening di sekolah-sekolah SD/MI untuk mengidentifikasi dan mengatasi frambusia, sebuah penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan dapat menyerang anak-anak di bawah usia 15 tahun. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penyakit tersebut dan memberikan pengobatanat kepada anak-anak yang terkena. Selama kegiatan screening, […]

  • Nikmati Brunch Ala Kolonial Belanda Tempo Dulu Hanya Di La Belle Restaurant All You Can Eat Brunch by Petit Boutique Hotel Solo 

    Nikmati Brunch Ala Kolonial Belanda Tempo Dulu Hanya Di La Belle Restaurant All You Can Eat Brunch by Petit Boutique Hotel Solo 

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 290
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Petit Boutique Hotel Solo yang berlokasi di Jl. Mayor Sunaryo No.4, Kedung Lumbu, Kec. Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah kali ini menghadirkan La Belle Restaurant dengan Venue Gedung Djoeang 45 Solo yang menyuguhkan Brunch ala Kolonial Belanda di jam 10.00 pagi sampai jam 14.00 WIB siang setiap hari nya dengan menu – […]

  • 5 Spot Foto Paling Aesthetic Buat Feed Instagram Kamu

    5 Spot Foto Paling Aesthetic Buat Feed Instagram Kamu

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 795
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Instagram bukan hanya sekadar platform berbagi foto, tapi juga etalase visual yang mencerminkan kepribadian dan gaya hidup. Feed yang estetik dan menarik tentu menjadi daya tarik tersendiri untuk mendapatkan followers dan meningkatkan engagement. Nah, jika kamu sedang mencari inspirasi untuk mempercantik feed Instagram-mu, inilah 5 spot foto paling aesthetic yang dijamin bisa membuat […]

  • SUPA Saham IPO Rp2,79 Triliun

    Investor Global Tertarik Beli Saham BBCA Meski Harga Turun

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 74
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Investor besar dunia kembali menunjukkan ketertarikan terhadap saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) meskipun harga saham perusahaan tersebut mengalami penurunan signifikan dalam setahun terakhir. Pergerakan pasar saham BBCA mencerminkan penurunan sebesar 18,80% dari harga awalnya hingga akhir Januari 2026. Penyebab Penurunan Harga Saham BBCA Harga saham BBCA pada Rabu (21/1/2026) berada di level […]

  • Istana: Utang Whoosh Bukan Tanggung Jawab APBN, Purbaya Sebut Itu Tugas BPI Danantara

    Istana: Utang Whoosh Bukan Tanggung Jawab APBN, Purbaya Sebut Itu Tugas BPI Danantara

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Polemik Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh Kembali Muncul DIAGRAMKOTA.COM – Polemik terkait utang proyek kereta cepat Jakarta–Bandung, yang dikenal dengan nama Whoosh, kembali memicu perdebatan setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak wacana penggunaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk melunasi utang. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab pelunasan utang harus ditanggung oleh Badan Pengelola […]

expand_less